Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIKOLOG klinis dewasa dari Universitas Indonesia Annisa Prasetyo Ningrum mengatakan sejumlah gangguan kesehatan mental yang berisiko muncul di tengah pandemi kerap terkait dengan kecemasan dan depresi.
"Survei daring dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) 2020 menemukan bahwa gejala gangguan kesehatan mental yang banyak dikeluhkan selama pandemi adalah terkait kecemasan, depresi, serta stres pascatrauma," kata anggota Ikatan Psikologi Klinis Jawa Barat itu, dikutip Senin (17/10).
Untuk meminimalkan risiko mengalami gangguan tersebut, Annisa mengatakan penting bagi individu untuk menerapkan pola hidup sehat yang bisa membantu mengurangi stres. Makan teratur dan memilih makanan sehat, istirahat yang cukup, serta mengurangi kafein dan alkohol adalah langkah pertama.
Baca juga: Kesehatan Jiwa Ditekankan Pada Program Promotif Preventif
Selanjutnya, dia menyarankan untuk membiasakan diri berolahraga. Pasalnya,, aktivitas fisik dapat mengalihkan perhatian dari pikiran negatif serta meningkatkan endorfin dan serotonin, yang membuat kondisi emosional lebih baik.
Sebaiknya olahraga ringan saja seperti jogging, senam, tidak perlu berat, asalkan teratur minimal 30 menit per hari dan enjoy menjalaninya," papar dia.
Kemudian, dia mengajak setiap orang untuk menemukan waktu dalam melakukan hal yang disenangi agar bisa menyegarkan suasana hati dari rutinitas yang monoton.
Setiap orang juga bisa berbagi beban masalah agar tidak terus berkutat dengan pikiran negatif yang biasanya memicu cemas atau stres. Tetap berkomunikasi dengan orang terdekat, baik luring maupun daring.
"Jangan ragu meminta bantuan profesional jika merasa mengalami kesulitan dalam mengelola stres," pesan dia.
Dia menambahkan penting untuk membatasi diri dari pemicu stres, misalnya orang atau situasi hingga berita negatif yang membuat diri merasa tertekan.
Hindari juga pola hidup tidak sehat seperti makan tidak teratur, malas berolahraga, dan sering begadang. (Ant/OL-1)
Reisa Broto Asmoro & Ustaz Akri Patrio ingatkan batasan sharing di medsos saat Ramadan agar tidak merusak mental dan pahala. Simak tips bijak bermedsos di sini.
Tidur cukup bukan sekadar istirahat. Ini 7 manfaat tidur berkualitas bagi kesehatan tubuh dan mental.
Identifikasi trauma pada anak memerlukan kepekaan khusus karena mereka belum mampu mengomunikasikan perasaan mereka secara verbal.
Pelajari ciri-ciri stres fisik, psikologis, dan perilaku serta cara efektif menanggulanginya melalui koping proaktif, mindfulness, olahraga, dan intervensi sosial.
Menggabungkan pendekatan neurosains (neuroplastisitas) dengan strategi praktis menghadapi "AI Fatigue" yang menjadi tren kesehatan di tahun 2026.
Banyak orang, baik penyintas maupun relawan, cenderung mengabaikan kondisi mental mereka sendiri karena fokus utama tersita untuk menolong keluarga atau memenuhi kebutuhan dasar.
Setelah diproduksi, minyak mentah bagian milik negara harus diserahkan kepada Pertamina.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved