Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KANKER merupakan penyakit berbahaya yang menjadi perhatian dunia. Menurut data dari Global Cancer Statistics menunjukkan bahwa pada tahun 2020 terdapat kasus baru kanker sebanyak 19,3 juta, dan kasus kematian akibat kanker sebanyak 10 juta.
Pada tahun 2040, akan terjadi peningkatan secara global sebanyak 47% kasus kanker baru, menjadi 28,4 juta kasus kanker baru.
Jika dilihat dari sisi pembiayaan, kanker menjadi penyakit ke-2 terbesar yang harus ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Baca juga : Kesenjangan Upaya Pencegahan dan Pengobatan Kanker Harus segera Diatasi
Oleh karena itu, CNI menghadirkan Sun Chlorella Agaricus sebagai salah satu suplemen anti-kanker.
Dalam rangka Hari Kanker Sedunia kemarin, banyak pihak yang memberikan edukasi terkait penyakit ini dan pencegahannya.
CNI termasuk salah satu pihak yang menghadirkan suplemen untuk dapat mencegah penyakit kanker dan meningkatkan imun penderitanya.
Baca juga : Guru Besar Esa Unggul Bicara Tentang Hari Kanker Dunia 2023
Jane Kurnia, Product Marketing Manager CNI menyatakan, “Sun Chlorella Agaricus merupakan suplemen anti-kanker yang mengandung Agaricus Blazei Murril yaitu sejenis jamur yang terbukti bermanfaat sebagai anti-kanker."
"Manfaat dari produk ini adalah menyerang dan menghancurkan sel kanker dengan meningkatkan natural killer cell, mengoptimalkan hasil kerja obat dan terapi kanker seperti kemoterapi atau radioterapi, mengurangi efek samping dari terapi kanker seperti muntah, kehilangan nafsu makan, dan kerontokan rambut, serta membantu memperbarui sel-sel yang rusak,” papar Jane dalam keterangan, Kamis (23/2),
Jamur Agaricus Blazei Murril ini ditemukan oleh Dr. Inosuke Iwade (Prof. di Dept Pertanian, Mie University, Jepang) dan dibudidayakan oleh Dr. Hitoshi Ito (Direktur The Research Institute of Fungal Pharmacology di Jepang) yang memiliki hak paten sebagai formula original karena tidak semua Agaricus memiliki efek anti kanker.
Baca juga : Kate Middleton dan Kanker: Apa Itu Kemoterapi Pencegahan?
Pengidap kanker Rita Imawanty mengungkapkan,“Alhamdulilah melalui produk Sun Chlorella Agaricus, Allah memperlihatkan kebesarannya sehingga saya bisa sembuh total dari penyakit yang sangat menganggu aktivitas sehari-hari dan menghabiskan biaya besar. Terima kasih CNI.”
Lebih dari itu, pengidap kanker lain, Andy Fauzia menambahkan, “Saya mudah merasa lelah dan sering pingsan. Hal ini terjadi selama setahun."
Dokter menyarankan untuk istirahat total dan rawat inap. Seorang teman kemudian mengenalkan saya pada produk CNI.
Baca juga : Lima Fakta tentang Kanker Sarkoma, Penyakit Langka yang Diidap Alice Norin
"Selanjutnya setiap hari saya mengonsumsi produk CNI Ester-C Plus 2 x 1 tablet, CNI Sun Chlorella 3x1 tablet," katanya.
"Luar biasa tubuh berangsur fit dan tidak mudah lelah. Setelah melakukan pengecekan kembali, dokter saya sangat takjub dengan perubahan kondisi fisik saya,” tutur Andy Fauzia.
"Oleh karena itu, Sun Chlorella Agaricus merupakan produk yang sudah terbukti untuk mencegah kanker bila diikuti dengan perawatan yang tepat," jelas Jane.
“Bagi para penderita kanker, dapat minum CNI Sun Chlorella Agaricus ini sebanyak 6-10 kemasan per hari; sementara bagi para penderita kanker yang telah dioperasi, dapat minum sebanyak 1-3 kemasan per hari untuk menjaga badan tetap fit,” tutup Jane. (RO/OL-09)
Seorang pria paruh baya mengalami pembesaran perut yang tidak wajar selama bertahun-tahun. Awalnya, ia mengira kondisi tersebut hanyalah akibat kenaikan berat badan atau obesitas biasa
Sekitar 30 persen kasus kanker diketahui dapat kambuh dalam lima tahun pertama setelah pasien dinyatakan remisi, terutama jika kontrol kesehatan tidak dilakukan secara rutin.
Karena ginjal terletak di bagian belakang rongga perut, tumor kecil sulit dideteksi tanpa teknologi terkini di bidang kesehatan.
Peneliti Universitas Southampton kembangkan antibodi inovatif yang mampu memicu sel T menyerang kanker lebih agresif. Simak teknologi baru di balik imunoterapi ini.
Profil Kevin Keegan, legenda sepak bola Inggris dan peraih dua Ballon d'Or yang baru saja didiagnosa kanker. Simak perjalanan karier 'King Kev' dari Liverpool hingga Newcastle.
Radioterapi merupakan satu dari tiga pilar utama terapi kanker, berdampingan dengan prosedur pembedahan dan terapi sistemik.
Hari Cuci Tangan dengan Sabun Sedunia diperingati setiap 15 Oktober untuk meningkatkan kesadaran global akan pentingnya mencuci tangan dengan sabun guna mencegah penyakit menular.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menekankan pentingnya deteksi dini untuk meningkatkan tingkat kesembuhan hingga 90%.
Komunisme, menurut Karl Marx, adalah sistem yang menghapus kelas sosial dengan mengendalikan seluruh kekayaan dan properti oleh negara.
Kulit jeruk dan pamelo kering dapat digunakan untuk membuat pengasapan atau yang di Bali dikenal dengan istilah nusdus. Pengasapan ini efektif dalam mengusir nyamuk dari lingkungan sekitar.
Para ilmuwan mengembangkan metode baru untuk identifikasi dini dan pencegahan penyakit jantung, berdasarkan penelitian yang memantau ribuan perempuan selama tiga dekade.
Secara umum, di dunia setidaknya ada dua jenis vaksin mpox.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved