Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SALURAN cerna yang sehat memiliki peran penting terhadap perkembangan otak dan otot anak. Bila saluran cerna sehat, nutrisi dan semua yang masuk dapat diserap dengan baik sehingga zat-zat yang dihasilkan dapat dipakai untuk tumbuh kembang anak.
"Saluran cerna itu organ yang sangat penting, karena merupakan satu-satunya pintu masuk nutrisi ke tubuh kita. Nutrisi ialah salah satu faktor penting untuk pertumbuhan otot dan perkembangan otak," kata dokter spesialis anak dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dr. Frieda Handayani Kawanto, Sp.A(K).
Frieda melanjutkan, saluran cerna memiliki peran yang lebih dari sekadar mencerna makanan. Dalam saluran cerna, kata dia, terdapat mikrobiota usus yang memengaruhi pencernaan, imunitas, dan sumbu usus-otak atau gut-brain axis.
Selain itu, tak hanya mengandung enzim-enzim yang membantu proses pencernaan, dalam saluran cerna juga terdapat sel imun terbesar di tubuh. "Ada sekitar 80% sel imun tubuh ada di saluran cerna. Karenanya, bila saluran cerna anak sehat, daya tahan tubuhnya pun kuat," imbuh Frieda.
Ia juga mengatakan di dalam saluran cerna terdapat 180 juta neuron yang mensekresi berbagai neurotransmitter yang dapat meregulasi mood. Anak-anak yang memiliki saluran cerna yang sehat, kata Frieda, terlihat dari ciri-ciri di antaranya dapat bersosialisasi dengan baik, suasana hati bagus, serta tidak ada keluhan saluran cerna seperti sakit perut, diare, sembelit, maupun muntah.
Anak-anak yang memiliki saluran cerna sehat juga dapat lebih fokus saat menerima pelajaran di sekolah, berperilaku baik kepada orang-orang di sekitarnya, dan senang membantu teman. "Karena bakteri ususnya seimbang dan menghasilkan
neurotransmitter atau pembawa informasi yang kaya jumlahnya dan kualitasnya baik. Ini membuat anak bisa fokus, mood-nya baik, senang membantu teman, dan sebagainya," kata Frieda.
Baca juga: Krisis Iklim Sama dengan Krisis Hak Anak
Karena 80% sel imun ada di saluran cerna, daya tahan tubuh menjadi kuat. Anak menjadi jarang sakit. Status nutrisinya juga akan baik dan sesuai dengan kurva pertumbuhan,. Agar anak memiliki saluran cerna yang sehat dan pertumbuhan yang baik, Frieda mengatakan anak harus mendapatkan nutrisi yang seimbang terdiri dari makronutrien dan mikronutrien.
Makronutrien terdiri dari di antaranya karbohidrat, protein, dan lemak. Lemak dalam hal ini, kata Frieda, termasuk asam lemak esensial yakni omega 3, omega 6, dan minyak ikan. Asam lemak esensial harus didapatkan dari asupan konsumsi makanan bergizi maupun suplemen atau susu formula. Yang termasuk dalam mikronutrien di antaranya vitamin, kalsium, magnesium, dan zat besi.
"Kalau makronutrien tidak terpenuhi, ya sulit bagi anak untuk bertumbuh kembang secara optimal. Demikian juga jika mikronutrien kurang," pungkas Frieda. (Ant/OL-14)
Selain sakit kepala dan asfiksia (kekurangan oksigen), gas tertawa dapat memicu terbentuknya bekuan darah serta gangguan pada hitung darah.
Kesehatan otak seharusnya dirawat sejak dini melalui kebiasaan sehari-hari yang konsisten.
Penelitian terbaru mengungkap ekspresi wajah primata dan manusia adalah tindakan terencana, bukan sekadar respons emosional otomatis.
Sebuah penelitian terbaru yang dimuat dalam jurnal ilmiah dan dilansir oleh laman PsyPost mengungkap bahwa misi luar angkasa tidak hanya berdampak pada otot dan tulang manusia
Kolin merupakan nutrisi esensial yang berperan langsung dalam pengaturan suasana hati, daya pikir, dan emosi.
Pernahkah kamu melihat wajah pada rumput, batu, bangunan, atau mungkin benda-benda terdekat di sekitar?
Kualitas fisik seseorang di masa tua sangat bergantung pada tabungan pola hidup yang dibangun sejak masa kanak-kanak hingga dewasa muda.
Tubuh yang terjaga memungkinkan seseorang tetap melakukan aktivitas sehari-hari tanpa bergantung pada bantuan orang lain.
Tiga masalah otot yang mesti diperhatikan anak muda, yaitu kelainan tulang belakang, sakit pinggang, dan kondisi nyeri serta kaku pada bahu.
Banyak kasus cedera yang tidak kunjung pulih karena terapi hanya berfokus pada gejala otot tanpa menelusuri jalur saraf yang terganggu.
Kondisi ini sulit diobati. Namun, bergerak dapat membantu, jika dilakukan dengan benar.
Kualitas tulang yang baik sudah harus dipersiapkan sedari muda agar bisa menjadi 'tabungan' yang bisa digunakan saat memasuki usia tua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved