Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis bedah onkologi dari Universitas Indonesia Farida Briani Sobri mengatakan pemakaian bra dengan bahan dan ukuran sesuai akan memberikan manfaat utama sebagai penopang payudara.
"Tidak masalah merek atau warna, tapi pilih yang nyaman dan ukuran sesuai karena bra itu tujuannya menopang," kata Farida, dikutip Kamis (20/10).
Terkait Hari Tanpa Bra pada 13 Oktober yang berlangsung di tengah bulan kesadaran kanker payudara, dia mengatakan kebiasaan tidak memakai bra bisa saja dilakukan untuk pemilik payudara berukuran kecil.
Baca juga: Benarkan Bra Berkawat Picu Kanker?
Sebaliknya, perempuan yang memiliki payudara berukuran sangat besar akan merasa lebih nyaman saat memakai bra. Sebab, mereka bisa merasa nyeri bila buah dadanya tidak ditopang dengan bra.
"Karena akan membebani otot di belakang payudara, namanya otot pektoralis," katanya.
Dia meyakinkan pemakaian bra tidak akan mempengaruhi munculnya masalah kulit atau sirkulasi darah bila bahannya nyaman dan menyerap keringat serta ukuran sesuai.
"Selama bra tidak terlalu ketat, sirkulasi tidak akan terganggu," katanya.
Penting juga untuk menjaga kebersihan dengan cara rajin mengganti bra agar tidak menimbulkan masalah di kulit.
Mengenai pemakaian bra saat tidur, Farida mengatakan boleh saja tidur tanpa bra bila hal itu dirasa lebih nyaman.
"BH itu kan menopang payudara saat aktivitas dan ada gravitasi agar bisa beraktivitas dengan nyaman," katanya.
Jadi, wajar bila ada perempuan yang memilih tidur tanpa bra demi kenyamanan. Namun, semua kembali lagi kepada tiap individu.
Ada juga perempuan yang punya buah dada berukuran besar dan merasa lebih nyaman menggunakan bra agar payudara tidak menggelambir saat berbaring.
"Jadi ada yang nyaman pakai bra saat tidur," katanya.
Mengenai tampilan payudara, ada banyak faktor yang mempengaruhi bentuk payudara, salah satunya nutrisi. Gizi yang bagus mempengaruhi jaringan ikat, yang mempertahankan struktur anatomi payudara, agar lebih sehat.
"Ketika perempuan menua dan payudara sudah kendur, lebih ke jaringan ikat sudah berkurang," jelas dia.
Faktor-faktor yang mempengaruhi meliputi nutrisi, genetik, penopang seperti bra, pola hidup sehat serta postur tubuh juga kesehatan seseorang.
Ia menambahkan hamil dan melahirkan bukan faktor penentu yang menyebabkan payudara menjadi kendur.
"Ada banyak orang yang setelah melahirkan payudaranya juga tetap bagus," kata dia.
Di tengah maraknya makanan yang diklaim mengandung kolagen, dia mengatakan belum ada penelitian apakah asupan kolagen dari makanan akan menyokong kolagen di jaringan ikat payudara.
Ada penelitian yang menyatakan asupan oral kolagen dalam jangka pendek dan panjang mungkin mempengaruhi penyembuhan luka serta mengurangi kecepatan penuaan kulit. Suplemen oral kolagen juga disebut dapat menghidrasi kulit dan meningkatkan elastisitas.
Namun, belum ada penelitian yang mengaitkan asupan kolagen dan kepadatan payudara.
"Kalau mau ngomong payudara, jaringan yang bikin melorot dan tegak itu bukan semata kulit, tapi jaringan ikat yang ada di dalam kulit," kata Farida.
Hari Tanpa Bra, kata dia, dibuat untuk mendorong kesadaran terhadap kanker payudara.
Para perempuan diajak untuk mengenali payudara mereka saat tanpa bra, memeriksa payudara sendiri untuk mendeteksi bila ada gejala-gejala yang patut diwaspadai seperti benjolan atau cairan abnormal dari puting. (Ant/OL-1)
Seiring mudahnya akses terhadap produk skincare di pasaran, edukasi berbasis sains sangat krusial agar masyarakat dapat memilih produk dengan benar dan aman.
Kylie Jenner mengungkapkan bahwa ia menjalani terapi sel punca untuk menangani sakit punggung yang tak kunjung reda sejak melahirkan anak bungsunya.
DIKENAL sebagai pribadi yang praktis dalam tiap aspek kehidupan, Grace Tahir selalu mengutamakan efisiensi, termasuk dalam urusan perawatan kulit.
OMG Creator Fest 2025: Beautytainment Universe berlangsung pada 13-16 November 2025 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta.
K Beauty Camp tidak hanya membawakan produk-produk saja yang dapat pengunjung coba di tempat, namun seluruh pengunjung juga berkesempatan mencoba berbagai experience zone.
Cosmobeaute 2025 diprediksi menjadi ajang berkumpulnya 17.000 pengunjung profesional dari berbagai sektor, dengan partisipasi 450 perusahaan peserta.
Banyak perempuan bertanya-tanya, apakah pakai bra saat tidur bisa menyebabkan kanker payudara? Mitos ini sudah beredar sejak lama dan sering membuat bingung.
Kanker payudara merupakan jenis kanker yang terjadi ketika sel di dalam payudara berkembang secara abnormal.
TERUS sebarluaskan pentingnya pemeriksaan payudara sejak dini untuk mencegah peningkatan kasus kanker payudara di tanah air.
Memakai bra berkawat dalam aktifitas harian sering kali menimbulkan masalah. Kawat yang terlalu ketat atau tidak sesuai dengan ukuran tubuh bisa menyebabkan sesak bahkan iritasi.
APAKAH kamu pernah melihat remaja laki-laki yang payudaranya membesar? Apakah hal tersebut berbahaya? Dokter Spesialis Anak menjelaskan hal tersebut.
Mastitis, atau peradangan pada payudara, adalah masalah umum yang dapat dihadapi ibu menyusui.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved