Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PUNCAK perayaan Dies Natalis ke-67 Universitas Sanata Dharma digelar di Auditorium Driyakara dengan mengangkat tema “Pendidikan Indonesia Masa Depan: Tantangan, Strategi dan Peran Universitas Sanata Dharma”. Tema yang diangkat ini sejalan dengan komitmen Universitas Sanata Dharma dalam menyongsong pendidikan masa depan.
Rektor Universitas Sanata Dharma, Albertus Bagus Laksana menjelaskan komitmen Universitas Sanata Dharma dalam menyongsong pendidikan masa depan tersebut adalah melalui pendidikan humanis dan menempatkan manusia sebagai subjek yang hidup dengan penuh makna.
“Kami ingin bersama generasi muda membangun masa depan berpengharapan. Mereka adalah generasi yang kokoh di zaman sekarang, di masa pasca-pandemi dan disrupsi, namun mereka harus terus berjuang, menghadapi banyak tantangan spiritual dan mental. Universitas Sanata Dharma ingin menyumbangkan pendekatan yang humanistik untuk pendidikan kaum muda,” katanya.
Tidak hanya mengajak generasi muda berprestasi dan cerdas dalam akademik, lanjut Romo Albertus Bagus, Universitas Sanata Dharma juga ingin generasi muda tumbuh secara utuh sebagai pribadi, kreatif sebagai insan pembelajar sepanjang hayat, dan peduli pada permasalahan dunia sekitarnya.
Dies natalis juga menjadi tantangan bagi mahasiswa untuk terus setia pada identitas Universitas Sanata Dharma, di samping memicu mereka untuk terus kreatif dan terbuka.
“Kami ingin berkontribusi di level yang lebih luas, termasuk menjangkau mereka yang belum dijangkau dan wilayah persoalan yang perlu direspons,” ujarnya.
Baca juga : Mahasiswa Penerima Beasiswa IPB dapat Edukasi Literasi Keuangan
Sementara itu, Dosen Magister Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Sanata Dharma Consilianus Laos Mbato, yang menyampaikan pidato ilmiah dalam Puncak Dies Natalis, mengatakan, Universitas Sanata Dharma sebagai bagian dari institusi pendidikan di Indonesia memiliki sejarah panjang sejak tahun 1955.
"Kita harus terus berkolaborasi dan berkontribusi dengan semua anak bangsa untuk memajukan pendidikan Indonesia dan menyikapi berbagai tantangan,” ucapnya.
Consilianus Laos Mbato menambahkan Universitas Sanata Dharma juga akan merancang Pusat Studi Driyakara untuk mendalami filsafat pendidikan Driyakara, sebagai tokoh pemikir dan pendiri Sanata Dharma. Pusat Studi ini diharapkan dapat mengaktualisasikan pemikiran filsafat Driyarkara dengan situasi dunia pendidikan saat ini. (RO/OL-7)
Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten memeringati dies natalis ke-56 tahun ini menyelenggarakan jalan sehat dan silaturahmi, Sabtu (20/12).
Tema wisuda Innovate, Inspire, Impact menjadi penegasan arah universitas dalam menghadapi perkembangan zaman yang cepat dan kompleks.
Sandiaga Uno mendorong para lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi menjadi penggerak ekonomi.
UPI meniru falsafah dari pohon bambu. Kita bisa maju bersama-sama, kita bisa melesat bersama-sama apabila kita tidak sendirian
Dies Natalis diwarnai dengan peluncuran Buku Napak Tilas Perjalanan 40 Tahun Teknik Gas & Petrokimia, Teknik Kimia, Teknik Bioproses 1985-2025.
Prof. Sahiron menjelaskan bahwa ekoteologi bukan hanya tentang memelihara alam, tetapi juga tentang memelihara hubungan yang harmonis antara manusia dan lingkungan.
PENDIDIKAN kerap dimaknai sebatas proses belajar-mengajar di ruang kelas. Padahal, mutu pendidikan sesungguhnya dibangun oleh sebuah ekosistem yang lebih luas.
MENTERI Kesehatan memiliki ambisi besar untuk mereformasi sistem pendidikan dokter spesialis di Indonesia.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Sekolah Rakyat (SR) se-Jawa Timur.
Pelaksanaan TKA SD dan SMP tahun 2026 diawali dengan pendaftaran peserta 19 Januari hingga 28 Februari 2026,
Peran warga sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid, sangat strategis dalam memastikan sekolah aman dan nyaman.
Kesejahteraan siswa merupakan faktor penting yang selama ini kurang diteliti di Indonesia, padahal sangat berpengaruh pada perkembangan psikososial dan prestasi akademik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved