Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
HEWAN peliharaan atau anak bulu (anabul) seperti kucing juga rentan terkena penyakit seperti flu hingga muntaber di musim pancaroba. Hal itu diungkapkan dokter hewan dari Institut Pertanian Bogor sekaligus anggota Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Trima Naimmah.
"Sama seperti kita, kucing juga rentan sekali terkena penyakit. Biasanya, saat musim pancaroba ini, penyakit yang sering muncul adalah flu, diare, penyakit kulit dan rambut atau bahkan yang paling parah bisa terkena Panleukopenia atau muntaber," ungkap Trima, dikutip Jumat (3/3).
Menurut Trima, Panleukopenia merupakan penyakit yang tergolong berbahaya untuk kucing, karena penyakit itu dengan cepat bisa menular terutama bagi kucing yang belum divaksin.
Baca juga : Ini Penyebab Bulu Kucing Rontok dan Cara Mengatasinya
Trima menjelaskan apabila anabul terserang flu, pemilik bisa memberikan perawatan di rumah dengan membantu mengeluarkan ingus hingga menjemur anabul di bawah matahari pagi.
Namun, akan lebih baik, bila anabul yang sakit segera dibawa ke rumah sakit hewan agar mendapat perawatan yang tepat.
Trima juga mengimbau agar para pemilik memperhatikan gizi dari makanan anabuln.
Baca juga : Anabul Ternyata Juga Rentan Penyakit Saat Pancaroba
"Pastikan makanan yang dikonsumsi bergizi dan bisa menambah imun anabul. Baiknya dibawa ke dokter agar langsung mendapatkan perawatam serta obat yang sesuai," sambungnya.
Trima juga memaparkan beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan anabul di musim pancaroba salah satunya dengan memperhatikan kebersihan tempat tinggal hingga alat makan anabul.
"Saat musim pancaroba ini, yang paling utama pastikan lingkungan tempat tinggal anabul tetap bersih dan kering. Selain itu, jangan lupa rajin membersihkan peralatan makan dan litter box," terang Trima.
Baca juga : Tak Hanya Beri Layanan, Pet Care Rawat Hewan Peliharaan secara Holistik
"Tentu juga diperhatikan makan, minum, dan kesehatan rambutnya. Sebagai tambahan boleh juga diberikan multivitamin," tutupnya. (Ant/OL-1)
Penderita diabetes umumnya menunjukkan empat gejala utama yang saling berkaitan, atau yang sering disebut sebagai gejala klasik 4P.
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Stroke yang dipicu oleh fibrilasi atrium cenderung lebih berat dibandingkan stroke pada umumnya.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
PT Medela Potentia Tbk (MDLA) melalui entitas anaknya, PT Anugrah Argon Medica (AAM), resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Compawnion.
Interaksi sederhana dengan hewan peliharaan seperti anjing dan kucing terbukti dapat membantu meredakan stres dan membuat tubuh lebih rileks.
Berbeda dari klinik hewan pada umumnya, rumah sakit hewan kini menawarkan layanan yang semakin lengkap.
Purina Pro Plan mengajak pemilik hewan untuk memahami pentingnya nutrisi yang lengkap dan berbasis sains melalui kampanye 'Sehat, Kuat, Terlindungi'.
PURINA® FELIX telah hadir di tengah masyarakat sejak 1970, menawarkan beragam varian rasa seperti ayam, tuna, dan salmon.
Berdasarkan data Statista Market Insight, nilai pasar produk hewan peliharaan di Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari US$1 miliar pada 2025, dengan laju pertumbuhan tahunan di atas 8%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved