Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
SAMPAH merupakan barang yang selalu ada di kehidupan sehari-hari kita. Di umur Bumi yang sudah tidak muda lagi, sampah merupakan salah satu faktor terbesar yang memperparah keadaan tempat tinggal kita.
Untuk mengurangi kemungkinan tersebut, kita sebagai manusia berupaya mengelola sampah agar bisa berguna untuk hal yang lain. Salah satu caranya yaitu menerapkan 3R.
Banyak sampah menumpuk akan ada dampak negatif untuk manusia, hewan-hewan, bahkan lingkungan di sekitar kita. Oleh karena itu, upaya-upaya sekecil apapun dapat kita lakukan dalam rangka membantu memperkecil kemungkinan-kemungkinan tersebut.
Berdasarkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) pada 2021 ada sekitar 28 juta ton sampah per tahun. Upaya pengelolaan sampah sudah sekitar 64,54% dilakukan dari jumlah total sampah di Indonesia pada 2021.
Sistem reuse, reduce, dan recycle atau yang kita lebih kenal dengan 3R ialah cara pengelolaan sampah yang bisa dilakukan dengan mudah tanpa peralatan berat. Penerapan 3R yang tidak memakan waktu yang lama dapat kita masukkan ke daftar kegiatan sehari-hari kita.
Di konteks ini, reduce berarti mengurangi sampah. Pengurangan berarti mengurangi pemakaian barang atau produk yang bisa berpotensi menjadi sampah. Hal yang bisa dilakukan untuk proses pertama ini yaitu tidak menggunakan kantong plastik.
Penggunaan kantong plastik dapat diganti dengan tas berbahan kain yang dapat dipakai berulang dan dapat digunakan untuk hal lain jika sudah tidak bisa dipakai sebagai tas. Selain itu, kita dapat beralih ke penggunaan botol minuman yang dapat diisi berkali-kali. Dengan tidak membeli minum di gelas plastik, kita sudah mengurangi potensi sampah botol plastik yang menjadi musuh terbesar hewan laut.
Tahap kedua dalam proses 3R yaitu reuse. Reuse berarti menggunakan kembali produk-produk yang sudah kita beli. Seperti saat kita mengisi ulang botol sabun atau sampo dengan membeli produk isi ulang.
Baca juga: Apa itu Mite? Ini Pengertian dan Contoh Mite
Kita juga bisa menggunakan botol bekas air minum sebagai pot tanaman, tempat minyak goreng, ataupun barang yang bisa digunakan untuk prakarya anak sekolah. Sebisa mungkin kita memilih atau membeli produk yang dapat didaur ulang dan mengurangi produk-produk sekali pakai.
Langkah yang terakhir dan tak kalah penting yaitu recycle. Kertas yang tidak terpakai dapat diolah kembali untuk menjadi kertas lagi. Begitu juga dengan sampah organik yang bisa menjadi kompos untuk tanaman. Produk daur ulang pun dapat menjadi peluang bisnis dan dapat membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain.
Tak jarang baju dan tas yang dibuat dengan bahan daur ulang menjadi sorotan publik karena keunikannya. Dengan peluang bisnis seperti itu, ekonomi lingkungan pun akan ikut terbantu. Bumi akan menjadi tempat yang lebih baik lagi jika kita semua bekerja sama melakukan upaya 3R dan upaya lain. (OL-14)
LIBURAN Lebaran usai dan pemudik telah balik kembali ke rantau.
Berdasarkan pantauan, pada Minggu (29/3), ketinggian sampah do Pasar Induk Kramat Jati bahkan telah melampaui lampu penerangan jalan, namun tidak terlihat adanya aktivitas pengangkutan.
Lima destinasi wisata yang paling diminati selama libur panjang ini, yaitu Masjid Raya Al-Jabbar, Kiara Artha Park, Museum Geologi, Taman Lalu Lintas, dan Saung Angklung Udjo.
Petugas kebersihan menyebut sampah kiriman di pantai itu dikumpulkan di satu titik untuk memudahkan pengangkutan, karena setiap hari terjadi kiriman sampah di lokasi wisata tersebut.
Beban kerja pada masa libur Lebaran tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari biasa.
Fokus utama pemerintah adalah mengubah tumpukan sampah yang selama ini menjadi beban lingkungan menjadi sumber energi alternatif, khususnya listrik.
Melalui pendekatan edukasi dan pemanfaatan teknologi, program-program ini bertujuan untuk mengurangi timbulan sampah di tempat pembuangan akhir sekaligus memberdayakan masyarakat.
Selama lebih dari empat tahun terakhir Banyumas menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat dan ekonomi sirkular
Pekerja mengolah sampah tutup botol plastik di Bank Sampah Kertabumi, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.
Edukasi yang paling mendasar adalah memilah sampah dari rumah sebelum dibuang.
Gereja Katedral Jakarta kembali menunjukkan kepeduliannya pada lingkungan dan semangat kebersamaan dengan menggunakan dekorasi Natal berbahan daur ulang pada perayaan Natal 2025.
Anggota kelompok bank sampah merapikan pernak-pernik pohon Natal dari bahan daur ulang di halaman Gedung Mitra Graha, Semarang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved