Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
EPIDEMIOLOG Pandu Riono menegaskan masyarakat terutama calon jemaah haji dan umrah yang hendak melakukan perjalanan ke tanah suci tidak perlu khawatir, jika belum melakukan vaksin meningitis. Terlebih, setelah Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan aturan bahwa syarat vaksin meningitis sudah tidak diwajibkan.
“Kalau pemerintah arab saudi tidak mewajibkan berarti aman. Artinya mungkin WHO juga tidak mewajibkan,” kata Pandu kepada Media Indonesia, Kamis (27/10).
Baca Juga: Syarat Mahram Bagi Jemaah Umrah Perempuan Dihapus
"Sebenarnya ketakutannya kan ada di negara-negara yang kemungkinan masih ada meningitisnya. Maka semua diwajibkan. Tapi untuk situasi Arab Saudi sendiri saya kurang tahu ya. Tapi kalau ternyata sudah dihapus syaratnya, ya sudah,” imbuh dia.
Pandu menyampaikan masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan. Pemerintah Arab Saudi, kata Pandu, pasti telah memiliki pedoman mengapa syarat vaksin meningitis bagi jemaah tidak lagi diwajibkan.
"Nggak usah panik. Kalau dari sana nggak mewajibkan, kenapa kita harus vaksinasi? Kan vaksinasi mesti keluar duit. Sudah bayar umrah mahal, ya kan? Ya sudah ikuti saja, kalau Pemerintah Saudi tidak mewajibkan ya kita (pemerintah Indonesia) juga tidak perlu mewajibkan,” tandasnya. (OL-13)
Baca Juga: Vaksin Meningitis Langka, Jemaah Umrah Jangan Sampai Terlantar
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Hari Meningitis Sedunia yang diperingati 5 Oktober mengingatkan pentingnya deteksi dini dan vaksinasi cegah penyakit yang menyerang otak dan sumsum tulang belakang.
SEBANYAK 252 calon jemaah haji (Calhaj) Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung (Babel), menjalani vaksin meningitis dan polio di sejumlah puskesmas.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) lakukan vaksinasi meningitis gratis bagi 500 peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.
Selain vaksin meningitis, CJH juga akan mendapat vaksin influenza secara gratis
Vaksin meningitis merupakan cara penting untuk melindungi individu, terutama mereka yang berada dalam kelompok berisiko tinggi, dari penyakit meningitis.
Pembagian syarikah dilakukan berdasarkan embarkasi guna memastikan layanan jemaah lebih terfokus dan terkoordinasi.
Pemahaman terhadap regulasi media sosial di Arab Saudi menjadi hal penting yang wajib ketuhui, baik oleh petugas maupun jemaah haji.
Jemaah haji diharapkan mulai membangun kebiasaan positif sejak dini untuk menghadapi perbedaan iklim dan aktivitas fisik yang berat di Arab Saudi.
Menjelang eberangkatan ibadah haji yang dijadwalkan pada April mendatang, para jemaah yang telah melunasi biaya haji dan dinyatakan sehat diimbau untuk mulai menerapkan pola hidup sehat
Selain kesehatan fisik, pemeriksaan tahun ini juga mencakup penilaian kesehatan mental dan kognitif untuk mendeteksi gejala demensia.
Pelunasan Bipih jemaah khusus sudah mencapai 98,41 persen atau 16.310 orang dari kuota 17.680 jemaah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved