Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKTOR pendidikan tinggi Indonesia saat ini masih kekurangan pendanaan atau under funded. Dengan jumlah perguruan tinggi (PT) yang begitu banyak sekitar 3.900-an dan jumlah mahasiswa yang terus bertambah setiap tahunnya mencapai 8,9 juta, sangat berpengaruh pada sistem pendanaannya.
"Seperti saya sampaikan, pendidikan tinggi kita masih under funded. Sebagai ilustrasi, kalau dirata-rata, saat ini subsidi pemerintah per mahasiswa PTN sekitar Rp5-10 juta per mahasiswa per tahun," ujar Dirjen Dikti-Ristek, Prof. Nizam, Rabu (19/10).
Bila dibandingkan dengan negara tetangga, kata Nizam, negara seperti Malaysia pendanaannya berkisar Rp40-80 juta per mahasiswa. Apalagi dibandingkan Singapura yang pendanaan dari pemerintah mencapai belasan bahkan puluhan triliun per tahun di masing-masing perguruan tinggi.
Lantas, kondisi tersebut, menurut Nizam merupakan PR bangsa Indonesia. Hingga kini pemerintah terus mendorong berbagai upaya untuk meningkatkan pendanaan pendidikan tinggi. Selain dari pemerintah, PT juga didorong untuk mengembangkan sistem pembiayaan dengan tetap memperhatikan kualitas dan kondisi ekonomi masyarakat Indonesia.
"Jadi memang sangat perlu untuk dikembangkan sistem pembiayaan pendidikan tinggi yang baik, berkualitas, berkeadilan dan berkelanjutan agar PT kita betul-betul berdaya saing.
Terbatasnya pendanaan memang cukup berpengaruh pada capaian-capaian di sektor pendidikan tinggi di tanah air. Sumber daya yang terbatas juga menyebabkan adanya kesenjangan antara PT baik PTN dan PTS, maupun PT di kota dan daerah. "Sumber daya yang ada untuk PTN saja belum mencukupi untuk mencapai standar pendidikan tinggi yang kompetitif," kata dia.
Sebelumnya, Bappenas melaporkan ada empat isu strategis pendidikan tinggi yang membutuhkan intervensi kebijakan. Pertama, pemerataan akses ke perguruan tinggi yang berkualitas. Kedua, sumber daya manusia yakni lulusan perguruan tinggi yang berkualitas. Ketiga, penguatan tata kelola pendanaan perguruan tinggi dan terakhir adalah peningkatan daya saing pendidikan tinggi. Keempat tantangan ini merupakan hasil identifikasi paruh waktu RPJMN 2020-2024. (OL-15)
Hal tersebut bisa dilakukan melalui program Edutrip untuk mempelajari sistem pendidikan, budaya akademik, dan strategi pengembangan program pendidikan perguruan tinggi di luar negeri.
WARGA binaan pemasyarakatan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy, Bandung, menerima bantuan akses pendidikan tinggi berupa beasiswa perguruan tinggi.
Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul lahir dari sistem pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa ekosistem akademik yang kolaboratif mampu melahirkan capaian kelas dunia.
PERUBAHAN sering bergerak seperti arus di laut dalam; tak tampak di permukaan, tapi cepat dan kuat menentukan arah.
Saksi proyek pengadaan Chromebook Kemendikbudristek akui raup untung Rp10,2 miliar dan kembalikan Rp5,1 miliar ke Kejagung dalam sidang Tipikor Jakarta.
Nadiem menyampaikan bahwa dirinya tetap siap mengikuti persidangan, meski masih menjalani perawatan medis berdasarkan rekomendasi dokter.
Menjawab pertanyaan silang dari Nadiem Anwar Makarim di persidangan, mantan Dirjen PAUD Dikdasmen Hamid Muhammad menegaskan pandangannya tentang integritas mantan atasannya tersebut.
Kejaksaan Agung (Kejagung) membeberkan review singkat atas persidangan dugaan rasuah pada pengadaan sistem Chromebook di Kemendikbudristek.
Sidang kasus dugaan korupsi di Kemendikbudristek Kembali bergulir, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (6/1).
Laman resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yakni https://pip.kemendikbudristek.com/ merupakan portal informasi resmi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved