Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
HEWAN peliharaan atau anak bulu (anabul) seperti kucing juga rentan terkena penyakit seperti flu hingga muntaber di musim pancaroba. Hal itu diungkapkan dokter hewan dari Institut Pertanian Bogor sekaligus anggota Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Trima Naimmah.
"Sama seperti kita, kucing juga rentan sekali terkena penyakit. Biasanya, saat musim pancaroba ini, penyakit yang sering muncul adalah flu, diare, penyakit kulit dan rambut atau bahkan yang paling parah bisa terkena Panleukopenia atau muntaber," ungkap Trima, dikutip Jumat (3/3).
Menurut Trima, Panleukopenia merupakan penyakit yang tergolong berbahaya untuk kucing, karena penyakit itu dengan cepat bisa menular terutama bagi kucing yang belum divaksin.
Baca juga : Ini Penyebab Bulu Kucing Rontok dan Cara Mengatasinya
Trima menjelaskan apabila anabul terserang flu, pemilik bisa memberikan perawatan di rumah dengan membantu mengeluarkan ingus hingga menjemur anabul di bawah matahari pagi.
Namun, akan lebih baik, bila anabul yang sakit segera dibawa ke rumah sakit hewan agar mendapat perawatan yang tepat.
Trima juga mengimbau agar para pemilik memperhatikan gizi dari makanan anabuln.
Baca juga : Anabul Ternyata Juga Rentan Penyakit Saat Pancaroba
"Pastikan makanan yang dikonsumsi bergizi dan bisa menambah imun anabul. Baiknya dibawa ke dokter agar langsung mendapatkan perawatam serta obat yang sesuai," sambungnya.
Trima juga memaparkan beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan anabul di musim pancaroba salah satunya dengan memperhatikan kebersihan tempat tinggal hingga alat makan anabul.
"Saat musim pancaroba ini, yang paling utama pastikan lingkungan tempat tinggal anabul tetap bersih dan kering. Selain itu, jangan lupa rajin membersihkan peralatan makan dan litter box," terang Trima.
Baca juga : Tak Hanya Beri Layanan, Pet Care Rawat Hewan Peliharaan secara Holistik
"Tentu juga diperhatikan makan, minum, dan kesehatan rambutnya. Sebagai tambahan boleh juga diberikan multivitamin," tutupnya. (Ant/OL-1)
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Virus Nipah secara alami berasal dari kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus atau dikenal sebagai flying fox.
Penularan utama leptospirosis terjadi melalui kontak kulit dengan air atau tanah yang telah tercemar urine hewan pembawa bakteri, dengan tikus menjadi perantara yang paling sering ditemukan.
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Epilepsi bukan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau organisme yang bisa berpindah antarindividu.
Kondisi kaki dapat memberikan petunjuk penting terkait kesehatan saraf, peredaran darah, hingga penyakit sistemik.
Berbeda dari klinik hewan pada umumnya, rumah sakit hewan kini menawarkan layanan yang semakin lengkap.
Purina Pro Plan mengajak pemilik hewan untuk memahami pentingnya nutrisi yang lengkap dan berbasis sains melalui kampanye 'Sehat, Kuat, Terlindungi'.
PURINA® FELIX telah hadir di tengah masyarakat sejak 1970, menawarkan beragam varian rasa seperti ayam, tuna, dan salmon.
Berdasarkan data Statista Market Insight, nilai pasar produk hewan peliharaan di Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari US$1 miliar pada 2025, dengan laju pertumbuhan tahunan di atas 8%.
Traveling kini makin nyaman dengan perlindungan lengkap dari keterlambatan penerbangan, kehilangan bagasi, hingga rasa aman di perjalanan.
Penelitian terbaru mengungkap hormon oksitosin atau love hormone menjadi rahasia kedekatan manusia dan kucing.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved