Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT sosial Rissalwan Habdy Lubis menyayangkan adanya tren mengemis di media sosial Tiktok yang memanfaatkan lansia. Menurut Rissal, tren yang dibuat para kreator konten sama saja seperti mempermainkan dan menghina kaum lansia.
“Saya kira itu perilaku yang mempermainkan dan menghina lansia. Ini sudah kelewat batas norma kesopanan dan kesantunan ya,” ujar Rissal kepada Media Indonesia, Minggu (15/1).
Rissal menyampaikan, setidaknya Indonesia mempunyai regulasi khusus yang melarang siapapun untuk memanfaatkan lansia untuk objek meraup keuntungan.
Baca juga: Mengemis juga Beralih ke Medsos, Pemerintah Bakal Lakukan Penertiban
Praktik mengemis di media sosial pada prinsipnya sama dengan memanfaatkan lansia untuk mengemis di jalan. Hanya saja, ucap Rissal, ini model baru dari bisnis jahat yang mengeksploitasi lansia.
“Perlu ada peraturan formal yang menyamakan perbedaan norma sosial tersebut. Saat ini, UU ITE maupun KUHP belum secara eksplisit mengatur tentang penghinaan kepada lansia. Belum ada juga pasal tentang modus monetisasi perilaku mengemis,” tuturnya.
“Jadi memang perlu ada peraturan administratif yang tegas kepada provider medsos yang menampilkan perilaku negatif ini. Sambil di saat yang bersamaan disiapkan regulasi yang lebih tegas untuk mengatur hal tersebut,” imbuhnya.
Rissal juga menuturkan, karena belum ada regulasi khusus yang mengatur, membuat kepolisian sulit untuk mencarikan pasal yang sesuai untuk menindak pelaku bisnis jahat itu.
“Kita belum ada pasal pidananya yang mengatur itu. Ketika ada yang mengadukan, polisi harus cari pasal yang sesuai. Misalnya sebagai tindakan yang tidak menyenangkan atau yang lainnya,” tukasnya.(OL-5)
Dalam psikologi perkembangan, remaja sedang berada pada fase meningkatnya kebutuhan otonomi.
Salah satu fenomena yang paling sering muncul dari penggunaan media sosial adalah kecenderungan remaja untuk melakukan perbandingan sosial secara ekstrem.
Laporan Kebahagiaan Dunia terbaru mengungkap dampak negatif algoritma TikTok dan Instagram pada mental pemuda.
Matcha memang kaya akan katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG) yang bersifat antioksidan.
Cara seseorang mengekspresikan kesedihannya berkaitan erat dengan apa yang dirasa paling menguatkan bagi dirinya sendiri.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Biasanya kalau di tempat ramai, dia (lansia) itu sudah merasa enggak bisa (mendengar). Itu disebut sebagai cocktail party deafness.
Penurunan fungsi pendengaran sering dianggap sebagai konsekuensi alami dari pertambahan usia.
Ingin mudik aman tanpa drama? Simak panduan lengkap manajemen stres dan kenyamanan kabin khusus untuk perjalanan bersama anak-anak dan lansia di sini
Efektivitas terapi kanker harus berjalan selaras dengan kondisi fisik dan psikologis pasien.
Kemensos bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mematangkan skema pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Studi JAMA 2026 ungkap 32% kasus demensia terkait gangguan pendengaran. Simak tanda awal dan cara alat bantu dengar cegah penurunan kognitif hingga 50%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved