Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
TEPUNG terigu sebagai bahan dasar makanan, rupanya sangat dihindari oleh pelaku diet karena bisa menambah berat badan dengan cepat.
Tepung terigu juga kebanyakan mengandung gluten. Gluten sendiri merupakan protein yang terkandung dalam biji-bijian. Tapi, tidak semua biji-bijian mengandung gluten.
Dari beragam jenis biji-bijian, bahan makanan mengandung gluten yang umum dikonsumsi adalah gandum. Kandungan gluten dalam tepung membentuk jaringan lengket yang membuat adonan tepung jadi elastis dan membuat roti bisa mengembang .
Baca juga: Manfaat Ubi Jalar sebagai Sumber Karbohidrat hingga Substitusi Terigu
Bagi penderita penyakit celiac, orang yang sensitif gluten dan alergi gandum, kandungan gluten bisa menganggu kesehatan.
Mengurangi konsumsi gluten belakang ini tidak hanya dilakukan oleh mereka yang alergi, sebagian orang yang sudah menerapkan pola hidup sehat juga menghindari penggunaan tepung terigu.
Baca juga: Harga Tepung Terigu Melambung, Ukuran Roti Diperkecil
Pasalnya, tepung tanpa gluten mengandung lebih banyak nutrisi daripada tepung gandum biasa. Nah, buat kamu yang juga lagi mengurangi konsumsi tepung, kamu bisa menggunakan bahan alternatif pengganti tepung terigu yang bebas gluten.
Tepung kelapa terbuat dari daging kelapa yang sudah kering lalu dihaluskan sampai menjadi bubuk-bubuk halus.
Tepung kelapa mengandung cukup tinggi asam laurat lemak jenuh yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
Tepung almond berasal dari kacang almond yang digiling halus karena menyediakan sumber magnesium, lemak tak jenuh, omega-3, protein nabati, vitamin E, serta antioksidan.
Mengonsumsi makanan berbahan tepung almond dapat meningkatkan resistensi insulin, menurunkan kolesterol jahat (LDL), dan tekanan darah.
Tepung quinoa merupakan sumber protein lengkap serta bebas gluten sehingga mudah dicerna oleh tubuh.
Kebaikan dari tepung quinoa apabila dikonsumsi bisa memberi efek antioksidan serta anti-inflamasi yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan.
Tepung untuk diet selanjutnya yaitu buckwheat atau tepung soba. Jenis tepung ini familiar di Jepang sebagai bahan membuat mi soba.
Selain rendah kalori, tepung soba diperkaya dengan serat, protein, dan zat gizi mikro terbaik seperti mangan, magnesium, tembaga, besi, fosfor.
Jenis tepung gandum utuh yang termasuk yang populer dan sudah banyak digunakan sebagai tepung alternatif diet.
Tidak hanya bebas gluten, tepung gandum utuh mempunyai tekstur lebih kenyal. Serat larut gandum utuh di dalamnya dapat mengontrol insulin dalam darah.
Tepung beras merah mengandung indeks glikemiks yang rendah. Apabila diolah ke dalam makanan diet tidak akan membuat gula darah melonjak naik.
Nutrisi lain dari tepung beras merah yaitu memiliki serat tinggi sehingga memberi efek kenyang lebih lama.
Tepung tapioka sering kali disebut tepung singkong. Padahal cara mengolahnya berbeda. Khusus tapioka, prosesnya diambil dari sari pati yang diekstrak dengan air dan umbi singkong.
Selanjutnya disaring, diendapkan sampai menghasilkan tekstur lebih lembut. Keunggulan tapioka adalah pati resistennya yang berguna sebagai serat untuk melancarkan pencernaan.
Tepung jagung atau maizena yang biasa digunakan sebagai pengental dalam makanan ini didapatkan dari sari pati jagung.
Tidak hanya rendah kalori dan tinggi serat, tepung jagung memuat nutrisi penting lainnya seperti vitamin B6, tiamin, mangan, magnesium, dan selenium.
Tepung singkong terbuat umbi singkong yang digiling dan dikeringkan sehingga menghasilkan butiran kasar pada teksturnya.
Alasan tepung singkong masuk ke dalam jajaran tepung untuk diet karena secara alami sudah bebas gluten.
Masih dari keluarga umbi-umbian yaitu porang, kini sudah banyak tersedia dalam bentuk tepung sebagai bahan baku makanan.
Tidak hanya rendah kalori, tepung porang juga mengandung banyak air.Menurut Journal The American College of Nutrition, glukomanan dalam tepung porang berguna sebagai alat kontrol kalori yang masuk ke tubuh. (Z-1)
Kekurangan asupan nutrisi bukan sekadar masalah fisik atau tubuh yang terlihat kurus. Lebih jauh, ketidakseimbangan gizi dapat mengganggu struktur fundamental otak.
Riset terbaru University of Bristol mengungkap makanan tanpa proses (unprocessed) membantu tubuh mengatur porsi makan secara alami dan mencegah obesitas.
Kesalahan nutrisi sering kali terjadi karena ketidaktahuan orangtua yang menganggap pola makan anak saat ini sebagai hal yang wajar.
Kesehatan otak seharusnya dirawat sejak dini melalui kebiasaan sehari-hari yang konsisten.
Asupan energi yang seimbang di pagi hari berperan dalam mendukung proses berpikir, daya ingat, serta kesiapan fokus anak saat belajar.
Nutrisi olahraga menjadi faktor penting yang menentukan energi, performa, dan pemulihan tubuh saat berolahraga.
Kandungan natrium (garam) dalam satu bungkus mi instan, khususnya varian kuah, sangatlah tinggi yakni mencapai lebih dari 1.000 miligram.
Kandungan gula yang disamarkan ini sering ditemukan pada jenis makanan ultraprocessed food (UPF).
Orangtua juga diminta mewaspadai Bahan Tambahan Pangan (BTP) seperti pewarna atau penyedap rasa yang sering ditambahkan ke dalam makanan.
Pemeriksaan ini dilakukan karena ada laporan pada Sabtu (24/1) yang menduga makanan tersebut terbuat dari bahan Polyurethane Foam (PU Foam) atau material busa kasur maupun spon cuci.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Makanan yang sejak awal sudah diolah dengan suhu tinggi, seperti digoreng atau dibakar, sangat rentan mengalami degradasi nutrisi jika kembali terkena panas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved