Kamis 26 Januari 2023, 14:00 WIB

Ibu Hamil Diingatkan Agar tidak Pantang Makan

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Ibu Hamil Diingatkan Agar tidak Pantang Makan

MI/RAMDANI
Ilustrasi

 

DOKTER spesialis anak Dian Pratamastuti menyarankan para ibu hamil agar tidak pantang mengonsumsi makanan bergizi selama tidak mengalami gejala alergi.

"WHO menyatakan nutrisi terbaik untuk anak di 1000 hari pertama kehidupan (HPK) berasal dari ibu hamil. Ibu harus tetap mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Makan apapun yang bernilai bergizi dan baik untuk kesehatan ibu," ujar Dian, dikutip Kamis (26/1).

Dian mengingatkan pentingnya ibu hamil mencukupi kebutuhan nutrisi, termasuk mengonsumsi banyak protein selama kehamilan, agar janin mendapatkan gizi yang baik dan tidak mengalami pertumbuhan yang terhambat.

Baca juga: Angka Kematian Ibu Masih Tinggi

Selain memperhatikan asupan makan, lanjut Dian, ibu hamil juga perlu rutin memeriksa kehamilan secara teratur ke dokter dan menjaga kebersihan.

Kemudian, saat menyusui, ibu harus diedukasi untuk tetap makan makanan bergizi, tinggi protein, cukup lemak supaya kualitas ASI bagus, kental supaya anak bertumbuh baik.

"Anak bayi di usia empat bulan alami gagal tumbuh, karena ASI ibunya banyak tetapi encer, kualitas tidak bagus. Maka itu, gizi di usia nol hingga enam bulan baik pada ibu harus diperhatikan betul-betul, sehingga tumbuh kembang anak mengagumkan," kata Dian.

Lebih lanjut, saat anak mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI) di usia enam bulan, sebaiknya pertahankan untuk memberinya gizi seimbang dalam sekali makan.

Dian mengatakan anak harus mendapatkan asupan tinggi protein dan kaya lemak. Komposisi makanan yang dia butuhkan yakni 50% karbohidrat, 20%-30% protein, 40% lemak, dan 10% serat.

"Pemberian serat tidak boleh terlalu banyak pada anak di bawah dua tahun. Anak di bawah dua tahun harus makan tinggi protein, tinggi lemak untuk asupan otak dan untuk pembentukan body building," saran dia.  

Menurut dia, pemberian MPASI yang tepat akan berperan besar membantu si kecil tumbuh kembang secara optimal. 

Pada fase ini, anak sedang belajar makan sendiri, mengeksplorasi indera-indera pengecap, penglihatan, dan peraba mereka, serta belajar mengenali tekstur makanan.

"Jadi sangat penting untuk MPASI yang tepat, mengandung gizi seimbang, sesuai pedoman gizi seimbang yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan, sehingga tumbuh kembang anak akan berlangsung dengan baik," katanya.

Selain itu, orangtua juga perlu lebih kreatif dalam menghadirkan menu makanannya supaya anak tidak bosan sehingga pada akhirnya pemenuhan gizi yang mereka butuhkan menjadi optimal. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Medcom

Perempuan Rentan Jadi Korban Pinjol Karena Ketidaksetaraan Literasi Finansial

👤Dinda Shabrina 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 23:20 WIB
KEMENTERIAN Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) memberikan perhatian akan maraknya fenomena pinjaman online (pinjol)...
Antara/Yulius Satria Wijaya

Semangat Gotong Royong Jadikan Kalsel Tiga Besar Turunkan Stunting

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 22:04 WIB
Semangat Gotong Royong Jadikan Kalsel Tiga Besar Turunkan...
Kemendikbudristek

Film Nasional kembali Wakili Indonesia di Festival Kelas Dunia

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 21:38 WIB
Dirjen Kebudayaan Kemdikbudristek, Hilmar Farid mengatakan kemampuan film nasional unjuk gigi di pentas internasional dapat memacu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya