Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Mal Grand Indonesia mengklaim telah mengolah limbah minyak jelantah hasil dari bekas penggorengan berbagai tenant menjadi produk biodiesel sebagai bahan bakar minyak ramah lingkungan.
Manajer Komunikasi Korporat Grand Indonesia Dinia Widodo mengatakan inovasi itu merupakan usaha dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui upaya mengurangi pencemaran limbah jelantah.
"Tahun 2021, kami mengumpulkan 9.242 liter jelantah yang kemudian diubah menjadi 4.621 liter biodiesel," ujarnya dalam dialog konservasi misi lestari laut di West Mall Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (28/9).
Dinia menjelaskan pihaknya mengumpulkan limbah jelantah dari tenant-tenant restoran di mal Grand Indonesia. Jumlah yang terkumpul tahun lalu berasal dari 30 persen tenant.
Menurutnya, limbah jelantah yang sudah terkumpul itu dikirim ke Belanda untuk diolah menjadi biodiesel. Program pengolahan jelantah menjadi produk biodiesel sudah berlangsung cukup lama sejak tahun 2019, tapi karena pandemi tidak banyak tenant yang ikut, bahkan ada tenant yang sempat berhenti mengumpulkan jelantah.
"Ini kalau enggak salah baru 30 persen dari tenant kami yang joint. Bisa dibayangkan kalau semuanya bisa ikut jumlahnya akan lebih banyak," terang Dinia.
Berdasarkan hasil penelitian Agonne National Laboratory di Illinois, Amerika Serikat, biodiesel menghasilkan 78 persen lebih sedikit emisi gas rumah kaca dibandingkan bahan bakar minyak jenis solar.
Bahan bakar alternatif itu hanya menghasilkan 2.661 gram karbondioksida per galon ukuran 3,78 liter, sedangkan solar menghasilkan 12.360 gram karbondioksida per galon.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat Indonesia termasuk salah satu negara pengguna minyak sawit terbanyak di dunia yakni 16,2 juta kiloliter per tahun, sehingga mampu menghasilkan potensi minyak jelantah 3 juta kiloliter untuk memenuhi 32 persen kebutuhan biodiesel nasional.
Pemanfaatan jelantah menjadi biodiesel dipandang sebagai cara yang tepat untuk memperkuat ketahanan energi nasional, menyelamatkan lingkungan dari bahaya limbah, serta memangkas kuota impor bahan bakar fosil. (Ant/OL-12)
PENDEKATAN pengelolaan limbah berbasis Product Life Cycle (PLC) kini menjadi strategi kunci bagi perusahaan untuk memastikan keberlanjutan lingkungan.
Indonesia menjadi fokus Blue Generation untuk menghadirkan solusi inovatif yang mendorong partisipasi aktif dalam mengurangi limbah.
Sistem ini bekerja menggunakan panas ekstrem hingga 2.000°C berbasis teknologi plasma, sehingga limbah tidak menghasilkan dioksin dan furan yang berbahaya.
Di banyak kawasan perairan, benda-benda berbahan logam yang tenggelam justru malah menjadi rumah bagi ikan dan organisme laut lainnya.
MCCI memperkuat komitmen terhadap praktik industri yang berkelanjutan ramah lingkungan. Hal itu tercermin melalui penerapan sistem pengelolaan limbah terpadu.
Pemkab Tangerang menutup dan menyegel sebanyak 81 lokasi lapak limbah tanpa izin/ilegal yang ada di wilayah Sindang Jaya
Ia mengungkap akan menggelar perlombaan atau kompetisi antarmal agar pelaku usaha semakin agresif menawarkan program menarik bagi pengunjung.
Nantinya Mall Pluit Junction akan dibuka kembali dengan konsep baru yang lebih modern dan relevan.
KETUA Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja menyatakan turut mengomentari fenomena rombongan jarang beli (Rojali) dan rombongan hanya nanya (Rohana).
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Bali Wayan Koster yang dalam beberapa program pembangunan telah menempatkan nasionalisme sekaligus mencintai produk lokal Bali.
Temuan menunjukkan bahwa paparan iklan di dalam mal mampu menghasilkan brand recall yang lebih tinggi dan meningkatkan keterlibatan audiens dibandingkan media luar ruang lainnya.
Pemerintah Kota Bandung Jawa Barat sudah menyiapkan langkah setelah melihat sejumlah mal sepi pengunjung atau bisa dibilang mati suri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved