Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI wadah organisasi pelajar Indonesia terbesar di luar negeri, PPI Dunia sedang memperjuangkan RUU Perlindungan Pelajar Indonesia (RUU PPI) agar bisa masuk prioritas dalam pembahasan di DPR RI. PPI Dunia bersilaturahmi dengan anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Nasdem Prananda Surya Paloh di Nasdem Tower, Jakarta Pusat (29/7).
Koordinator PPI Dunia Faruq Ibnul Haqi menyampaikan tujuan silaturahmi adalah untuk mendapatkan dukungan terhadap program PPI Dunia Kabinet Cendekia Apik saat ini yaitu Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Pelajar Indonesia (PPI). Menurutnya, PPI Dunia telah menyusun dan melengkapi daftar inventaris masalah (DIM) dan naskah akademik (NA) sebagai dasar untuk mengajukan RUU PPI.
“Daftar inventaris masalah (DIM) dan naskah akademik (NA) telah disusun rapi oleh Tim Adhoc PPI Dunia yang nantinya akan diserahkan secara formal awal Agustus nanti," ungkap Faruq.
Kandidat doktor perencanaan wilayah dan kota dari University of South Australia itu menambahkan fokus RUU PPI adalah agar pelajar Indonesia yang berada di luar negeri mendapatkan kepastian perlindungan dari negara ketika mendapatkan masalah seperti kesehatan, pendidikan, hukum, dan beberapa masalah lain.
Prananda Surya Paloh merespons aspirasi dari PPI Dunia. Alumni PPI Australia itu juga menyatakan komitmen untuk mendukung dan siap menjadi inisiator untuk usulan RUU PPI.
“Negara wajib hadir untuk memastikan bahwa aset bangsa yang sedang mengenyam Pendidikan di luar negeri terlindungi secara maksimal,” ungkapnya.
Prananda juga mengapresiasi PPI Dunia atas upaya penyusunan DIM dan NA RUU PPI. Ia juga menegaskan Partai Nasdem siap mengawal dan memperjuangkan RUU PPI.
“Naskah akademik dan DIM yang telah disusun PPI Dunia adalah wujud kepedulian yang luar biasa dari PPI Dunia sebagai rumah pelajar Indonesia di luar negeri terhadap adanya permasalahan ketika di luar negeri, mari kita kawal bersama-sama,” ungkap Ketua Umum Garda Pemuda Nasdem itu. (OL-8)
Prestasi langka ini menegaskan keunggulan pelajar Indonesia di panggung robotika global.
GURU Besar Literasi Budaya Visual FSRD ITB, Prof Acep Iwan Saidi, merespons kebijakan pengelola Museum Nasional Indonesia (MNI) yang menaikkan harga tiket masuk bisa membebankan pengunjung.
ANGGOTA Komisi XIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea, menghadiri kegiatan Parlemen Pelajar PW IPM Banten 2025 di Universitas Muhammadiyah Tangerang.
Ia menekankan bahwa akar persoalan bukan pada keberadaan platform, melainkan kurang optimalnya mekanisme penyaringan konten berbahaya oleh perusahaan teknologi besar.
PELAKU teror di era masyarakat digital jangan dibayangkan orang-orang dengan keterikatan pada ideologi dan agama yang kebablasan.
SEBANYAK 152 pelajar dari 38 provinsi resmi menyelesaikan pelatihan perdana Gladian Sentra Paskibra untuk Indonesia (Garuda) Tahun 2025.
Yang lebih mendesak adalah menyamakan persepsi antara pengusul, BPKH, dan Baleg DPR RI mengenai bentuk dan karakter kelembagaan BPKH ke depan.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Anggota DPR Fraksi NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan bahwa Indonesia kini resmi memasuki babak baru dalam sistem hukum pidana.Hal ini ditandai dengan mulai berlakunya KUHAP baru
ANGGOTA Komisi II DPR RI, Cindy Monica, menegaskan akan mengawal kemudahan pengurusan dokumen kependudukan bagi masyarakat terdampak bencana.
Langkah pemerintah untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) guna mengatur penempatan anggota Polri pada jabatan sipil sebagai solusi yang bijak.
Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni mengingatkan agar proses pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra tidak dibarengi dengan narasi yang berpotensi memecah belah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved