Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
MATA ikan merupakan lapisan kulit yang menebal yang biasanya terdapat di telapak kaki atau bagian tangan. Hal tersebut kerap mengganggu aktivitas, lalu bagaimana agar lekas sembuh dari mata ikan? apakah ada obatnya? Yuk simak penjelasan berikut;
PENGERTIAN MATA IKAN
Mata Ikan (Clavus) adalah kondisi dimana terjadinya penebalan kulit yang paling umum terjadi di telapak kaki, tangan, dan jari. Penebalan kulit ini terjadi karena adanya gesekan organ tubuh dengan permukaan benda secara terus menerus, gumpalan yang biasanya berbentuk bundar tersebut adalah mekanisme yang dilakukan tubuh untuk melindungi permukaan tubuh dari gesekan.
Baca juga: Ini Penyebab Mata Ikan dan Cara Menghilangkannya
PENYEBAB MATA IKAN
Berdasarkan pernyataan sebelumnya, mata ikan tercipta dari gesekan antara permukaan benda dan juga tubuh, gesekan yang terus menerus inilah yang menciptakan mata ikan. Beberapa contoh dari gesekan ini terjadi seperti saat kita menggunakan sepatu berhak tinggi, terutama pada wanita, lalu tidak menggunakan kaus kaki, sering berjalan tanpa menggunakan alas kaki, memiliki kelenjar keringat yang tidak normal yang bisa menyebabkan kelembaban kaki berbeda, menitik beratkan badan pada bagian kaki tanpa merata.
OBAT MATA IKAN
Mata ikan biasanya dapat sembuh dengan sendirinya, namun diikuti dengan waktu yang cukup lama, terutama bila pengidap mata ikan tidak dapat mengubah gaya hidupnya. Oleh karena itu, untuk mencegahnya, pastikan selalu anda menggunakan alas kaki yang pas dan nyaman serta menggunakan kaus kaki yang kering.
Jika anda telah terkena mata ikan, anda bisa mengatasinya dengan salep yang mengandung asam salisilat. Meskipun operasi mata ikan menjadi opsi, namun pada umumnya operasi jarang dipakai, kecuali mata ikan sudah berada pada tingkat tinggi yang mengharuskan operasi segera.(OL-5)
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Stroke yang dipicu oleh fibrilasi atrium cenderung lebih berat dibandingkan stroke pada umumnya.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved