Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui mitra Kemaslahatan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan mobil layanan Haji bagi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kulon Progo. Penyerahan bantuan diselenggarakan di Pendopo Rumah Makan Kopi Jolo Tundo, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, Senin (5/6).
Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas DI Yogyakarta H. Jazilus Sakhok, menyampaikan, Baznas dan BPKH kembali berkolaborasi dalam menjalin kerja sama positif untuk memberikan bantuan mobil layanan haji demi kemaslahatan umat. "Dengan hadirnya bantuan mobil layanan haji ini, diharapkan dapat mengoptimalkan pelayanan Kemenag Kabupaten Kulon Progo kepada para jemaah haji di Kabupaten Kulon Progo," ujarnya.
Sakhok mengatakan, sebagai mitra Kemaslahatan BPKH, Baznas RI juga mengharapkan kerja sama ini dapat terus berlanjut dan berkembang. "Sinergi yang telah terjalin antara BAZNAS RI dan BPKH sudah sangat baik dan terus terlaksana dengan baik. Alhamdulillah kolaborasi antara kami dan BPKH dapat menebar manfaat bagi sekitar,” ucapnya.
Kepala Divisi Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi BPKH Indriayu Afriana menyampaikan, sebagai lembaga yang bertugas mengelola Keuangan haji, BPKH juga diberikan amanah untuk peningkatan kemaslahatan umat. BPKH senantiasa berkomitmen untuk menjaga penyaluran Nilai Manfaat DAU untuk peningkatan kemaslahatan umat.
"Sinergi antarlembaga ini diharapkan dapat menjadi solusi dari kebutuhan kehadiran program-program yang tepat guna bagi masyarakat, salah satunya melalui penyaluran bantuan mobil layanan haji bagi Kemenag Kabupaten Kulon Progo. Kami berharap bantuan ini dapat dijaga dan dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya," lanjut Indriayu.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kulon Progo Wahib Jamil menyambut gembira bantuan tersebut. Dia menyampaikan, bantuan yang diberikan melengkapi sarana dan prasarana yang ada untuk mendukung kinerja Kantor Kemenag Kabupaten Kulon Progo dalam memberikan pelayanan maksimal kepada para jemaah haji.
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada BPKH dan Baznas atas bantuan yang diberikan. Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat serta memberikan kemaslahatan bagi kita semua," ujar Wahib.
Apresiasi juga diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kemenag DI Yogyakarta Masmin Afif. "Hadirnya bantuan ini tentunya merupakan sebuah solusi dan dukungan nyata dari BPKH bersama BAZNAS bagi Kantor Kemenag Kabupaten Kulon Progo dalam menunjang peningkatan pelayanan kepada para Jamaah haji," ucapnya. (RO/R-2)
Yang lebih mendesak adalah menyamakan persepsi antara pengusul, BPKH, dan Baleg DPR RI mengenai bentuk dan karakter kelembagaan BPKH ke depan.
TERKAIT Indonesia yang berhasil memenangkan lelang lahan di Mekah, Arab Saudi untuk pembangunan Kampung Haji, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) akan terlibat.
Dalam program ini, BPKH menyalurkan sebanyak 712 bibit pohon yang terdiri dari varietas produktif dan konservatif, antara lain alpukat, durian, gayam, nangka, aren, kelapa, dan bambu.
BPKH mengimplementasikan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan Whistleblowing System (WBS) yang memungkinkan pelaporan pelanggaran.
Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melakukan seremonial serah terima bantuan Program Kemaslahatan sebesar Rp351 juta.
BPKH secara berkelanjutan melakukan pembenahan layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), pemutakhiran informasi berkala, serta penguatan kanal digital.
Adanya izin pembangunan kampung haji membuat Indonesia dituntut menghadirkan standar pelayanan haji yang berkualitas, transparan dan akuntabel.
Para peserta mulai menemukan nilai-nilai penting seperti kedisiplinan, kegembiraan, dan kekompakan selama mengikuti pelatihan.
Pemahaman terhadap regulasi media sosial di Arab Saudi menjadi hal penting yang wajib ketuhui, baik oleh petugas maupun jemaah haji.
Jemaah haji diharapkan mulai membangun kebiasaan positif sejak dini untuk menghadapi perbedaan iklim dan aktivitas fisik yang berat di Arab Saudi.
Metode pendidikan dan pelatihan (diklat) dengan konsep semimiliter menjadi pendekatan baru dalam membentuk karakter petugas haji yang akan melayani jemaah.
Beberapa peserta diklat diketahui mengidap penyakit yang berisiko tinggi mengganggu tugas lapangan, seperti Tuberkulosis (TB) dan gangguan ginjal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved