Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MATA adalah jendela dunia, merupakan ungkapan yang melukiskan betapa pentingnya peran mata dalam kehidupan setiap insan.
Namun, akhir-akhir ini seringkali muncul keluhan pada bagian mata, di antaranya kerutan di sekitar mata, tak terkecuali bagi generasi muda.
"Kerutan di bagian mata tidak hanya dialami mereka yang sudah menua, orang muda pun bisa mengalaminya," ujar Katherine Sek, General Manager South East Asia Elizabeth Arden, dalam keterangannya, Minggu (19/3).
Katherine menambahkan ada banyak faktor yang memengaruhi munculnya kerutan di sekitar mata antara lain, faktor kelelahan karena mata secara terus menerus bekerja, baik di depan komputer atau gadget.
Juga karena faktor polusi yang terjadi di sekitar kita yang membuat mata mudah mengalami stres. Lainnya, adalah gaya hidup yang kurang baik.
Hal senada dikatakan Kiki Kusumawardhani, Marketing Manager Elizabeth Arden Indonesia.
"Masuk usia 40 tahun, biasanya orang mengeluh soal munculnya kerutan, sementara di usia muda keluhan yang paling banyak adalah mata panda, juga ada bintik-bintik sel mati, meski sebagian juga ada yang sudah muncul kerutan karena berbagai faktor tadi."
Baca juga: Terus Berinovasi L’Oréal Paris Hadirkan Eye Serum di Indonesia
Untuk itu, dari hasil riset panjang, sekitar 10 tahun lebih, Elizabeth Arden merilis Prevage 2.0 Antiaging Eye Serum, serum yang memiliki fungsi mencerahkan mata, memperkuat sel-sel di sekitar mata sehingga tidak mudah berkerut dan mata selalu nampak glowing.
Serum yang dioles di sekitar mata tersebut akan meresap ke dalam dan mempengaruhi sel-sel di sekitar mata sehingga memperlambat munculnya kerutan.
"Serum ini dilengkapi supercharged idebenone, antioksidan terbaik di dunia," ungkap Promotion Manager Elizabeth Arden Indonesia Rukmini Triastuti.
Dijelaskan, kandungan idebenone, ergothioneine, dan vitamin E dalam serum tersebut berfungsi menangkal radikal bebas dari lingkungan.
Adapun nanopeptide-1, tumbuhan hawthorne dan ekstrak jasmin membantu memperbaiki tanda-tanda usia pada area mata. Serta, ekstrak kelopak peony membantu mencerahkan kulit sensitif pada kontur mata menjadi lebih muda.
Prevage 2.0 antiaging Eye Serum ini diluncurkan di Mal Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (16/3). Sekitar 14 selebgram hadir antara lain, Kenya Nindia, Jati Kusumo, Gita Suhardi, Andrew Yogi, Marcello Stephen, Della Afsheena, Mustaniraf, Candy Oey, Olivia Pramaisella, dan Jeremy Ricthel.
Olivia dan Jeremy mengatakan, dalam dua minggu pemakaian produk ini, mata terlihat lebih muda dan cerah. Juga dalam sebulan tampak kencang, menghaluskan garis, dan mengurangi lingkaran hitam. (RO/S-2)
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Kemunculan ambeien sangat erat kaitannya dengan kebiasaan sehari-hari yang kurang baik.
Fisioterapi tidak hanya berfungsi sebagai terapi kuratif pascacedera, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk menjaga kapasitas fungsional tubuh dalam aktivitas sehari-hari.
Studi terbaru mengungkap jalan kaki lebih dari 10 menit dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian dini, terutama bagi orang dengan gaya hidup sedentari.
Selain melakukan edukasi langsung di sekolah, sebelumnya para relawan juga telah melakukan kampanye melalui media sosial untuk melakukan mindful consumption.
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan stroke masih menjadi penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia. Prevalensi stroke berada di kisaran 8,3 per 1.000 penduduk
Studi Harvard mengungkap konsumsi makanan ultra-proses dapat meningkatkan risiko kanker usus pada wanita hingga 45%, terutama usia di bawah 50 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved