Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis Jantung & Pembuluh Darah Konsultan Kardiologi Pediatrik Aditya Agita Sembiring menjelaskan ibu hamil yang mengalami penyakit jantung juga dapat menimbulkan risiko anak yang lahir stunting.
"Jantungnya nggak kuat memompa ke seluruh tubuh, apalagi ke janin, akibatnya nutrisinya ke janin jadi berkurang. Meskipun terjadi di trimester terakhir, tapi pengaruhnya dalam memberikan risiko masih tinggi," ujar Aditya, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiologi Indonesia (PERKI), dikutip Senin (13/3)
Penyakit jantung pada ibu hamil dikatakan Aditya masih terus dikaji penyebabnya, karena meski saat pemeriksaan dan skrining di awal kehamilan tampak baik, ternyata penyakit jantung ini bisa muncul pada saat trimester akhir kehamilan.
Baca juga: Ibu Hamil Ingin Puasa Ramadan, ini Tipsnya
Aditya juga menjelaskan ibu hamil yang mengalami penyakit jantung tidak hanya berisiko melahirkan anak stunting, namun juga dapat menimbulkan berbagai gangguan lain seperti preeklamsia.
Preeklamsia merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan dapat membahaykan nyawa ibu dan janin yang dikandung.
"Tekanan darah yang tinggi mengakibatkan aliran darah ke sirkulasi janin berkurang. Maka anak akan lahir kecil, itu sudah stunting. Dari janin sudah stunting. Istilahnya begitu," jelas Aditya.
Baca juga: Tetap Berpuasa, Ibu Hamil Harus Konsul Dulu ke Dokter
Untuk menghindari kondisi tersebut, Aditya pun menyarankan agar para ibu hamil rutin melakukan kontrol ke dokter terrlebih jika ibu hamil sudah didiagnosa mengalami gangguan jantung.
"Jadi kita hanya butuh waktu tersebut, supaya terkontrol gejalanya dan pompanya maksimal, janinnya tetap dapat suply darah yang bagus," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Kelompok yang perlu waspada saat berolahraga saat puasa ramadan mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta penderita penyakit penyerta atau komorbid.
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
BGN menegaskan prioritas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yakni memberikan asupan gizi kepada kelompok rentan termasuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, sebagai prioritas utama
Laporan terbaru NCHS menunjukkan tren kenaikan kasus sifilis maternal. Kenali risiko, gejala "senyap", dan cara melindungi janin dari infeksi mematikan.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Sentuhan ini ternyata sudah bisa dirasakan oleh bayi di dalam kandungan saat kehamilan memasuki trimester kedua.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Dengan dukungan sensor pemantau aliran darah dan denyut jantung, jam tangan pintar dapat merekam aktivitas jantung secara berkelanjutan selama digunakan oleh pemiliknya.
Serangan jantung umumnya disebabkan oleh masalah mekanik pada pembuluh darah, sementara kematian jantung mendadak lebih berkaitan dengan sistem kelistrikan organ tersebut.
Salah satu tantangan terbesar dalam penanganan penyakit jantung adalah keterlambatan diagnosis.
Kebocoran aliran darah pada jantung dapat memicu tekanan tinggi pada paru yang berujung pada kondisi fatal yang disebut Sindrom Eisenmenger.
Berbagai penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, kanker, hingga gagal ginjal kini semakin banyak ditemukan pada kelompok usia produktif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved