Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT sangat membutuhkan edukasi terkait layanan kesehatan yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Untuk itu, diharapkan ada perantara yang dapat menyampaikan program dan layanan BPJS kesehatan kepada masyarakat, salah satunya media massa.
Hal itu diungkapkan Direktur BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti saat pertemuan dengan Media Indonesia, Jumat (2/11). "Salah satu hal yang luar biasa untuk kita bisa bekerja sama dengan beberapa pihak termasuk Media Indonesia. Ini merupakan hal yang cukup menggembirakan dan memang kita perlukan untuk mendidik dan memberi edukasi masyarakat," kata Ghufron.
Ia menjelaskan, sebagai badan pelayanan publik, BPJS menyadari bahwa tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang berkualitas semakin tinggi. Kondisi tersebut, kata dia, harus bisa disiasati dengan memanfaatkan teknologi sebagai salah satu peluang untuk memberikan pelayanan yang cepat dan mudah.
Atas berbagai inisiasi dan inovasi yang dilakukan BPJS Kesehatan, Ghufron menyampaikan institusinya berhasil terpilih menjadi Indonesian Best Brand Award (IBBA) Tahun 2022 kategori Asuransi Kesehatan dengan predikat Platinum yang diselenggarakan oleh Majalah SWA dan MARS. Penghargaan tersebut diperoleh karena BPJS Kesehatan dinilai berhasil menjaga sustainabilitas penyelanggaraan Program JKN di masa pandemi hingga menciptakan inovasi berbasis teknologi sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Saat ini, BPJS Kesehatan berupaya untuk memperkuat digitalisasi layanan. Di era perkembangan teknologi informasi, BPJS Kesehatan harus bisa menjawab kebutuhan masyarakat dengan menghadirkan pelayanan berbasis digital untuk mempermudah akses peserta tanpa adanya kendala,” ungkap Ghufron.
“Intinya kita sekarang ada enam fokus, tapi yang paling ingin kita tekankan yaitu peningkatan mutu layanan dengan berbagai macam inovasi. Bagaimana meningkatkan mutu itu dengan kolaborasi. Jadi memang kita butuh banyaknya ide inovasi ini bisa termanage dengan baik,” imbuhnya.
Senada, Direktur Utama Media Indonesia Gaudensius Suhardi mengatakan di era saat ini kolaborasi amat diperlukan, terutama untuk menyebarkan ilmu pengetahuan.
“Media Indonesia telah berhasil menjalin kerjasama dengan berbagai institusi pendidikan IPB, UGM, NU, Muhammadiyah untuk membagikan ilmu pengetahuannya lewat tulisan opini, tradisi lisan. Kami mengajak BPJS juga turut menyumbangkan pengetahuan yang berguna, terutama soal layanan kesehatan,” ujar Gaudens. (OL-15)
Media Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan.
HARIAN Umum Media Indonesia mendapat penghargaan sebagai Media Cetak Nasional Terbaik dalam ajang Adam Malik Awards 2026 dari Kementerian Luar Negeri RI.
Media Indonesia Raih Penghargaan Media Cetak Terbaik
Teknologi artificial intelligence yang semula sekadar alat yang bersifat pasif --semacam kalkulator yang menunggu instruksi-- menjadi AI yang bertindak sebagai kolaborator sejati.
Diketuai oleh Usmandie Andeska, acara Reuni Media Indonesia dihadiri sekitar 250 mantan karyawan Media Indonesia.
Lilik bercerita, tulisannya mengangkat cerita perjalanan panjang energi. Mulai dari minyak mentah sampai menjadi produk BBM yang ramah lingkungan dan produk gas
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved