Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PERKEMBANGAN teknologi yang membuat dunia serbadigital seperti sekarang memberikan begitu banyak kemudahan dalam segala aspek kehidupan manusia. Kita bisa melakukan aktivitas pekerjaan, belanja, transaksi perbankan, dan aktivitas olahraga hanya dengan memanfaatkan satu perangkat gadget atau gawai.
Segala kemudahan yang ditawarkan perangkat gadget terkadang seakan membuat penggunanya lupa waktu dalam pemakaiannya. Pemakaian gawai secara berlebihan yang bahkan sudah tergolong kecanduan akan menimbulkan berbagai dampak negatif untuk kehidupan penggunanya. Selain dapat menyebabkan masalah psikologi, hal itu juga dapat mengganggu kesehatan.
Influencer kesehatan, Okky Alparessi, mengatakan olahraga sangat diperlukan untuk kesehatan tubuh dan harus diseimbangkan dengan rutinitas kerja. "Kita harus bisa menyeimbangkan antara aktivitas pekerjaan dengan olahraga. Pekerja yang rutin berolahraga cenderung lebih sulit untuk merasa stres dengan pekerjaannya dibandingkan orang yang jarang berolahraga," jelasnya dalam webinar tentang Budaya Sehat di Era Digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi pada Minggu (9/10).
Perkembangan era digital bisa membantu pekerja untuk melakukan olahraga meskipun dilakukan di kantor. "Banyak aplikasi kesehatan saat ini bisa kita gunakan untuk membantu kegiatan olahraga di mana pun kita berada, termasuk kantor. Kita bisa mengikuti tips dan tutorial yang disediakan oleh aplikasi melalui video panduan, misalnya kita bisa melihat gerakan yoga dari video yang disediakan oleh aplikasi kesehatan tersebut," ujarnya.
Kreator konten, Ayu Minarti, mengatakan pandemi korona menjadi titik puncak pengguna ruang digital untuk berolahraga dengan memanfaatkan aplikasi kesehatan. "Pandemi membuat segala aktivitas kita terbatas sehingga kita tidak bisa mengikuti olahraga di lapangan. Dengan hadirnya berbagai aplikasi olahraga kita bisa mengikuti olahraga bersama konten kreator, health influencer, maupun publik figur lewat berbagai video yang mereka bagikan di aplikasi kesehatan maupun media sosial mereka," terangnya.
Ayu juga menjelaskan era transformasi digital memungkinkan pencarian informasi kesehatan bisa didapatkan dengan mudah. "Banyak aplikasi kesehatan dan konten-konten tentang kesehatan yang dibagikan lewat media sosial saat ini memiliki dampak positif sehingga bisa menciptakan budaya sehat di tengah kecanduan penggunaan gadget," ungkapnya.
Vivid Devianti dari Komite Edukasi MAsyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) mengatakan perkembangan dunia digital membuat hidup kita saat ini lebih praktis dan sejahtera. "Media sosial yang berkembang saat ini membuat kita lebih mudah dalam mendapatkan informasi, hiburan, berita, termasuk panduan dalam berolahraga. Hal ini membuat kita memiliki pola kebiasaan baru sehingga kita bisa melakukan semua meskipun dari rumah saja," terangnya.
Lebih lanjut ia mengajak pengguna media sosial untuk membangun kebiasaan yang baik demi mewujudkan ruang digital yang sehat. "Mari kita bangun mindset positif dan gaya hidup sehat dengan tetap memperhatikan etika serta membatasi diri dalam menggunakan media sosial demi terwujudnya kesehatan mental dan fisik penggunanya," pungkas Vivid. (RO/OL-14)
Agar aturan gawai dapat berjalan efektif, orangtua perlu menerapkan pola asuh yang masuk akal dan kolaboratif.
Orangtua perlu membedakan penggunaan gawai untuk kebutuhan produktif dan hiburan.
Pihak sekolah perlu menerapkan pendekatan yang bersifat edukatif dan kontekstual agar kebijakan pembatasan gawai tidak dipandang negatif oleh peserta didik.
TREN warna personal (personal color) semakin populer di kalangan gen Z sebagai cara mengekspresikan gaya. Kini preferensi warna tersebut juga bisa diterapkan pada gadget (gawai).
Meski waktu ideal bermain gawai untuk kebutuhan hiburan maksimal dua jam per hari, kenyataannya banyak anak dan remaja tetap mencari celah untuk melanggarnya.
Hands-on play melatih kemampuan memecahkan masalah, mengasah fokus, dan memicu imajinasi, hal-hal yang sering terabaikan saat melakukan screen time berlebihan.
Apple resmi merilis iOS 26.2.1. Cek apakah iPhone 13, 14, atau SE Anda masih kebagian update fitur AirTag 2 ini. Berikut daftar lengkap kompatibilitasnya.
Apple merilis iOS 26.2.1 dengan fokus utama dukungan AirTag 2 dan perbaikan bug aplikasi Wallet. Simak rincian lengkap pembaruannya di sini.
Bagi pengguna iPhone yang belum sempat melakukan update ke versi 26.2, pembaruan ini akan digabungkan (bundled) sehingga Anda langsung mendapatkan seluruh fitur baru.
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Bermula dari medium ekspresi sederhana, SnackVideo kini berkembang menjadi kekuatan yang mendorong dampak sosial nyata bagi komunitas di berbagai daerah.
Aplikasi ini diunduh oleh dua juta investor di sepanjang tahun ini, naik 37% dibandingkan tahun 2024
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved