Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D mengangkat Purnapaskibraka tahun 2021 se-Provinsi Jawa Timu sebagai Duta Pancasila, Sabtu, (17/12).
Dalam arahannya, Yudian menegaskan tugas para Purnapaskibraka belum selesai, masih banyak tugas mulia yang harus dilakukan untuk ibu pertiwi.
"Setelah mengibarkan dan menurunkan bendera, tugas ade-ade belum selesai, ibu pertiwi memanggil, berdiri-ah gagah menjaga sang-saka Merah Putih," ujarnya.
Yudian juga mengatakan penetapan ini bermakna Purnapaskibraka Duta Pancasila wajib memegang teguh konsensus terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Tidak hanya itu purnapaskibraka se-Provinsi Jawa Timur juga diharapkan dapat menjadi teladan dalam mengarusutamakan Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Baca juga: Kunjungi Batalyon Komposit 1 Natuna, Kepala BPIP Teguhkan Peran TNI Jaga Daerah 3T
"Terutama dalam laku hidup sehari-hari, adik-adik harus menanamkan nilai-nilai Pancasila, Kebangsaan, Persatuan, dan Kesatuan, Cinta Tanah Air serta rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara," jelasnya.
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengajak kepada Purnapaskibraka Duta Pancasila untuk menyatukan tekad dan barisan untuk menjaga Ideologi Pancasila dam Negara Kesatuan Repubik Indonesia.
"Saya ingin mengajak kita menyatukan pikiran menyatukan gerakan menyatukan barisan bahwa negeri ini butuh pagar untuk menjaga negara," ajaknya.
Khofifah juga mengajak kepada Purnapaskibraka Duta Pancasila untuk merenung pesan Gusdur dalam menanamkan nilai-nilai Perjuangan yang penuh pengorbanan.
"Gus Dur sering menyampaikan pesan kepada ABG Anak Buah Gus Dur kata Gus Dur begini Hidup itu memang perlu perjuangan setiap perjuangan butuh pengorbanan setiap pengorbanan besar pahalanya ini harus dalam satu rangkaian," paparnya.
Ia bahkan menegaskan kebhinekaan yang ada di Indonesia khususnya Jawa Timur harus diikat oleh Pancasila sebagai penguat keberagaman.
"Keberagaman suku beragam agama beragam bahasa beragam adat istiadat beragam-ragam ini harus diikat dan ikatannya adalah Pancasila," tegasnya.
Ia juga mengucapkan terimakasih kepada BPIP yang telah mengangkat Purnapaskibraka Jawa Timur menjadi Duta Pancasila untuk bekerja bersama sama dalam bingkai Pancasila.
"Kita diajak oleh Kepala BPIP Prof. Yudian atas nama bangsa dan negara maka kita diajak meniti jalan keluhuran bangsa", tutupnya.
Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi BPIP Dr. Rima Agristina, S.H., S.E., M.M melaporkan jumlah Purnapaskibraka yang Diangkat menjadi Duta Pancasila sebanyak 1147 orang berasal dari Kabupaten Kota di Provinsi Jawa Timur.
Ia berharap Purnapaskibraka Duta Pancasila dapat mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
"Kita tentu harapkan adik-adik dapat mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam laku kehidupan sehari-hari dari hal yang kecil," tutupnya.
Dalam kesempatan tersebut hadir Direktur Evaluasi BPIP Edi Subowo, S.H., M.H, Duta Pancasila Purnapaskibraka Indonesia, Forkopomda Provonsi Jawa Timur. (RO/OL-09)
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
AWAL tahun 2026 menghadirkan sebuah kejutan penting bagi Indonesia.
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
SERANGAN Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela menandai kembalinya praktik unilateralisme secara terang-terangan dalam politik internasional. T
Tanpa Pancasila sebagai bingkai, demokrasi lokal hanya akan sibuk merayakan prosedur, tetapi gagal menghadirkan keadilan.
Simak penjelasan lengkap mengenai macam-macam ideologi di dunia, mulai dari Liberalisme, Komunisme, hingga Pancasila, serta karakteristik utamanya.
Pengalaman menjadi korban perundungan dapat menimbulkan rasa dendam, penolakan sosial, dan kehilangan makna diri, yang dapat membuat remaja lebih rentan terhadap pengaruh ideologi ekstrem.
BPIP bukan sekadar simbol pembinaan ideologi, tetapi menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila.
Dalam konteks geopolitik modern, konsep proxy war atau perang perwakilan memiliki peran penting dalam memahami dinamika kekuatan global
Semua komponen bangsa harus bahu membahu menciptakan rasa aman sebagaimana arahan Presiden RI.
Dengan politik jalan tengah itu, Bivitri mengatakan program-program yang ditawarkan partai politik sekadar gimik belaka, bukan program yang berkarakter ideologi kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved