Sabtu 29 Oktober 2022, 09:15 WIB

Ini Macam-Macam Sumber Energi yang Ada di Bumi

Mesakh Ananta Dachi | Humaniora
Ini Macam-Macam Sumber Energi yang Ada di Bumi

ANTARA/Irwansyah Putra
Pekerja membersihkan panel surya di Twins Caffe, Banda Aceh, Aceh.

 

SUMBER energi adalah segala sesuatu yang berada di sekitar kita, yang dapat menghasilkan energi yang dapat menciptakan suatu usaha atau kerja. Maka, berikut adalah sumber sumber energi yang ada di bumi.

Energi matahari

Energi matagari, matahari disebut sebagai sumber energi terbesar di bumi

Energi matagari, matahari disebut sebagai sumber energi terbesar di bumi. Foto: Medcom.id

Energi matahari merupakan sumber energi terpenting bagi kehidupan manusia.

Sebagai sumber energi paling umum dan mudah ditemukan, energi matahari dapat diolah dengan cara Solar Harness. 

Baca juga: Yuk Mengenal Jenis-Jenis  Pembangkit Listrik

Solar Harness adalah penggunaan sel surya yang dirancang untuk mengubah energi matahari menjadi energi listrik. 

Energi matahari dapat diubah menjadi bentuk energi lain seperti panas dan listrik dengan menggunakan pembangkit listrik tenaga fotovoltaik (PLTS). Energi matagari, matahari disebut sebagai sumber energi terbesar di bumi.

Energi panas Bumi

Geothermal energy atau energi panas bumi

Geothermal energy atau energi panas bumi dalam kerak bumi. Foto: Medcom.id

Energi panas Bumi adalah energi yang berasal dari dalam Bumi. Selain itu, energi panas bumi melimpah dan dapat dikatakan sebagai energi terbarukan, sehingga tidak perlu dikhawatirkan energi panas Bumi akan habis.

Energi panas ini dihasilkan di pusat Bumi, diperkirakan berada 4.000 mil di bawah permukaan.

Energi panas Bumi berasal dari inti luar Bumi, yang terbentuk dari lava panas yang disebut magma. Energi panas Bumi merupakan sumber energi alternatif yang relatif ramah lingkungan.

Panas Bumi dihasilkan oleh peluruhan partikel radioaktif dalam batuan. Mata air panas alami, atau mata air panas, dihasilkan ketika panas bumi mencapai reservoir bawah tanah.

Energi angin

Energi Angin

Pembangkit listrik tenaga angin. Foto: Medom.id

Energi angin adalah energi yang dihasilkan oleh udara dan bertiup ke dalam tanah. Anda dapat mengubah energi angin menjadi mekanik untuk menciptakan bisnis.

Tentu saja, upaya tersebut berkaitan dengan keberlangsungan kehidupan manusia di Bumi.

Penggunaan energi angin dimulai pada abad ke-7 SM. Dari Persia, yang menggunakan kincir angin untuk menggiling beras, memotong kayu, dan menghasilkan bentuk energi mekanik lainnya.

Di Indonesia ada dua pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT) bertenaga angin di Indonesia ada di Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Tolo di Kabupaten Jeneponto dan di Sulawesi Selatan, PLTB Sidrap di Kabupaten Sidenreng Rappang.

Energi biomassa

Energi biomassa napier grass

Energi biomassa bisa berasal dari napier grass atau rumput gajah. Foto: Medcom.id

Sumber energi biomassa sendiri dapat berasal dari bahan organik antara lain tumbuhan, tumbuhan hidup, kayu mati, serpihan kayu, hewan, mikroorganisme, dan sampah organik.

Energi dari biomassa juga dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga biomassa (PLTBm).

Energi gas alam

Energi gas alam

Energi gas alam. Foto: Medcom.id

Gas alam merupakan sumber energi yang berasal dari fosil tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme, yang telah tersimpan di bawah tanah selama ribuan bahkan jutaan tahun. 

Gas alam terutama digunakan untuk produksi bahan bakar, tetapi juga digunakan sebagai komponen utama dalam produksi amonia dan pupuk.

Energi air

Energi air

Salah satu pembangkit listrik tenaga air. Foto: Medcom.id

Pembangkit listrik tenaga air adalah energi yang menggunakan gerakan air dari bendungan atau aliran air yang mengalir untuk menghasilkan tenaga air atau tenaga air. 

Penggunaan energi air tergambar dalam pemanfaatan pembangkit listrik tenaga air untuk kehidupan yang lebih baik (PLTA).

Energi pasang surut

Energi pasang surut

Energi pasang surut. Foto: esdm.go.id

Energi pasang surut dapat dilakukan dengan menggunakan kondisi pasang dan surut dalam lautan.

Tenaga pasang surut dianggap lebih mungkin menghasilkan hasil terbesar dibandingkan dengan tenaga surya dan angin.

Namun pemanfaatan energi pasang surut masih rendah. Hal ini karena biaya yang tinggi. (OL-1)

Baca Juga

Antara

KPI Dukung Pelaksanaan ASO Tahap II

👤Ant 🕔Rabu 30 November 2022, 23:08 WIB
Adapun wilayah-wilayah yang akan melaksanakan ASO tahap II ini antara lain Kota Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang dan...
Antara

Stigma Negatif Masih Melekat pada ODHIV

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 30 November 2022, 22:51 WIB
Padahal, penularan HIV bisa terjadi dengan berbagai cara. Mulai dari penggunaan jarum suntik yang tidak aman, transfusi tidak aman, hingga...
Ist

Wamenag Soroti Minimnya Riset Tentang Zakat

👤Widhoroso 🕔Rabu 30 November 2022, 20:56 WIB
Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi, Rabu (30/11) secara virtual membuka The 6th Indonesian Conference of Zakat (ICONZ)...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya