Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MEDIA Group Network memberikan program beasiswa semester ganjil kepada 64 anak karyawan teladan yang berprestasi. Program ini dikhususkan untuk membantu meringankan beban para orangtua karyawan Media Group dalam mendidik anak. Sebanyak 180 karyawan mengikuti seleksi beasiswa online ini. Namun, hanya 64 yang berhasil lolos dan diterima dalam program bantuan beasiswa dana anak semester ganjil.
"Di sini ada kepedulian dari kita untuk bisa membantu karyawan kita, kepedulian perusahaan kepada keluarga karyawannya, supaya mereka juga tetap bersemangat, mendorong mereka untuk belajar, dan berkompetisi dalam mendapatkan beasiswa-beasiswa yang kita keluarkan," tutur M. Efendi, Human Capital Division Head Metro TV.
Dalam penerimaan program beasiswa itu juga terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi seperti prestasi anak di sekolah dalam tiga bidang pelajaran. Kemudian ada juga keteladanan dan prestasi dari orangtua karyawan dalam bekerja di bawah naungan Media Group Network. "Tentu ada kriteria yang diperlukan untuk prestasi mereka di sekolah, kemudian juga prestasi karyawan kantor itu menjadi pertimbangan kami," tambahnya.
Baca juga: MGN Character Building Tempa Karyawan Metro TV Berjiwa Pemimpin Inovatif
Sebanyak Rp160 juta dialokasikan untuk beasiswa ini. Masing-masing dari anak yang menerima beasiswa mendapatkan bantuan dana yang sesuai dengan jenjang pendidikan yang mereka jalani. Untuk kriteria anak sekolah dasar diberikan dana sebesar Rp2.000.000. Untuk anak sekolah menengah pertama (SMP) diberikan dana sebesar Rp2.500.000. Untuk jenjang sekolah menengah atas (SMA) diberikan bantuan dana Rp3.000.000 dan perguruan tinggi diberikan Rp3.500.000.
Efendi berharap setelah mendapatkan beasiswa bantuan dana untuk pendidikan ini, anak-anak tersebut terus termotivasi untuk terus berprestasi dan para karyawan yang anak mereka terpilih. Para karyawan itu diharapkan dapat lebih giat lagi dalam bekerja dan mengayomi anak-anak mereka di rumah dalam sektor pendidikan. Anak karyawan yang belum terpilih pun diharapkan termotivasi dan mendapat dorongan untuk terus belajar sekaligus berprestasi.
Baca juga: Lebaran Idul Fitri 1444 H Tanggal Berapa? Ini Cuti Bersama 2023
"Kami berharap mereka akan terus termotivasi untuk berprestasi lagi. Untuk yang lain yang belum beruntung, mereka juga termotivasi dari dorongan orangtua kepada anaknya. Ayo-ayo belajar untuk menghadapi persaingan yang kedua. Kami mengharapkan motivasi dari dirinya sendiri sehingga mereka dalam semester ke depan bisa dibantu oleh Media Group Network," tutupnya. (Z-2)
Dinara saat ini berada di Amerika Serikat sebagai penerima beasiswa penuh (full scholarship) dari Kedutaan Besar AS melalui program pertukaran pelajar.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menyalurkan beasiswa senilai Rp100 juta kepada Jakarta Indonesia Korean School (JIKS).
Program beasiswa "Glow and Lovely Bintang Beasiswa" telah berjalan selama sembilan tahun, menerima lebih dari 18.000 aplikasi pada tahun ini.
Beasiswa tersebut diberikan kepada sejumlah anak anggota yang memenuhi kriteria, dari sisi prestasi akademik.
KETUA Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia, Rina Fatimah, menyebut pihaknya berkomitmen memperluas akses informasi beasiswa kepada masyarakat Indonesia.
Peresmian PMB tahun ini mengusung semangat membuka akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Indonesia.
Di sebagian besar perusahaan kini memiliki setidaknya tiga hingga empat generasi yang berinteraksi setiap hari.
Acara tahunan yang dihadiri khusus management ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penghargaan atas dedikasi dan kontribusi luar biasa mereka.
ANGGOTA Komisi XII DPR RI Jalal Abdul Nasir menyoroti isu kelangkaan BBM di SPBU swasta dan kabar dirumahkannya sebagian karyawan.
Hingga awal 2025, lebih dari 57.000 tenaga kerja telah mengikuti program pelatihan IWIP dan WBN.
Deloitte Global Human Capital Trends Survey (2025) mengungkap lebih dari dua pertiga (66,6%) pekerja merasa sistem evaluasi kinerja mereka tidak adil dan kurang setara.
Bagi Hanasui, perjalanan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bentuk nyata apresiasi kepada tim yang telah menjadi pilar kesuksesan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved