Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan, berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), 40% penduduk Jakarta berusia 15 tahun ke atas, saat ini, mengalami obesitas sentral.
"Di data Riskesdas kan sekitar 40%, mungkin sekarang sudah lebih. Sebanyak 40% orang di Jakarta usia 15 tahun ke atas itu buncit, obesitas sentral. Obesitas sentral lebih berbahaya ketimbang obesitas yang biasa, karena visceral fat. Hal itu terkait dengan diabetes, hipertensi, dan seterusnya," ungkap Piprim, dikutip Jumat (17/3).
Dia mengatakan, saat ini, obesitas pun sudah menjadi epidemi di dunia. Mayoritas segala usia juga dapat mengidap obesitas.
Baca juga: Kelainan Genetik Bisa Sebabkan Obesitas pada Anak
Tidak hanya di Indonesia, Piprim pun mengambil contoh kasus obesitas di Eropa. Dia memaparkan pada 2001, tingkat obesitas hanya sekitar 1%, namun pada 2016 meningkat menjadi 11%.
"Di Indonesia pun nggak jauh beda. Obesitas kita kan anak-anak itu sekitar 10% sampai 11%. Jadi nggak jauh beda dengan negara-negara lain. Lagi-lagi obesitas sama diabetes dan sindrom metabolik itu bagaikan satu paket gitu," jelasnya.
Lebih dalam, Piprim juga mengingatkan obesitas juga bisa menimbulkan risiko penyakit ganas lainnya seperti stroke, penyakit ginjal, hingga kanker.
Baca juga: Kasus Obesitas Anak Naik, ini Penyebab dan Pencegahannya
Oleh sebab itu, dia mengimbau agar masyarakat menerapkan pola makan dan gaya hidup sehat untuk menghindari kondisi tersebut.
"Diabetes dan sindrom metabolik itu adalah penyakit akibat new lifestyle diseases. Penyakit akibat gaya hidup baru. Gaya hidup westernisasi sebenarnya. Karena penyakitnya karena gaya hidup, pencegahannya pun lewat gaya hidup. Misalnya pola makan, kedua olahraga, pola gerak," kata Piprim.
"Jadikan olahraga menjadi kebutuhan bagi seluruh anggota keluarga. Jadi di mana-mana harusnya ada fasilitas olahraga. Di Puskesmas, di sekolah, biar anak-anak itu bergerak. Bisa juga mengikutkan anak-anak di klub-klub olahraga. Kemudian, tidur juga harus cukup. Karena tidur ini bisa berkaitan dengan sindrom metabolik yang lain," lanjutnya.
Tidak hanya itu, Piprim juga mengimbau agar usia remaja ke atas bisa dikenalkan dengan istilah intermitten fasting. Sebab, hal itu baik untuk menghindari generasi muda makan secara berlebih. Kemudian generasi muda juga disarankan bisa mengelola stres dengan baik.
"Happiness, ada kebersamaan dengan teman-temannya. Jangan sampai ada merasa kesepian, terasing. Ini juga berbahaya. Oleh karena itulah kegiatan-kegiatan komunitas, sepedaan bareng, main-main bareng itu sangat penting buat gaya hidup sehat," pungkas Piprim. (Ant/Z-1)
Berbeda dengan sekadar tren kesehatan umum, lifestyle medicine merupakan pendekatan medis formal yang menggunakan intervensi gaya hidup berbasis bukti.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Virus Nipah secara alami berasal dari kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus atau dikenal sebagai flying fox.
Penularan utama leptospirosis terjadi melalui kontak kulit dengan air atau tanah yang telah tercemar urine hewan pembawa bakteri, dengan tikus menjadi perantara yang paling sering ditemukan.
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Satu dari tiga pasien mampu mencapai penurunan berat badan lebih dari 20%, sebuah angka yang selama ini identik dengan hasil terapi suntikan mingguan.
Riset terbaru University of Bristol mengungkap makanan tanpa proses (unprocessed) membantu tubuh mengatur porsi makan secara alami dan mencegah obesitas.
Seorang pria paruh baya mengalami pembesaran perut yang tidak wajar selama bertahun-tahun. Awalnya, ia mengira kondisi tersebut hanyalah akibat kenaikan berat badan atau obesitas biasa
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Studi terbaru mengungkap tingkat obesitas di AS melonjak drastis hingga 70% setelah standar pengukuran baru yang menggabungkan BMI dengan lingkar pinggang diterapkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved