Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti berharap deteksi dini atau skrining terhadap penyakit kanker lebih dioptimalkan. Khususnya, dilakukan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Menurutnya, proporsi pembiayaan penyakit kanker yang dijamin oleh Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk peserta saat ini sebagian besar masih terjadi di rumah sakit.
“Artinya, jika sudah sampai rumah sakit tentu tingkat keparahannya sudah tinggi. Kita berharap, FKTP terus mengoptimalkan deteksi dini pada kanker," ujar Ghufron dalam keterangan resmi, Minggu (19/2).
Baca juga: Waspadai Gejala dan Tanda Kanker Payudara
"Melalui pecegahan yang baik, diharapkan mengurangi tingkat keparahan pada penyakit ini. BPJS Kesehatan siap melakukan sinergi dan mengembangkan berbagai program deteksi dini penyakit kanker di layanan tingkat pertama,” imbuhnya.
Adapun pembiayaan terhadap penyakit kanker juga semakin tinggi. Pada 2022, nilainya mencapai Rp4,5 triliun yang terdiri dari 3,14 juta kasus. Berdasarkan sebaran peserta penyandang kanker, untuk 5 besar provinsi berada di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta dan Sumatera Utara.
Diketahui, penyakit kanker merupakan salah satu penyakit dari 8 besar kategori penyakit katastropik (berbiaya mahal). Dari total pembiayaan layanan kesehatan program JKN pada 2014-2022, sebanyak 24-26% digunakan untuk pelayanan 8 diagnosis berbiaya katastropik.
Seperti, hepatitis, gagal ginjal, hemofilia, thalassemia, jantung, kanker, leukimia dan strok. Untuk penyakit kanker sendiri, sejak 2014 hingga 2022 sudah memakan biaya Rp28,89 triliun.
Baca juga: Dirut BPJS Heran Ada Pasien yang Diminta Fotokopi Kartu Saat Berobat
“Kami bersyukur program JKN masih sanggup membiayai penyakit katastropik. Kita pun harus berupaya memperbaiki area yang perlu mendapat perhatian. Misalnya, upaya pencegahan, ataupun kasus yang bersifat restriksi," jelas Ghufron.
Adapun BPJS Kesehatan sudah melakukan berbagai upaya skrining kesehatan. Pada 2022, sebanyak 15 juta peserta sudah mengikuti skrining riwayat kesehatan. BPJS Kesehatan juga menjamin layanan skrining kanker serviks melalui IVA, papsmear dan krioterapi bekerjasama dengan FKTP.
Serta, skrining untuk kanker payudara melalui Sadanis. Upaya edukasi melalui berbagai program Komunikasi, Informasi maupun Edukasi (KIE) juga terus digalakkan, termasuk lewat media sosial.(OL-11)
Hari Cuci Tangan dengan Sabun Sedunia diperingati setiap 15 Oktober untuk meningkatkan kesadaran global akan pentingnya mencuci tangan dengan sabun guna mencegah penyakit menular.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menekankan pentingnya deteksi dini untuk meningkatkan tingkat kesembuhan hingga 90%.
Komunisme, menurut Karl Marx, adalah sistem yang menghapus kelas sosial dengan mengendalikan seluruh kekayaan dan properti oleh negara.
Kulit jeruk dan pamelo kering dapat digunakan untuk membuat pengasapan atau yang di Bali dikenal dengan istilah nusdus. Pengasapan ini efektif dalam mengusir nyamuk dari lingkungan sekitar.
Para ilmuwan mengembangkan metode baru untuk identifikasi dini dan pencegahan penyakit jantung, berdasarkan penelitian yang memantau ribuan perempuan selama tiga dekade.
Secara umum, di dunia setidaknya ada dua jenis vaksin mpox.
Peserta PBI-JK yang dinonaktifkan tetap dapat layanan BPJS Kesehatan gratis selama 3 bulan, sambil menunggu proses reaktivasi dari Kemensos.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan sebanyak 270.000 peserta PBI BPJS Kesehatan di Jakarta yang terdampak pemutakhiran data akan tetap mendapatkan layanan.
Simak cara mendapatkan PBI BPJS Kesehatan, syarat, dan pendaftaran bagi warga miskin serta rentan agar mendapatkan layanan kesehatan gratis dari pemerintah.
PBI BPJS Kesehatan adalah skema iuran BPJS yang dibayar pemerintah bagi warga miskin dan rentan. Ketahui pengertian, manfaat, dan penerimanya di sini.
IDAI juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam pemenuhan fasilitas kesehatan anak.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, memaparkan lokasi 66 rumah sakit tersebut tersebar di berbagai wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved