Sabtu 09 Juli 2022, 19:40 WIB

Satgas: Kasus positif Covid-19 bertambah 2.705

Mediaindonesia | Humaniora
Satgas: Kasus positif Covid-19 bertambah 2.705

ANTARA FOTO/Novrian Arbi
Warga melintasi mural tentang pencegahan penyebaran COVID-19 di Bandung, Jawa Barat.

 

SATUAN Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencatat kasus positif di Indonesia bertambah sebanyak 2.705 kasus hingga pukul 12.00 WIB.

Menurut data Satgas yang diterima ANTARA di Jakarta, Sabtu, total akumulasi kasus positif kini sebanyak 6.108.729 kasus. Dengan lima provinsi penyumbang kasus tertinggi yakni DKI Jakarta 1.476 kasus, Jawa Barat 485 kasus, Banten 324 kasus, Jawa Timur 156 kasus dan Bali 84 kasus.

Kasus aktif juga naik 728 kasus, menjadikan total kasus aktif di Indonesia ada 19.855 kasus. Kasus kematian pun tercatat sudah mencapai 156.785 kasus, bertambah empat kasus dari hari sebelumnya.

Walaupun demikian, jumlah pasien sembuh dari COVID-19 ikut bertambah sebanyak 1.973 pasien. Kini, jumlah pasien sembuh secara keseluruhan mencapai 5.932.089 pasien.

Satgas menyebutkan 55.044 spesimen telah diperiksa di seluruh laboratorium yang ada di Indonesia dan 3.990 orang kini dinyatakan sebagai suspek COVID-19.

Baca juga: Jakarta Sumbang 1.476 Kasus Covid-19

Guna menjaga kasus COVID-19 tetap terkendali, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito menyatakan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) akan tetap diberlakukan.

"PPKM adalah salah satu cerminan kesiapsiagaan Indonesia jika sewaktu-waktu kembali lagi terjadi kondisi kedaruratan," kata Wiku.

Pada prinsipnya, PPKM bukan hanya kegiatan untuk membatasi mobilitas masyarakat, namun juga mempertahankan kondisi kasus yang sudah terkendali untuk tetap konsisten.

PPKM menggunakan leveling yang mempunyai pengaturan beragam, mulai dari pembatasan ketat sampai dengan pelonggaran aktivitas masyarakat.

Sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo pula, kebijakan PPKM akan terus dilakukan sampai COVID-19 dapat dikendalikan sepenuhnya.

Dengan demikian, Wiku meminta agar masyarakat tetap memegang prinsip kehati-hatian sebagai upaya menyelamatkan banyak jiwa. Hal itu dapat dilakukan dengan berinvestasi besar terhadap kesehatan dan sistem pendukung yang termasuk membudayakan perilaku bersih dan sehat di setiap sendi kehidupan.

"Kami mohon masyarakat untuk dapat amanah menjalankan, tetap waspada, siaga, dan adaptif dengan berbagai perubahan yang ada kedepannya," ujarnya. (OL-4)

Baca Juga

MI/HO

Pulihkan Ekosistem Pesisir, Sekjen KLHK bersama IKA PIMNAS Tanam Mengrove di Tana Tidung

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 10:40 WIB
"Upaya pemulihan lingkungan melalui rehabilitasi mangrove ini menjadi agenda utama Bapak Presiden, sekaligus upaya untuk mengurangi...
MI/RAMDANI

Menerapkan Batas Saat WFH Bisa Beri Ketenangan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 10:30 WIB
Penerapan manajemen batas atau boundary managemen intinya memisahkan antara kehidupan personal dan...
DOK Sinar Mas Land.

Program Sampah Plastik Tukar Beras dari Sinar Mas Land Raih Penghargaan

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 09:48 WIB
Plastic to Food merupakan bagian dari program edukasi cinta lingkungan Green Habit 2.0 yang diinisiasi oleh Sinar Mas Land berkolaborasi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya