Selasa 28 Juni 2022, 14:35 WIB

Umuka Tawarkan Biaya Kuliah Murah Bagi Masyarakat Miskin

Widjajadi | Humaniora
Umuka Tawarkan Biaya Kuliah Murah Bagi Masyarakat Miskin

MI/Widjajad
Ratusan mahasiswa Umuka yang merupakan hasil merger dari 3 perguruan tinggi sedang menerima penjelasan dari pihak universitas.

 

UNIVERSITAS Muhammadiyah Karanganyar (Umuka) sebagai perguruan tinggi baru yang didukung belasan dosen bergelar profesor dan doktor dari berbagai disiplin ilmu, menawarkan kuliah biaya murah bagi masyarakat miskin.

"Ada 10 program studi (prodi), enam jenjang sarjana (S1) dan empat diploma 3 (D3) yang saat ini dimiliki Umuka. Kami berkomitmen menawarkan kuliah biaya murah bagi warga miskin, yang bisa dicicil sampai lulus," kata Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Umuka, Sarilan M Ali, Selasa (28/6) di Karanganyar, Jawa Tengah.

10 Prodi yang ditawarkan adalah enam jenjang S1 yakni Teknik Komputer, Informatika, Bisnis Digital, Akutansi, Ilmu Komunikasi dan Fisioterapi serta program D3 meliputi Produk Ternak, Perhotelan, Sekretari Digital dan Bina Wisata.

Pendaftaran sudah dimulai sejak 8 Juni hingga 30 September 2022. Bagi masyarakat yang diterima jadi mahasiswa dikenaii uang SPP per bulan bagi prodi S1 sebesar Rp450 ribu dan D3 adalah Rp 400 ribu. Ditambah uang SPI Rp2,5 juta dengan dicicil 3 kali.

Sarilan menambahkan, kehadiran Umuka ingin membantu masyarakat miskin agar bisa berkuliah. Sebab selama ini warga miskin merasa apatis dan skeptis dengan perguruan tinggi karena biayanya mahal. "Alasan itu Umuka siap mewujudkan impian warga miskin bisa kuliah berbiaya murah terjangkau," ajak dia.

Umuka yang baru saja diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Prof.Dr Muhadjir Effendy merupakan penggabungan 3 perguruan tinggi (PT), yakni Akademi Peternakan Karanganyar, Akademi Sekretaris Santa Ana Boyolali dan Akasemi Pariwisata Widya Nusantaran

Lebih jauh dijelaskan, dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, Sarilan meyakini Umuka akan menjadi magnet bagi calon mahasiswa baru yang hingga kini masih berdatangan untuk mendaftar. Sedikitnya sudah 700 lulusan SMA/SMK dari berbagai daerah mendaftar.

"Muhammadiyah melalui bidang amal usaha, selama ini memiliki kompetensi unggul di bidang pendidikan dan kesehatan. Seperti untuk Umuka ini, nanti juga mengupayakan beasiswa persyarikatan bagi mahasiswa yang memenuhi ketentuan," tegas Sarilan. (OL-13)

Baca Juga: Menteri LHK: RI Berperan Aktif dalam Agenda Pengendalian Perubahan Iklim

Baca Juga

Dok MI

8 Rekomendasi Tempat Wisata di Kaohsiung yang Wajib Dikunjungi

👤Meilani Teniwut 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 23:49 WIB
Kaohsiung juga memiliki objek wisata yang menarik untuk dikunjungi mulai dari Pier 2 Art Center, Cijin Island atau Pulau Cijin hingga...
Antara

40 Juta Masyarakat Sudah Terima Booster

👤Ant 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 23:14 WIB
Sebanyak 1.699.504 tenaga kesehatan (nakes) rampung menerima vaksin...
MI/Haryanto Mega

MPR Ingatkan Upaya Memperjuangkan Hak-Hak Masyarakat Adat Harus Konsisten

👤Putra Ananda 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 23:05 WIB
PERJUANGAN untuk meningkatkan kesadaran dan melindungi hak-hak masyarakat adat perlu didukung dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya