Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TREN perawatan kulit dari tahun ke tahun terus berevolusi dan tumbuh dengan cepat memberikan banyak pilihan di luar sana bagi orang yang ingin merawat kulitnya.
Pada awalnya produk perawatan kulit tidak sebanyak saat ini. Apa yang digunakan wanita saat dulu hanyalah pembersih, toner, dan pelembab.
Namun kembali pada zaman sekarang, metode dan produk perawatan kulit banyak berubah, seiring dengan kebutuhan perawatan kulit yang terus berkembang.
Tidak lagi hanya basic skin care, kini perawatan kulit memberikan berbagai pilihan seperti yang sedang tren di pasaran saat ini yaitu perawatan kulit “pintar” atau smart skin care.
Dokter konsultan sekaligus Chief Cosmetic Scientific and Research Department of PT Kaizen Aesthetic Medicore, Dr. dr. Trifena, MSi (Herb. Est), MBiomed (AAM), mengatakan bahwa smart skin care memberikan masa depan yang lebih maju, khusus, dan efektif untuk merawat kesehatan kulit dengan inovasi metodologi yang canggih.
"Karena smart skin care menggabungkan smart ingredients, smart routines, dan smart devices/tools," kata dr.Trifena dalam keterangan, Kamis (5/1).
Nah, apa itu smart ingredients, smart routines, dan smart tools dalam tren smart skincare?
Doktor Trifena mengatakan bahwa smart ingredients meliputi cara baru dalam merawat kulit dalam jangka panjang yang dapat memperbaiki kulit langsung pada akarnya, dengan formula E-cology Plus+, Prebiotics, Probiotics, Postbiotics, and Botanical Origin.
Baca juga: Respons Konsumen Meningkat, Airin Skin Clinic Kembali Buka Cabang
Sedangkan, smart routines penerapannya cenderung dengan pendekatan step skincare yang lebih sederhana. Adanya tren penggunaan produk yang simple (skinimalism), tidak menggunakan dosis berlebihan (dosting) yang dapat merusak kulit, penggunaan secara tidak tepat (tidak over layering), dan lainnya.
"Penerapan smart routines dalam tren smart skin care ini, tak hanya menjadikan kulit lebih sehat namun mampu mengurangi stress dengan memberi kenyamanan serta menghemat waktu," kata dr.Trifena
Tak lupa dengan teknologi perawatan kulit yaitu smart tools. Smart tools memanfaatkan teknologi digital yang dapat melakukan perawatan pada kulit.
Bahkan, saat ini permintaan smart tools meningkat semenjak hadirnya Covid-19.
"Permintaan akan perangkat teknologi kecantikan rumahan ini terjadi karena semakin banyak orang yang merasa lebih aman dan nyaman melakukan perawatan kulit di rumah," jelas dr.Trifena
Dalam hal ini smart tools memungkinkan Anda melakukan perawatan pijat wajah di rumah hanya dengan alat yang canggih ke area wajah seperti super skin roller dan dermapen.
Alat ini sebagai mikrosirkulasi yang dapat meningkatkan penyerapan bahan aktif dari produk skincare terhadap kulit sehingga kulit menjadi lebih kencang dan terasa nyaman serta mudah digunakan.
Produk smart skin care di masa depan
"Ke depannya, produk smart skin care akan lebih memperhatikan penggunaan kemasan isi ulang (refillabels), material yang bisa digunakan kembali (recycle), memperhatikan lingkungan (go green), dan menggunakan PCR packaging," tutur dr.Trifena.
Hadirnya kemasan isi ulang yang ramah lingkungan, dilakukan untuk mengurangi dampak dari plastic waste yang dihasilkan dari produk skin care.
Karena dampak dari plastic waste ini, nyata dalam industri kosmetik. Hal ini didukung oleh laporan Cosmetic Packaging Market - Growth, Trends and Forecasts (2020-2025), bahwa hampir 50 persen kemasan produk kosmetik terbuat dari material plastik.
“Untuk menanggulangi dampak tersebut, konsumen diharapkan dapat berkontribusi kecil yang bermakna, yaitu dengan mendukung penggunaan kemasan isi ulang," katanya.
"Dari hal ini konsumen dapat membantu lindungi bumi sekaligus mendapat keuntungan dari adanya kemasan refill, dimana produknya bisa didapatkan dengan harga yang lebih terjangkau,” tutur dr. Trifena.
Sejalan dengan konsep produk smart skin care, di mana kemasan produknya dapat digunakan kembali (recycle) untuk mengurangi sampah yang tak dapat didaur ulang.
Nyatanya, menurut Mindero Foundation bahwa industri kosmetik global memproduksi lebih dari 120 milliar kemasan pertahun dan sebagian besar kemasan produknya tidak dapat didaur ulang.
Maka dari itu, untuk menghadirkan produk smart skin care, pentingnya mempertimbangkan kemasan produk yang recyclable sehingga material yang telah digunakan dapat didaur ulang kembali.
Untuk mendapatkan kemasan yang recyclable, dapat dibuat dari bahan yang ramah lingkungan.
Post-Consumer Recycling atau Post Customer Resin (PCR) merupakan salah satu solusi kemasan ramah lingkungan umumnya mengacu pada plastik seperti PET, PP, dan HDPE yang banyak didaur ulang, dan kemudian diolah kembali menjadi resin yang digunakan untuk membuat kemasan baru.
Secara sederhana, kemasanlah yang diberi kehidupan kedua.
Mengapa menggunakan PCR dalam kemasan?
Pada prinsipnya, karena membantu lingkungan. Plastik perawan umumnya diproses dari bahan bakar fosil sehingga mengolahnya kembali memiliki manfaat besar bagi lingkungan.
"Tapi itu bukan satu-satunya alasan untuk menggunakannya. Semakin banyak orang yang menggunakan resin PCR, semakin besar permintaannya," terangnya.
Hal ini pada gilirannya mendorong lebih banyak daur ulang kemasan plastik bekas, membantu kasus komersial untuk mendaur ulang dan berarti lebih sedikit plastik yang berakhir di TPA, sungai, atau kemudian menjadi lebih banyak plastik di lautan.
“Jadi dengan menggunakan PCR, Anda membantu ‘efek bola salju’ daur ulang,” tutur dr. Trifena.
Lebih lanjut, dr. Trifena mengatakan menggunakan PCR menambahkan elemen yang bertanggung jawab pada merek Anda dan menunjukkan kepada pasar bahwa Anda peduli.
Banyak konsumen akan bersedia membayar lebih untuk produk yang dikemas dalam kemasan PCR, membuat produk Anda lebih bernilai dan berpotensi lebih menguntungkan.
Begitulah, bagian dari evolusi perawatan kulit dengan tren smart skincare ini. Di mana tren smart skincare membuat perawatan kulit lebih personal dan lebih mudah menemukan produk yang sesuai untuk individu serta ramah lingkungan.
"Bagaimana, tertarik untuk mencobanya? Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi [email protected]," jelas dr.Trifena. (RO/OL-09)
Pasar perawatan kulit pria menunjukkan pertumbuhan yang semakin konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
IDAI mengingatkan cacar air sangat menular. Satu anak bisa menularkan varicella ke 8–12 anak lain, terutama di sekolah dan lingkungan dengan kontak erat.
Peningkatan ini banyak didorong oleh generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, yang semakin memprioritaskan perawatan kulit sebagai bagian dari self-care jangka panjang.
Memiliki kulit yang sehat, bercahaya, dan terawat menjadi impian banyak orang.
Marshant hadir dengan fokus pada sains, inovasi, serta pengembangan produk secara in-house.
Menurut dr. Donna, perawatan kulit tidak hanya sebatas membuat kulit tampak cerah, tetapi juga harus mampu menjaga keseimbangan alami kulit.
Peningkatan ini banyak didorong oleh generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, yang semakin memprioritaskan perawatan kulit sebagai bagian dari self-care jangka panjang.
Dengan mengutamakan keseimbangan bahan aktif yang purposeful, produk Sungboon Editor dirancang untuk menjaga vitalitas kulit.
Kini, fokus perawatan tidak hanya pada mengurangi tanda penuaan, tetapi juga memperkuat kondisi kulit dari dalam agar tetap sehat, kenyal, dan bercahaya.
Dalam presentasinya, dr. Olivia membawakan materi berjudul 'Breaking Barriers, Building Brands: A Woman’s Path to Business Leadership'.
OMG Creator Fest 2025: Beautytainment Universe berlangsung pada 13-16 November 2025 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta.
MK SKIN resmi meluncurkan Gold Makeup Series, lini makeup yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna modern yang mengutamakan efektivitas dan kenyamanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved