Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA jemaah haji Indonesia tidak bisa turut mengambil miqat atau berniat ihram di Masjid Bir Ali bersama rombongan kloter mereka yang berangkat hari ini. Keduanya saat ini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit Arab Saudi di Madinah.
Dua jemaah haji tersebut bernama Sarti Ahmad Hasibuan dari kloter 1 embarkasi Medan (KNO) dan Kotin Suwondo dari kloter 1 embarkasi Solo-Yogyakarta (SOC).
"Dari 5 kloter sebanyak 2 orang yang enggak bisa ke Bir Ali karena masih dirawat," ujar Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Zaenal Muttaqin, saat melepas jemaah yang akan ke Bir Ali dari Hotel Grand Plaza Badr Al Maqam, Kamis (1/6).
Baca juga : Jemaah Berangkat ke Mekkah Selesaikan Arbain dengan Berihram
Dalam kesempatan tersebut, Zaenal mengatakan, pergeseran dilakukan setelah jemaah selesai melaksanakan salat zuhur. Seluruh koper milik jemaah dibawa menggunakan bus.
"Kalau ada koper yang tidak terangkut, akan ada truk yang membawa koper khusus untuk jemaah," katanya.
Baca juga : Jeda Menuju Wukuf Panjang, Jemaah Diingatkan Utamakan Rukun Haji
Kapala Seksi Kesehatan Daker Madinah Thafsin Al Farizi membenarkan ada dua jemaah haji dari lima kloter yang tidak bisa mengambil miqat di Bir Ali hari ini.
"Betul, masih d rawat di RS King Fahad Madinah," ujarnya.
Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Data Terpadu (Siskohat), sampai dengan pukul 15.30 waktu Arab Saudi atau 19.30 WIB, jemaah haji yang sedang dalam rawat inap tercatat sebanyak 60 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 35 jemaah dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan 25 di rumah sakit Arab Saudi.
Menurut Zaenal, para pasien rawat inap itu mungkin saja belum bisa kembali ke kloter masing-masing ketika kloter tersebut bertolak ke Mekkah dengan mengambil miqat di Bir Ali. Bila demikian, mereka akan dievakuasi tim petugas ke Mekkah jika kondisi mereka memungkinkan untuk berpindah.
Evakuasi akan dilakukan setelah pemindahan jemaah haji gelombang 1 rampung pada 16 Juni mendatang. Jemaah haji gelombang satu, yakni yang singgah terlebih dahulu Madinah, mulai bergerak ke Mekkah, Kamis (1/6).
Di hari pertama, sebanyak 5 kloter yang mencakup 1.897 jemaah itu diberangkatkan ke Mekkah dengan berihram di Masjid Bir Ali.
Kelima kloter tersebut yakni kloter-kloter pertama dari embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG-1), Solo-Yogyakarta (SOC-1), Makassar (UPG-1), Banda Aceh (BTJ-1), dan Medan Kualanamu (KNO-1).
Di hari-hari berikutnya, pemberangkatan ke Mekkah dengan miqat di Masjid Bir Ali untuk berihram akan mencakup 13-15 kloter per hari atau mencapai lebih dari lima ribu jemaah dan petugas kloter.
Pemberangkatan jemaah haji dari Madinah akan berlangsung hingga 16 Juni mendatang yang mengangkut total sekitar 264 kloter terdiri dari 101.893 jemaah. (Z-5)
Pada kuartal pertama 2025 saja, jumlah jemaah umrah asal Indonesia mencapai lebih dari 547 ribu orang.
Kemenhaj terus mematangkan kesiapan jemaah haji Indonesia melalui program Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi di tingkat Kabupaten/Kota dan Kecamatan.
Garuda Indonesia menghibahkan satu unit pesawat untuk fasilitas manasik di Asrama Haji Kelas I Aceh. Hibah ini dirancang sebagai sarana praktik langsung bagi calon jemaah.
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, memastikan bahwa jemaah haji Indonesia memperoleh layanan konsumsi terbaik.
MEDIAINDONESIA.COM, 8 Februari 2026, menurunkan berita berjudul ‘Lebih Awal, Arab Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji 2026 Hari Ini’.
Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan Yusuf menegaskan pentingnya kesiapan fisik, mental, dan pemahaman ibadah dalam Manasik Haji Nasional 2026
SEBANYAK 18 orang anggota keluarga dari tiga generasi termasuk dalam rombongan bus umrah yang terbakar dan terlibat kecelakaan di Madinah, Arab Saudi.
SEBANYAK 45 warga Muslim India meninggal dan satu orang dilaporkan selamat setelah bus umrah terbakar di Madinah, Arab Saudi
BUS yang membawa rombongan jemaah umrah asal India mengalami kecelakaan fatal setelah bertabrakan dengan truk tangki di kawasan dekat Madinah, Arab Saudi.
Jelang fase pemberangkatan ke Madinah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulon Progo meminta jemaah dari Kloter SOC 68 (Kulon Progo) untuk menjaga stamina
Dua jemaah yang meninggal berasal dari Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten CIamis.
SELAIN viral video jemaah haji yang menarik koper sendiri, video lain yang memperlihatkan sembilan jemaah yang berada di hotel 210 masih berihram juga ikut ramai di media sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved