Minggu 15 Januari 2023, 22:40 WIB

Fenomena Pernikahan Dini, PB PGRI: Pendidikan Sudah Berikan proses Memadai

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Fenomena Pernikahan Dini, PB PGRI: Pendidikan Sudah Berikan proses Memadai

ANTARA/ Dedhez Anggara
STOP PERNIKAHAN ANAK: Para pelajar berfoto bersama saat kampanye Gerakan Stop Pernikahan Anak di Indramayu, Jawa Barat

 

WAKIL Sekretaris Jenderal PB Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Dudung Abdul Kodir sangat menyayangkan fenomena Pengadilan Agama Ponorogo menerima sebanyak 191 permohonan anak menikah dini.

Namun demikian ia mengatakan bahwa pendidikan sebenarnya  sudah memberikan proses yang memadai mengenai bagaimana peserta didik mengenali perubahan fisik, mental dan proses kematangan emosional yang berkaitan dengan masalah seksual pada anak sampai remaja. "Mengurangi ketakutan dan kecemasan sehubungan dengan perkembangan dan penyesuaian seksual terkait peran, tuntutan dan tanggung jawab, untuk membentuk sikap dan memberikan pengertian terhadap seks dalam semua manifestasi yang bervariasi dalam penyajian pembelajaran sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik," kata Dudung saat dihubungi, Minggu 15/1).

Pertumbuhan fisiologi anak ini ditentukan oleh berbagai faktor salah satunya adalah pola makan anak-anak itu sendiri begitu juga lingkungan sekitar. Namun pendidikan tentang seks saja tidak lengkap jika tidak diimbangi dengan pengawasan dari orang tua, guru, maupun lingkungan.

"Kalau dihubungkan dengan anak anak jaman sekarang, guru di sekolah, orang tua di rumah harus lebih perhatian kepada peserta didik dan kepada orang tua masing-masing terutama pemanfaatan smartphone yang digunakan, baik guru maupun orang tua mengenali sejak dini bagaimana sikap anak dalam memanfaatkan gawai," jelasnya.

Sebelumnya selama 2022 Pengadilan Agama Ponorogo menerima sebanyak 191 permohonan anak menikah dini, sebagian besar alasannya adalah anak tersebut hamil dan melahirkan. Ratusan permohonan dispensasi tersebut rentang usia terbanyak mengajukan permohonan adalah 15 hingga 19 tahun sebanyak 184 perkara. Sisanya pemohon dispensasi nikah memiliki umur di bawah 15 tahun, yakni 7 perkara. (H-1)

Baca Juga

ANTARA/ Mohammad Hamzah

Visa Transit Empat Hari Tak Bisa untuk Haji

👤Dinda Shabrina 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 11:50 WIB
Pemegang visa transit dapat tinggal di Arab Saudi selama empat hari dan durasi visa adalah tiga bulan. Visa itu gratis dan dikeluarkan...
MI/ Usman Iskandar

Capaian Booster 2 Baru 0,64%, Kemenkes Sebut Animo Masyarakat Rendah

👤 Faustinus Nua 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 11:45 WIB
Meskipun survei serologi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan antibodi pada penerima booster pertama, hal itu tidak serta merta...
MI/Lina Herlina

Kemenag dan Unicef Susun Instrumen Pesantren Ramah Anak

👤Dinda Shabrina 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 11:25 WIB
Pesantren ramah anak bukan sekadar program kampanye anti kekerasan terhadap anak. Lebih dari itu sebagai upaya peningkatan kapasitas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya