Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KETINDIHAN merupakan kondisi dimana tubuh tidak dapat digerakan pada saat sedang dalam kondisi setengah sadar pada saat tidur. Selain tidak dapat menggerakan tubuh, cenderung juga tidak dapat berbicara atau mengucapkan kata-kata, merasa ditindih dibagian dada, sulit bernafas dan mengeluarkan keringat yang banyak.
Beberapa orang, menganggap bahwa ketindihan merupakan suatu kondisi paranormal yang disebabkan oleh makhluk halus. Namun, sebenarnya ketindihan dapat dijelaskan oleh medis.
Dilansir dari laman klikdokter, ketindihan atau yang disebut juga dengan kelumpuhan tidur (sleep paralysis) adalah kondisi dimana adanya ketidaksinkronan antara otak dan tubuh yang terjadi pada saat proses tidur terjadi.
Baca juga: Hati-Hati, Gangguan Tidur Jadi Salah Satu Gejala Depresi
Dalam keadaan tidur, terdapat dua fase utama yang terjadi, yaitu fase rapid eye movement (REM) dan non-rapid eye movement (NREM). Saat tidur, sebagian besar tubuh Anda akan berada di dalam fase NREM.
Pada fase tersebut, tubuh dalam keadaan rileks. Sementara itu pada fase REM, tubuh dalam keadaan rileks tetapi mata bergerak dengan cepat. Pada kondisi peralihan dari fase NREM dan REM, kadang seseorang terbangun dari tidurnya.
Baca juga: Gangguan Tidur pada Lansia, Wajar Sekaligus Berisiko Depresi
Nah, pada saat Ia terbangun dalam kondisi peralihan ini, otaknya masih dalam keadaan tidur, seluruh ototnya juga masih lumpuh karena masih dalam keadaan rileks. Alhasil, Anda akan merasakan gejala ketindihan seperti tersadar dengan kondisi badan tidak bisa bergerak.
Nantinya, beberapa saat setelah mengalami kondisi sleep paralysis, otak dan tubuh akan perlahan akan sinkron kembali sampai benar-benar terbangun dari ketindihan.
Kelumpuhan tidur umumnya bukanlah sesuatu yang berbahaya. Namun gejala yang dialami penderitanya kadang menimbulkan rasa takut dan cemas untuk tertidur lagi.
Penyebab Ketindihan:
Seperti penjelasan sebelumnya, ketindihan tidak terjadi karena makhluk halus atau kondisi paranormal. Namun kondisi ketidaksinkronan yang terjadi antara otak dan juga tubuh.
Selain itu, beberapa faktor seperti gangguan mental, salah posisi tidur, mengidap kondisi narkolepsi atau halusinasi, jadwal tidur yang tidak teratur, dan penyakit obstructive sleep apnea, juga dapat menjadi faktor yang meningkatkan risiko terjadinya ketindihan. (Z-10)
Saat ini, sekitar 30% kasus kanker usus besar di tanah air diderita oleh pasien di bawah usia 40 tahun, sebuah angka yang jauh melampaui statistik di negara-negara maju.
Berbeda dengan sekadar tren kesehatan umum, lifestyle medicine merupakan pendekatan medis formal yang menggunakan intervensi gaya hidup berbasis bukti.
Sinar Mas Land membidik perputaran ekonomi dari belanja, okupansi hotel, dan agenda MICE lewat pembukaan ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi pada Jumat (6/2).
Berbeda dengan ritel elektronik massal, perusahaan menggarap ceruk pasar konsumen yang menjadikan audio sebagai bagian dari gaya hidup, bukan sekadar kebutuhan fungsional.
Aktivitas travelling kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup masyarakat urban.
BTN mulai menggeser wajah bisnisnya dari bank pembiayaan perumahan konvensional menuju ekosistem yang menyatukan hunian, gaya hidup, dan peluang usaha
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved