Sabtu 25 Juni 2022, 14:35 WIB

Itagi Kaji Vaksinasi Covid-19 untuk Balita

Atalya Puspa | Humaniora
Itagi Kaji Vaksinasi Covid-19 untuk Balita

Antara
Ilustrasi petugas mengukur lingkar kepala anak di posyandu.

 

KETUA Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (Itagi) Sri Rejeki mengungkapkan bahwa pihaknya masih melakukan pengkajian terkait pemberian vaksinasi covid-19 untuk anak di bawah lima tahun (balita).

"Kita ada kajian untuk memberikan vaksinasi balita. Tapi, sampai saat ini belum putus, karena ada beberapa hal yang perlu kita pertimbangkan," ujar Sri dalam seminar virtual, Sabtu (25/6).

Menurut dia, kajian yang dilakukan untuk vaksinasi covid-19 pada anak cukup banyak dan pelik. Hal itu berbeda dengan kajian terhadap vaksinasi untuk orang dewasa.

Baca juga: Pandemi Belum Berakhir, Presiden Ajak Masyarakat Lengkapi Dosis Vaksin Covid-19

Misalnya saja, terkait dengan dosis vaksin. Umumnya, anak-anak menggunakan sepertiga dari dosis vaksin yang diberikan kepada orang dewasa. "Jangan sampai diberikan kebanyakan, karena nanti bisa menimbulkan masalah baru," imbuhnya.

Selain itu, aspek lain yang dipertimbangkan ialah ketersediaan dan keamanan vaksin untuk anak-anak. Hal tersebut harus dikaji secara mendalam, agar vaksinasi untuk anak bisa memberikan manfaat yang maksimal.

Baca juga: AS Mulai Suntikkan Vaksin Covid-19 kepada Balita

Di tengah laju kasus covid-19, vaksinasi untuk anak balita menjadi penting. Namun, selagi belum ada keputusan bulat, pihaknya mengimbau agar orang tua memperhatikan protokol kesehatan anak balita. Sebab, anak-anak belum bisa menerapkan protokol kesehatan dengan baik saat keluar rumah.

"Anak balita memang menurut WHO susah untuk memakai masker atau face shield. Untuk itu, jangan dibawa jalan keluar dulu, jangan berkerumun. Itu menjadi penting. Jangan sampai kluster keluarga terjadi," pungkas Sri.(OL-11)
 

Baca Juga

DOK RENDRA SETYADIHARJA

Jadi Warisan Budaya Dunia UNESCO, Nadiem Ajak Lestarikan Pantun

👤Faustinus Nua 🕔Senin 15 Agustus 2022, 22:15 WIB
Indonesia telah mencatat sejarah penting karena pantun diakui sebagai budaya dunia pada Desember 2020 dan kerja keras melestarikan pantun...
Antara

Masta, Masakan Sehat Atasi Stunting dari Garut

👤Dinda Shabrina 🕔Senin 15 Agustus 2022, 22:05 WIB
Kabupaten Garut menjadi daerah dengan prevalensi stunting tertinggi se-Jawa...
Antara

170,6 Juta Orang Sudah Divaksinasi Lengkap

👤MGN 🕔Senin 15 Agustus 2022, 21:40 WIB
Sementara itu, Kemenkes mencatat 14.732 ribu orang disuntik vaksin dosis pertama hari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya