Rabu 06 Juli 2022, 12:11 WIB

Jazz Gunung Bromo 2022 Siap Digelar Dukung Kebangkitan Ekraf dan Pariwisata

mediaindonesia.com | Humaniora
Jazz Gunung Bromo 2022 Siap Digelar Dukung Kebangkitan Ekraf dan Pariwisata

Ist
Konferensi pers Jazz Gunung Bromo 2022 digelar di Jakarta, Selasa (5/7).

 

KOMITMEN terhadap kontribusi ekonomi kreatif dan pariwisata dibuktikan oleh PT Jazz Gunung Indonesia (JGI) selama pandemi berlangsung. Tahun 2020 dan 2021 secara berturut-turut digelar Jazz Gunung Ijen dan Jazz Gunung Bromo sebagai rangkaian Jazz Gunung Series dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.
 
Upaya tersebut terus dilaukkan PT JGI untuk menggerakan perekonomian sektor budaya, musik, dan pariwisata di tengah-tengah situasi pandemi yang kini menuju endemi.

Saat ini kondisi sudah mulai membaik dan Jazz Gunung Series siap untuk memberikan kontribusinya di beberapa daerah lainnya selain Bromo dan Ijen (Jawa Timur) seperti Samosir (Sumatera Utara), Gunung Burangrang (Bandung), Gunung Slamet (Semarang), dan beberapa gunung di kota lainnya yang akan dimulai pada tahun 2023.
 
“Kami yakin apa yang dilakukan Jazz Gunung berdampak pada berputarnya roda pereokonomian tiap wilayah diselenggarakannya Jazz Gunung nanti. Tahun ini penyelenggaraan Jazz Gunung Bromo akan memasuki tahun ke-14 dan tahun depan akan mulai digelar di berbagai wilayah gunung lainnya,” ungkap founder PT JGI dan ketua Gerakan Pakai Masker, Sigit Pramono dalam Press Conference yang diadakan di Institut Français Indonesia (IFI), Jakarta, Selasa (5/7).

Baca juga: Gangga Hingga Rendy Pandugo Semarakkan BNI Java Jazz On The Move

Untuk memulai rangkaian Jazz Gunung Series tersebut, PT JGI akan memulainya dengan Jazz Gunung Bromo 2022 di amfiteater Jiwa Jawa Resort, Probolinggo, Jawa Timur dari tanggal 22-23 Juli 2022 mendatang dengan kapasitas penonton yang sudah bisa kembali normal yaitu 2000 penonton namun tetap dengan prokes sesuai aturan yang berlaku.

Jazz Gunung memang memiliki spirit yang begitu mendalam untuk menyajikan musik jazz dengan warna Indonesia. Salah satu penggagasnya, almarhum Djaduk Ferianto yang menanamkan nilai ini,.

“Saudara saya itu bukan meninggal atau mati, bagi saya dia gugur dalam perjalanan menemukan musik Indonesia salah satunya lewat Jazz Gunung,” ujar Butet Kartaredjasa dalam acara yang sama.
 
Sejumlah penampil telah dipersiapkan diantaranya Blue Fire Project feat. Achmad Albar dan Ian Antono, Pusakata, Duo Weeger, Irsa Destiwi & Nesia Ardi, SweetSwingNoff, Ring of Fire Project feat. Jogja Hiphop Foundation, Andien, Gilang Ramadhan Komodo Project, Andre Dinuth, dan Aditya Ong.
 
Penyelenggara memberikan potongan harga tiket untuk yang mengambil tiket terusan 2 hari pertunjukkan. Untuk penjualan tiket bisa didapatkan di jazzgunung.com dengan tarif 1 hari di kelas Tribune Rp500.000, VIP Rp750.000, dan VVIP Rp1.250.000. Sementara untuk tarif 2 hari/terusan Tribune Rp800.000, VIP Rp1.200.000, dan VVIP Rp2.000.000.
 
PT JGI mengapresiasi langkah kementerian pariwisata yang terus mendorong industri ini terus berjalan dan bangkit kembali setelah melewati masa pandemi. “Jazz Gunung Bromo 2022 ini akan menjadi contoh yang baik untuk musik dan pariwisata dengan adanya beberapa Badan Otorita di beberapa wilayah Indonesia.

"Sukses selalu untuk Jazz Gunung Bromo 2022,” ungkap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  (Menparekraf) Sandiaga Uno yang menyempatkan hadir secara virtual dalam konferensi pers, Selasa (5/7).

Bangkit Kembali

Antusias yang ditunjukkan para pengisi acara serta penonton menyambut kembalinya digelar konser dan dihadiri dengan kapasitas 100%.

Banyakn festival musik yang diselenggarakan menjadi dorongan untuk Jazz Gunung Series untuk dapat kembali menyelenggarakan rangakaiannya di tahun ini sampai tahun mendatang.
 
“Rangkaian Jazz Gunung Series adalah jawaban atas bangkitnya industri ekonomi kreatif dan pariwisata karena dapat melibatkan para stakeholder di bidang seni dan budaya serta memberikan dampak sosial dan ekonomi yang nyata, untuk itu BCA senantiasa mendukung program ini sejak beberapa tahun lalu,” ungkap Direktur BCA, Antonius Widodo.
 
Jazz Gunung Bromo sudah menjadi salah satu National Calendar of Event dari Kemenparekraf. Dalam kondisi pandemi, festival ini terbukti mampu beradaptasi dan memberikan dampak yang berarti bagi ekosistemnya.
 
Penyelenggaraan Jazz Gunung Bromo 2022 untuk memulai rangkaian Jazz Gunung Series akan menjadi bukti kebangkitan pariwisata Indonesia sekaligus kebangkitan perekonomian nasional karena mampu menggairahkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif seperti hotel, restoran, pedagang, penyewaan mobil, dan pelaku industri wisata lainnya di kawasan Probolinggo.
 
Seluruh rangkaian kegiatan Jazz Gunung Bromo 2021 didukung oleh BCA, Kemenparekraf, LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), Jiwa Jawa Resort Bromo, Java Banana Bromo. (RO/OL-09
 

Baca Juga

ANTARA/ Asprilla Dwi Adha

Kampanye The Rising Tide Kumpulkan 68 Ton Sampah dari Rumah Tangga

👤 Atalya Puspa 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 11:05 WIB
The Rising Tide sesuai semangatnya diharapkan dapat memberikan arah pemikiran baru di masyarakat untuk mempunyai gaya hidup yang minim...
ANTARA FOTO/Galih Pradipta

HUT RI ke-77, Menpora Harap Bangsa Indonesia Makin Optimistis Hadapi Tantangan

👤 Rifaldi Putra Irianto 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 10:41 WIB
Menurut Menpora, 77 tahun kemerdekaan Indonesia, maka harapan Indonesia ke depan terbentang luas, walaupun sekarang ini tantangannya tidak...
ANTARA FOTO/Sigid K

Pasukan Berkebaya Iringi Kirab Bendera Merah Putih dari Monas ke Istana

👤Indriyani Astuti 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 09:41 WIB
Mereka mengapit Tim Purna Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Duta Pancasila yang bertugas membawa duplikat Bendera Negara Sang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya