Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Saat ini sebagian wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan. Sebagian wilayah lain dalam transisi musim dari kemarau ke musim penghujan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan daerah yang sebagian besar ada di Sumatra, Kalimantan dan Jawa, serta sebagian Bali, NTB, Sulawesi bagian selatan dan Papua telah terdampak bencana akibat cuaca ekstrem berupa banjir, puting beliung, angin kencang, maupun tanah longsor.
Prakirawan Cuaca BMKG Iqbal Fathoni mengatakan dalam beberapa hari ke depan, potensi cuaca ekstrim tersebut masih terdapat di sebagian wilayah Indonesia, antara lain di Sebagian besar wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bali dan NTB.
“Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (hujan lebat-sangat lebat yang dapat disertai kilat atau petir, angin kencang, gelombang tinggi, dan lainnya, dan dampak terhadap bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang,” kata Iqbal kepada Media Indonesia, Selasa (25/10).
Iqbal juga meminta agar masyarakat tetap tenang dan tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang sewaktu-waktu dapat terjadi, khususnya bagi masyarakat yang tinggal dan berada di daerah rawan bencana banjir atau banjir bandang.
“Masyarakat dihimbau agar dapat mengenali potensi bencana di lingkungannya dan mulai memahami cara mengurangi resiko bencana tersebut misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan, menata lingkungannya, dan sebagainya,” jelas Iqbal.
Ia juga mengimbau agar masyarakat tetap mengupdate informasi prakiraan cuaca beserta potensi banjir yang dikeluarkan BMKG melalui website, akun sosial media resmi yang dikelola BMKG, serta dapat langsung datang ke kantor BMKG yang terdapat pada tiap-tiap provinsi di Indonesia untuk mengetahui kondisi cuaca dan prediksi cuaca ke depan.
“BMKG selalu mengupdate provinsi dengan status SIAGA dampak hujan lebat, akan rutin kami update setiap hari. Untuk informasi lebih lengkap dapat mengakses signature.bmkg.go.id,” tandasnya. (OL-12)
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Bencana banjir dipicu cuaca ekstrem di Kudus dan Patimeluas, di Kabupaten Kudus merendam 8 desa di 4 kecamatan dan Kabupaten Pati merendam dan 59 desa di 15 kecamatan
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat cuaca ekstrem yang meluas di berbagai wilayah Indonesia pada periode 13–19 Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved