Selasa 05 Juli 2022, 10:10 WIB

Waspada Gelombang Sangat Tinggi hingga 6 Meter

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Waspada Gelombang Sangat Tinggi hingga 6 Meter

ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
Warga melintas di dekat rumah yang rusak akibat terdampak abrasi di Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, Jembrana, Bali, Rabu (29/6/2022)

 

BADAN Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi di beberapa wilayah perairan pada 5 - 6 Juli 2022.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Tenggara - Selatan dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 30 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Sabang, perairan selatan Bali - NTT, perairan Kep. Sermata - Kep. Tanimbar, Laut Banda dan Laut Arafuru," kata Plt Deputi Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Urip Haryoko dalam keterangannya Selasa (5/7).

Baca juga: Tanoto Foundation Dorong Peningkatan Kompetensi Guru di Provinsi Riau

Baca juga: IDI Tegaskan Penggunaan Ganja Medis Masih Perlu Kajian Mendalam

Kondisi ini menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter di Selat Malaka, perairan timur P. Simeulue - Kepulauan Mentawai, Laut Jawa bagian timur, perairan Kepulauan Kangean, Laut Bali, Selat Makassar bagian selatan, perairan Kepulauan Sabalana - Kepulauan Selayar, Laut Sumbawa, Selat Lombok bagian utara, Selat Sumba bagian timur, Selat Ombai, Laut Flores, perairan Kep. Talaud, Laut Maluku, perairan utara Halmahera, perairan Manui - Kendari, Teluk Tolo, perairan selatan Kepulauan Banggai - Kepulauan Sula, Laut Seram, perairan Kepulauan Sermata - Kepulauan Tanimbar, perairan Kepulauan Kai - Kepulauan Aru, perairan Sorong bagian selatan, perairan Fak-Fak - Kaimana, perairan Amamapere - Agats, Samudra Pasifik Utara Halmahera.

Untuk gelombang di kisaran lebih tinggi 2.5 - 4.0 meter berpeluang terjadi di perairan barat Aceh, perairan barat P. Simeulue - Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - P. Sumba, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, perairan P. Sawu - Kupang - P. Rotte, Laut Sawu, Samudra Hindia Selatan Banten, Laut Banda, perairan P. Buru - P. Ambon - P. Seram, Laut Arafuru.

"Gelombang yang sangat tinggi di kisaran 4.0 - 6.0 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, Samudra Hindia Barat Sumatra, Samudra Hindia Selatan Jawa Barat - NTT," sebutnya.

Untuk itu, perlu diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran seperti Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter).

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya. (H-3)

Baca Juga

Ist

Dewan Pers Ingatkan Pentingnya Jurnalisme Etika pada Layanan Rumah Sakit

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 19:01 WIB
Jika peliputan, khususnya termasuk pada ranah informasi kesehatan, tidak saja pemenuhan data informatif yang harus dipenuhi namun panduan...
DOK Kanal Saung Edukasi di Youtube.

Daftar Isi Desain Media Interaktif SMK Multimedia Kelas 12

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 19:00 WIB
Berikut daftar isi pelajaran Desain Media Interaktif setiap bab dalam dua semester di Kelas 12 sebagaimana dilansir dari kanal Saung...
dok.Kemendagri

Di Hari Lahir Kemendagri, Mendagri Lantik Kasat Manggala dan Kasat Binlat IPDN

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 18:55 WIB
MENDAGRI Tito Karnavian melantik Kombes Pol Singgamata sebagai Kasat) Manggala Praja dan Kombes Pol John Carles Edison Nababan sebagai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya