Senin 19 September 2022, 12:25 WIB

UU PDP Bisa Kurangi Potensi Kebocoran Data

Faustinus Nua | Humaniora
UU PDP Bisa Kurangi Potensi Kebocoran Data

MI/SUSANTO
Ilustrasi. Program Acara Hotroom membahas RUU PDP di Grand Studio Metro TV, Jakarta, Rabu (27/4/2022)

 

PAKAR keamanan siber Vaksincom, Alfons Tanujaya menilai hadirnya Undang-undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) bisa mengurangi potensi kebocoran data. Pasalnya, regulasi tersebut akan mempertegas sanksi yang memaksa lembaga atau perusahaan mengelola data-data dengan baik.

"Jelas dengan UU PDP ini akan memberikan sanksi yang jelas dan signifikan kepada pengelola data yang tidak mengelola data dengan baik dan mengalami kebocoran. Ini setidaknya akan mempersulit data bocor karena pengelolaan yang lebih baik," ujarnya kepada Media Indonesia, Senin (19/9).

Baca juga: Komnas Perempuan: KDRT Meningkat Setiap Tahunnya

Menurut Alfons sanksi yang ada dalam UU PDP harus tegas. Ada konsekuensi hukum dan denda yang memberatkan perusahaan atau lembaga bila tidak mengelola data-data dengan baik. "Karena pengelola data khawatir terhadap konsekuensi hukum dan denda yang cukup besar belasan milyar rupiah atau sekian persen dari pendapatan perusahaan," imbuhnya.

Dengan kejadian kebocoran data, RUU PDP menjadi sangat urgen untuk segera disahkan. Ini merupakan momentum untuk memperbaiki sistem perlindungan data pribadi yang belum ditangani dengan baik.

Baca Juga

ANTARA FOTO/Maulana Surya

Pentingnya Autentikasi untuk Standardisasi Obat Tradisional

👤Naufal Zuhdi 🕔Rabu 28 September 2022, 16:12 WIB
Autentikasi perlu dilakukan untuk menambah wawasan terutama pada masyarakat awam untuk mengetahui kebenaran terkait tumbuhan untuk bahan...
Antara

Presiden Janjikan Penambahan Bansos untuk Warga

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 28 September 2022, 14:13 WIB
Program tersebut bisa dilakukan, jika ada ruang fiskal yang cukup dalam APBN. Kepala Negara berpesan kepada penerima, agar...
Ist/DPR

Tim ‘Shadow’ Kemendikbud Ristek Dinilai Merendahkan SDM

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 September 2022, 13:36 WIB
Frasa atau term ‘shadow organization’ dalam penjelasan Nadiem di forum tersebut sangat berlebihan dan merendahkan SDM...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya