Sabtu 26 November 2022, 08:00 WIB

Legislator Dukung Keputusan Pemerintah Beri Vaksin Booster Dosis Kedua bagi kelompok Rentan

Mediaindonesia.com | Humaniora
Legislator Dukung Keputusan Pemerintah Beri Vaksin Booster Dosis Kedua bagi kelompok Rentan

Dok. DPR RI
Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo

 

ANGGOTA Komisi IX DPR Rahmad Handoyo mendukung keputusan pemerintah dalam memberikan vaksinasi booster dosis kedua bagi masyarakat kelompok rentan.

"Kami mendukung karena lansia termasuk juga bagi sejawat yang bekerja di rumah sakit lebih rentan dan berisiko tinggi. Saya rasa sudah tepat dan wajar pemerintah mengambil kebijakan itu, dalam rangka melindungi dan mengurangi potensi peningkatan hospitality rate," kata Rahmad di Jakarta.

Pemerintah mulai menyuntikkan vaksin booster dosis kedua. Kebijakan itu dinilai sudah tepat, terutama untuk melindungi kelompok berisiko tinggi seperti, penderita komorbid, lansia, dan tenaga kesehatan.

Rahmad Handoyo mengatakan, data statistik menunjukkan masih banyak yang meninggal karena Covid-19. Angka lansia yang harus dirawat di rumah sakit karena Covid-19 juga masih tinggi.

Tenaga kesehatan juga berisiko tinggi karena setiap saat kontak langsung dengan pasien di rumah sakit.

Baca juga : Awas! Indonesia Peringkat Dua Kasus TB Terbanyak se-Dunia

Oleh karena itu, Rahmad menilai keputusan pemerintah memberikan vaksin booster dosis kedua sudah tepat, terutama untuk kelompok rentan. Harapannya, korban meninggal dan yang dirawat bisa terus berkurang, penularan virus bisa semakin dicegah.

Sementara penyelenggaraan vaksin booster dosis kedua berdasarkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/5565/2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Booster ke-2 Bagi Kelompok Lanjut Usia. Booster dosis kedua menggunakan IndoVac, vaksin Covid-19 produksi dalam negeri.

Presiden Joko Widodo sudah mendapatkan vaksin booster dosis kedua pada Kamis, 24 November 2022. Presiden mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan vaksinasi Covid-19 secara lengkap.

Saat ini Indonesia telah menyuntikkan 205 juta dosis vaksin pertama, 172 juta dosis vaksin kedua, 66 juta dosis vaksin penguat pertama, dan 730 ribu dosis vaksin penguat kedua. (Ant/OL-7)

Baca Juga

Ist

Aksi Bom Bunuh Diri bukan Bagian dari Amalan Jihad

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 08 Desember 2022, 18:34 WIB
Musuh yang dianggap dalam Islam adalah mereka yang memerangi Islam. Sementara tidak ada bukti satu pun yang bisa ditunjukkan bahwa...
ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Kemenkes Temukan Subvarian Anyar BN.1

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 08 Desember 2022, 18:30 WIB
Saat ini pemerintah mengimbau kepada masyarakat untuk segera melengkapi dosis vaksin ketiga, dan untuk lansia bisa melengkapi dosis hingga...
DOK Humas Pemkot Tangsel

Wali Kota Tangsel Ajak Warga Kunjungi Pameran Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 08 Desember 2022, 18:19 WIB
PAMERAN dan Tabarruk Artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW dan Para Sahabat RA, resmi dibuka Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya