Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIKOLOG pendidikan Dra Diennaryati Tjokrosuprihatono M. Psi yang saat ini menjabat Wakil Rektor IV Universitas Pancasila (UP) menyampaikan ada beberapa ciri-ciri anak menjadi perundung.
Pertama, harga diri rendah dan membutuhkan pengakuan. Biasanya, anak itu ingin merasa ditakuti sebagai upaya memperoleh rasa aman.
Anak tersebut juga memiliki kelebihan misalnya dari segi fisik atau lainnya. Dulunya adalah korban perundungan yang tidak terselesaikan dengan baik, sehingga menimbulkan dendam.
"Di sisi lain, ciri-ciri anak yang sering dirundung antara lain tidak memiliki kepercayaan diri, memperlihatkan kelemahan diri dan tidak memiliki kemampuan membela diri, memiliki kelainan atau ciri khusus yang berbeda dengan anak lainnya," kata Diennaryati dalam webinar bertema Perundungan Tanggungjawab Siapa dan Bagaimana Menangkalnya yang diselenggarakan Yayasan Psikologi Unggulan Indonesia (YPUI), di Jakarta, baru-baru ini.
Baca juga: Polisi Tetapkan 4 Tersangka Perundungan Siswa SMP di Kota Malang
Ia juga menyampaikan penyebab perundungan adalah karena anak kurang mempunyai perilaku prososial, yaitu kurangnya kemampuan anak untuk memberikan manfaat dan untuk membuat nyaman orang sekitarnya yang sebenarnya merupakan hasil pembelajaran dari keluarga, sekolah dan masyarakat.
"Jadi, tanggung jawab bukan hanya pada orang tua/keluarga saja, tapi juga terkait sekolah dan masyarakat," ujarnya.
Tanggung jawab orang tua terutama pada pembentukan sikap, kebiasaan dan karakter anak, yang sangat tergantung dari pola asuh orang tuanya.
Diennaryati pun mengemukakan ada 8 hal yang perlu diperhatikan orang tua dalam mendidik anak.
Ia menyebutnya sebagai 8K yaitu Kasih sayang, Keteladanan, Komunikasi 2 arah, Kenyamanan, Kebersamaan, Kesempatan, Keunikan anak, Keadilan. Dengan melaksanakan 8K tersebut, maka akan dihasilkan anak dengan wellbeing yang baik.
Menurutnya, agar anak tidak terlibat perundungan, baik yang dirundung maupun yang merundung, wellbeing seorang anak harus diperhatikan.
"Anak harus merasa bahagia, mempunyai tingkat stress rendah, sehat secara fisik dan mental serta mempunyai kualitas hidup yang baik," pungkas Diennaryati. (RO/OL-09)
Doktor Alim Setiawan Slamet resmi menggantikan Rektor IPB sebelumnya Profesor Arif Satria.
Selain memberangkatkan tim survei yang terdiri dari tiga orang ahli di bidang penanggulangan kedaruratan kebencanaan, maka di kampus juga disiapkan tim gabungan medis, IT, psikolog.
Rektor UICI Prof Asep Saefuddin menegaskan bahwa para cendekiawan memiliki tanggung jawab besar dalam membangun ekonomi berbasis inovasi dan teknologi.
Prof. Farida Patittingi, yang merupakan Wakil Rektor Bidang SDM, Alumni, dan Sistem Informasi Unhas yang ditunjuk oleh Mendikti Ristek untuk mengisi posisi Plh Rektor.
Sebagai Guru Besar sekaligus Rektor UPJ, Prof. Elisabeth Rukmini berkomitmen memperkuat tridharma perguruan tinggi.
Pelantikan di lakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Prof. Ir. Togar Mangihut Simatupang, M.Tech., Ph.D., IPU.
Studi terbaru mengungkap teknik "meta-cognitive doubt". Meragukan pikiran negatif ternyata lebih efektif untuk kembali berkomitmen pada tujuan jangka panjang.
Korps Relawan Bencana di bawah Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), melaksanakan rangkaian Psychosocial Support Program bagi anak-anak yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Poso.
Dialah Saparinah Sadli, perempuan berusia 99 tahun yang menjadi saksi hidup perjalanan panjang ilmu psikologi dan gerakan perempuan di Indonesia.
Talentlytica bersama Unit Usaha Akademik Unpad akan menggelar Workshop Pauli Reimagined pada 4 Oktober mendatang di Bandung, Jawa Barat
Penggunaan pacar AI di platform seperti Character.AI makin populer, tetapi pakar memperingatkan risikonya.
Cinta bukan hanya soal perasaan, tapi juga ilmiah. Pelajari efek hormon ini saat jatuh cinta dan patah hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved