Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mendatangkan Fomepizole yakni obat penawar (antidotum) bagi pasien Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) dari Singapura, Australia, dan pekan depan akan datang lagi dari Jepang sebagai hibah.
Obat tersebut penawar dari racun Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang diduga berasal dari obat sirop.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. M Syahril mengatakan pihaknya akan kembali mendatangkan 10 vial Fomepizole pada hari ini, Kamis (27/10).
"Dan 10 vial lagi yang akan datang pada hari ini yang akan didistribusikan ke rumah sakit rujukan pemerintah yang merawat pasien," kata Syahril dalam konferensi pers secara daring, Kamis (27/10).
Sementara 16 vial yang didatangkan dari Australia pada tanggal 22 Oktober lalu telah didistribusikan ke Rumah Sakit M. Djamil Padang, Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya, Rumah Sakit Adam Malik Medan, dan Rumah Sakit Zainal Abidin Aceh.
"Jadi 30 vial sudah sampai ke Indonesia dari Australia dan Singapura," ucapnya.
Baca juga: Kemenkes: Efektivitas Fomepizole untuk Gangguan Ginjal Akut Capai 90%
Dirinya juga menyampaikan dalam waktu dekat sudah mendapatkan kesanggupan untuk mendatangkan Fomepizole sebanyak 200 vial dari Jepang.
"Merupakan donasi dari perusahaan Takeda (perusahaan farmasi) dan InshaAllah akan datang minggu depan dan kita akan langsung mendistribusikan ke rumah sakit- rumah sakit pemerintah yang direncanakan juga tambahan sebanyak 70 vial Fomepizole yang akan didatangkan lagi dari Singapura," jelasnya.
Diharapkan pengadaan obat mempercepat pengobatan sebagai penawar dari pasien gagal ginjal.
Fomepizole atau obat penawar ini diberikan secara gratis atau tidak berbayar kepada pasien sebagai bagian tanggung jawab pemerintah untuk menangani kasus GGAPA ini.(OL-5)
Trubus menilai bahwa pemerintah lebih memperdulikan nilai ekonomis dan mengabaikan nilai humanis
Kuasa Hukum dari Korban kasus GGAPA, Reza Zia Ulhaq menilai nominal ganti rugi pada keluarga korban Gugatan Class Action Gagal Ginjal Akut Pada Anak (GGAPA) masih jauh dari harapan.
Putusan gugatan gagal ginjal akut pada anak masih jauh dari harapan
Kasus gagal ginjal kronik yang membutuhkan cuci darah di RSHS jumlahnya mencapai 10-20 anak per bulan
PENGADILAN Negeri Jakarta Pusat menggelar sidang lanjutan gugatan class action kasus Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) yang terdampak pada anak-anak
Produsen farmasi disebut harus ikut bertanggung jawab atas kasus Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA).
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Istilah super flu saat ini sedang ramai diperbincangkan seiring meningkatnya kasus influenza.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, teknologi genomik memungkinkan pemeriksaan kesehatan menjadi lebih personal.
Spesialis dermatologi dr. Riva Ambardina Pradita menekankan pentingnya hidrasi dan penggunaan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit selama puasa Ramadan.
Kemenkes menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien peserta PBI dengan status JKN nonaktif sementara hingga tiga bulan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan penyelesaian masalah BPJS dapat dilakukan tanpa menunggu Perpres.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved