Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus berupaya untuk berkontribusi dalam bidang pendidikan melalui penyaluran Beasiswa Bakti BCA.
Program ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan (CSR) melalui payung Bakti BCA yang akan disalurkan kepada mahasiswa berprestasi di 18 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Indonesia.
Membuka tahun ajaran 2022/2023 kali ini, BCA kembali menggelar program beasiswa tersebut yang akan menargetkan 870 mahasiswa penerima.
Seremoni pembukaan beasiswa tahun ajaran 2022/2023 ini dibuka Direktur BCA Antonius Widodo lalu dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis bersama EVP Corporate Communication & CSR Hera F. Haryn kepada 18 pimpinan PTN melalui video conference baru-baru ini.
Acara tersebut juga turut dihadiri para akademisi dan praktisi yang juga akan mengisi materi pada webinar inspiratif yang diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai universitas.
Baca juga: UMT Berikan Beasiswa kepada Puluhan Jurnalis Tangerang Raya
‘’Komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia merupakan tanggung jawab berbagai pihak, tidak terkecuali bagi BCA sebagai bagian dari perbankan nasional," kata Antonius dalam keterangan pers tertulis, Rabu (21/9).
"Secara konsisten Kami menghadirkan program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi yang menjadi salah satu tonggak kemajuan bangsa," ucapnya.
"Tahun ajaran 2022/2023 ini menjadi tahun yang spesial, karena kami akan menjaring lebih banyak lagi mahasiswa berprestasi di Indonesia untuk diasah kemampuan serta diberikan berbagai pelatihan edukatif melalui program beasiswa yang Bakti BCA hadirkan,’’ papar Antonius.
Beasiswa Bakti BCA telah hadir sejak tahun 1990-an dan selama lebih dari 25 tahun pelaksanaannya, BCA terus melakukan evaluasi agar program ini tepat sasaran. Jumlah penerima dan nominal beasiswa juga terus ditingkatkan setiap tahunnya.
Hingga saat ini, 18 PTN penerima beasiswa Bakti BCA adalah Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Airlangga, Universitas Hassanudin, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Cenderawasih, Universitas Udayana, Universitas Brawijaya, Universitas Sumatera Utara, Universitas Sriwijaya, Universitas Andalas, Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Mulawarman, dan Universitas Tanjungpura.
Hera mengatakan, kesuksesan program yang sudah berlangsung selama puluhan tahun ini menjadi salah satu latar belakang BCA tidak pernah putus membantu memfasilitasi pendidikan di Indonesia.
‘’Kami yakin generasi penerus bangsa ini memiliki semangat dan tekat belajar yang semakin kuat, maka dari itu telah menjadi tanggung jawab Kami untuk memfasilitasinya," ujar Hera.
"Melalui program ini, Kami akan memberikan edukasi lebih mendalam mengenai soft skill, Financial planning & investment , leadership, team assignment, webinar kepemimpinan dan lainnya,’’ papar Hera.
Program Beasiswa Bakti BCA adalah bagian dari solusi pilar cerdas dalam Corporate Social Responsibility BCA. Setiap tahunnya BCA berkomitmen untuk melahirkan generasi muda yang berdaya saing tinggi melalui program beasiswa ini.
Tahun ajaran 2022/2023, tercatat dana yang akan dialokasikan untuk Beasiswa Bakti BCA senilai Rp 5,9 miliar, diluar kegiatan pengembangan dan pelatihan selama satu tahun.
Program ini juga merupakan salah satu upaya BCA dalam mempercepat realisasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) dengan mendukung para peserta untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.(RO/OL-09)
Sebanyak 25 siswa SMA Sukma Bangsa Pidie berhasil lulus ke PTN dan PTS melalui jalur SNBP, Poltekkes, dan Beasiswa OSC Medcom.id tahun 2026.
Program beasiswa afirmasi yang saat ini terdapat 1.623 mahasiswa Papua aktif menerima beasiswa, terdiri dari 1.347 di dalam negeri dan 276 di luar negeri.
Pada tahun 2026 ini BPDP menargetkan kuota beasiswa mencapai 5.000 mahasiswa baru dengan fokus pada penguatan kompetensi di bidang teknis dan teknologi perkebunan.
Amartha Fellowship Bootcamp diikuti oleh 60 penerima beasiswa dan berlangsung selama empat hari.
Universitas Budi Luhur (UBL) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional sekaligus membawa pendidikan tinggi Indonesia ke panggung dunia.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
Sudirman Said juga menegaskan bahwa UHN merupakan “kampus nusantara” yang membuka peluang bagi mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
Keberhasilan ini juga mencerminkan komitmen UBSI dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menghadirkan program Genera-Z Berbakti yang menyasar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Kaum milenial khususnya mahasiswa perlu mengasah kemampuan intelektualitas dalam menghadapi persaingan global yang semakin banyak tantangan.
100 mahasiswa lintas program studi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cikarang bakal diterjunkan ke 38 desa pada pertengahan 2026 untuk mengikuti program BSI Explore 2026.
Menggunakan model bisnis Business-to-Consumer (B2C), Sumbu Kakao menyasar UMKM kuliner berbasis arang dan rumah tangga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved