Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP tahunnya, industri estetika secara Global diprediksi akan mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Bahkan tingkat pertumbuhan per tahun (CAGR) dari industri ini diprediksi mengalami kenaikan 11% dari tahun 2022 ke 2027.
Di Asia Pasifik, pasar estetika medis akan meningkat dengan CAGR 6,42% pada negara-negara seperti Jepang dan Korea Selatan.
Bahkan, Korea Selatan masih menjadi negara dengan pertumbuhan estetika medis tercepat di Asia Pasifik dengan CAGR sebesar 13.3% di tahun 2020-2027 (sumber: Globaldata.com & Grandviewresearch.com).
Pertumbuhan industri estetika yang besar ini, juga turut andil dalam mempengaruhi perekonomian dari negara tersebut. Sementara Indonesia, juga akan mengalami peningkatan CAGR sebesar 6,5% hingga tahun 2025 (sumber: Statista.com).
Untuk mempersiapkan sekaligus menjawab tantangan tumbuhnya industri estetika tersebut, Miracle memperkenalkan MiracIe Ultimare.
Hal ini adalah sebagai bentuk upaya Miracle untuk membuat industri rstetika di Indonesia tidak kalah saing dengan pasar global.
Diperkenalkan sebagai sebuah World-Class Aesthetic Clinic Brand, Miracle Ultimate menawarkan pengalaman yang berbeda untuk tiap customer-nya dengan menghadirkan first class facility and service, juga advance technique and technology for aesthetic solution and total beauty transformation.
"Komitmen Miracle Ultimate adalah untuk terus menghadirkan teknologi terbaru bagi para customer-nya di tengah perkembangan technology aesthetic yang diprediksi akan melahirkan inovasi-inovasi besar ke depannya," kata dr. Lanny Juniarti, Presiden Direktur Miracle Clinic Group dalam keterangan, Kamis (23/2).
Baca juga: Brand Lokal Hadirkan Produk Skincare Sesuai Iklim dan Cuaca Indonesia
“Perkembangan teknologi aesthetic treatment saat ini juga semakin advance. Bahkan, kini muncul treatment yang dapat menjangkau hingga ke dalam otot wajah seseorang untuk memberikan efek lifting,”jelasnya.
“Toned muscle ini menjadi sangat penting untuk di-treatment karena saat proses aging terjadi, kemampuan otot sebagai support pada wajah menjadi berkurang karena mulai melemah dan kehilangan kelenturannya. Inilah yang membuat tampilan wajah seseorang menjadi dropatau yang biasa disebut Sagging Face,” kata dr. Lanny.
Treatment skin lifting pertama dan satu-satunya yang mentargetkan kulit dan otot (muscle) dihadirkan secara eksklusif dan untuk pertama kalinya di Indonesia oleh Miracle Ultimate.
"Treatment bernama EMFACE, adalah The Latest Breakthrough Technology for Face Lifting in the U.S. yang mampu memberikan pengalaman training tubuh layaknya di gym menjadi sebuah treatment aesthetic tanpa jarum, tanpa down-time, dan membutuhkan waktu hanya 20 Menit untuk tiap sesinya," tutur dr.Lanny.
Dengan EMFACE, kerutan pada kulit dapat berkurang hingga 37%, memberikan efek lifting (pengencangan) pada kulit hingga 23%, sekaligus memperbaiki toned muscle hingga 30%.
“Dengan konsep yang diusung Miracle Ultimate serta komitmen untuk selalu menghadirkan teknologi terbaru agar industri estetika terus berkembang dan menjadi industri yang berpengaruh pada perekonomian Indonesia, Miracle Ultimate siap menjadi The Ultimate Destination for Aesthetic Journey,” tutup dr. Lanny. (RO/OL-09)
Bagi Gen Z dan Gen Alpha, hasil yang cepat dan nyata menjadi nilai penting, sejalan dengan ritme hidup mereka yang dinamis.
Brand kecantikan lokal Somethinc menghadirkan rangkaian pencerah terbaru, Skinglow Series.
Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
PENDEKATAN dalam dunia estetika terus mengalami evolusi.
MEMASUKI usia 30-an, tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus dan bintik hitam mulai menjadi kekhawatiran utama, nutrisi dari dalam memegang peranan hingga 70%.
PEMANFAATAN teknologi stem cell atau sel punca saat ini semakin meluas di bidang kesehatan dan perawatan tubuh, termasuk untuk kulit wajah.
Oligio X bekerja menggunakan teknologi monopolar radiofrequency (RF) yang berfokus pada pengencangan kulit, stimulasi kolagen, serta peningkatan elastisitas secara alami.
Terdapat banyak miskonsepsi dalam perawatan wajah, terutama penggunaan terlalu banyak produk dengan bahan aktif berbeda secara bersamaan.
Brightlogy diperkenalkan sebagai face cream dengan kandungan 1% hexylresorcinol yang diklaim setara dengan 4% hydroquinone, bahan pencerah yang penggunaannya diatur secara ketat.
PERAWATAN wajah kini bergeser dari obsesi memutihkan kulit menjadi upaya menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh.
Peningkatan ini banyak didorong oleh generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, yang semakin memprioritaskan perawatan kulit sebagai bagian dari self-care jangka panjang.
Dengan mengutamakan keseimbangan bahan aktif yang purposeful, produk Sungboon Editor dirancang untuk menjaga vitalitas kulit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved