Sabtu 12 November 2022, 12:59 WIB

Forum Kementerian Kesehatan G20 Sepakati Bangun 'Pandemic Fund'

Dinda shabrina | Humaniora
Forum Kementerian Kesehatan G20 Sepakati Bangun

ANTARA FOTO/Media Center G20 Indonesia/Aditya Pradana Putra
Logo G20 Indonesia 2022

 

The 2nd Joint Finance and Health Ministers’ Meeting (JFHMM) atau pertemuan menteri keuangan dan kesehatan G20 telah menyepakati membentuk ‘pandemic fund’ untuk menanggulangi kesenjangan anggaran penanganan pandemi Covid-19.

Pertemuan para Deputi itu membahas konsensus kementerian keuangan dan kementerian kesehatan untuk berkolaborasi serta memperluas mandat gugus tugas presidensi sebelumnya.

Dalam kurun waktu 6 bulan terakhir, anggota G20 telah bersepakat membentuk Dana Pandemi (Pandemic Fund yang sebelumnya adalah Financial Intermediary Fund (FIF) untuk Pandemic Prevention, Preparedness, and Response) serta menyusun tata kelola dana Pandemi ini.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan ada kesenjangan dalam arsitektur kesehatan global dalam mempersiapkan dan merespons ancaman kesehatan secara memadai.

“Kesepakatan awal yang sangat menjanjikan. Karena dalam beberapa bulan pembicaraan dana tersebut sudah mendapatkan komitmen sebesar itu. Komitmen ini dibawa menuju agenda Leaders Summit G20,” kata Kunta, Jumat (11/11).

Baca juga: Wapres Serahkan Bantuan Baznas Microfinance di Masjid Tangsel

Angka 1,4 miliar dolar AS, kata dia, sudah terkumpul untuk mengatasi kesenjangan dalam Kesiapsiagaan dan Respons Pencegahan Pandemi. Dana Pandemi ini merupakan sumber daya tambahan yang nantinya ditujukan untuk mempersiapkan dalam kondisi mendesak.

Negara donor tersebut ialah Australia, Canada, Komisi Eropa, Perancis, Jerman, China, India, Indonesia, Italia, Jepang, Korea, Selandia Baru, Norwegia, Afrika Selatan, Singapura, Inggris, Spanyol, Amerika Serikat dan UEA. Selanjutnya tiga filantropi, yaitu The BIll & Melinda Gates Foundation, The Rockefeller Foundation, dan Wellcome Trust.

Tidak hanya delegasi negara G20, turut hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan lembaga donor seperti GAVI (Global Alliance for Vaccine and Immunization), Bank Dunia (WB), IMF, Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI), dan lembaga internasional seperti UNICEF, UNDP dan WHO. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA

Erick Thohir Sosok Yang Bekerja Nyata, Bukan Hanya Retorika

👤Widhoroso 🕔Selasa 29 November 2022, 18:42 WIB
MENTERI BUMN Erick Thohir dinilai sebagai sosok pemimpin yang terbukti bekerja nyata bukan hanya beretorika dalam menyampaikan...
Antara

Resmikan AMN, Presiden: Memperkuat Persatuan Mahasiswa

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 29 November 2022, 18:15 WIB
Setelah Surabaya, pemerintah akan membangun Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) di berbagai kota. Seperti, Manado, Yogyakarta dan...
Antara

20 Satwa Liar Endemik Dilepasliarkan di Suaka Alam Gunung Sahuwai

👤Atalya Puspa 🕔Selasa 29 November 2022, 18:00 WIB
Sebelum dilepasliarkan, sejumlah satwa terlebih dahulu menjalani proses karantina, rehabilitasi dan pemeriksaan kesehatan di Kandang Pusat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya