Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 26 mahasiswa Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) berhasil lolos dalam program Indonesian International Mobility Awards for Vocational Students (IISMAVO) 2022 untuk kuliah di berbagai kampus top dunia.
Direktur Program Pendidikan Vokasi UI Padang Wicaksono dalam keterangannya, Selasa (21/6), berharap nantinya para mahasiswa yang telah mendapatkan ilmu baru dari kampus-kampus tersebut dapat membagikan pengalaman dan menerapkan mereka dalam praktik industri di Tanah Air.
"Selain itu, program ini juga akan menjadi awal bagi kami untuk terus menciptakan lulusan vokasional yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan industri, tidak hanya dalam skala nasional, melainkan juga dalam skala global," katanya seperti dikutip Antara.
Kampus-kampus tersebut antara lain National Taiwan Normal University, Taiwan, Cranfield University, Inggris, La Trobe University, Australia,
University of Pecs, Hungaria, Arts University Bournemouth, Inggris.
Program IISMAVO 2022 merupakan program yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Baca juga: WHO Apresiasi Indonesia karena Tangani Covid-19 dengan Baik
"Terima kasih juga kepada segenap tim pendidikan dan kemahasiswaan di Vokasi UI yang telah mendampingi para mahasiswa, mulai dari proses pendaftaran, seleksi, hingga pengumuman kelulusan," katanya.
Program IISMAVO bertujuan memfasilitasi mahasiswa vokasi untuk lebih dekat dengan dunia industri internasional. Pengalaman belajar di luar negeri dapat memberikan pemahaman yang lebih luas dalam menghadapi isu-isu global.
Kegiatan international outbound mobility yang diadakan selama satu semester di luar negeri ini akan berfokus pada pembelajaran yang berorientasi langsung dengan industri. Kegiatan yang dilakukan meliputi full time internship, kombinasi magang dan kelas, serta full sit-in di kelas dengan pembelajaran berbasis industri.
"Program IISMAVO sebagai program belajar di kampus luar negeri khusus vokasi pertama di Indonesia menjadi pengalaman pertama juga bagi kami untuk mengirimkan mahasiswa-mahasiswa terbaik di Vokasi UI belajar ke luar negeri," katanya.
"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mahasiswa yang telah berusaha keras melewati berbagai tahapan untuk mendapat program beasiswa di kampus ternama di dunia," pungkas Padang. (S-2)
Pemeringkatan ini mengevaluasi institusi berdasarkan tiga kriteria utama: Kedalaman Kurikulum (45%), Kredibilitas Institusi (35%), dan Dukungan Ekosistem (20%).
KEBIJAKAN pembatasan media sosial bagi anak melalui Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 dinilai sebagai langkah penting untuk melindungi anak dari berbagai risiko di ruang digital.
Kerja sama ini merupakan langkah penting bagi UI untuk memperkuat perannya sebagai kampus unggul dan berdampak luas. “
Ke depan, UI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang semakin baik, andal, dan responsif melalui evaluasi serta penyempurnaan berkelanjutan.
Tim Labmino merupakan delegasi dari Indonesia yang untuk pertama kali berhasil menembus jajaran Global Ambassador SFT.
Tim UI menggunakan teknologi *Remotely Operated Vehicle* (ROV) atau drone bawah air untuk memetakan kondisi visual terumbu karang.
Program beasiswa afirmasi yang saat ini terdapat 1.623 mahasiswa Papua aktif menerima beasiswa, terdiri dari 1.347 di dalam negeri dan 276 di luar negeri.
Pada tahun 2026 ini BPDP menargetkan kuota beasiswa mencapai 5.000 mahasiswa baru dengan fokus pada penguatan kompetensi di bidang teknis dan teknologi perkebunan.
Amartha Fellowship Bootcamp diikuti oleh 60 penerima beasiswa dan berlangsung selama empat hari.
Universitas Budi Luhur (UBL) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional sekaligus membawa pendidikan tinggi Indonesia ke panggung dunia.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
Farhan menyebut, dalam pendekatan yang lebih logis, penerima beasiswa negara seharusnya memiliki komitmen moral untuk kembali dan berkontribusi bagi Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved