Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Sosial (Kemenos) mendorong semua elemen masyarakat, termasuk pilar-pilar sosial, untuk berkontribusi terhadap percepatan penanganan kemiskinan.
Dalam kebijakan dasar Menteri Sosial Tri Rismaharini, percepatan penanganan kemiskinan tidak hanya dengan instrumen bansos, namun juga dengan meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat.
Melalui rintisan usaha mandiri, kewirausahaan mikro yang dikembangkan bisa meningkatkan pendapatan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Seperti inisiatif yang dikembangkan Karang Taruna di Kota Surabaya yang dikenal memiliki beragam kegiatan kewirausahaan.
Pada Minggu (19/6), Karang Taruna di Kota Surabaya, Jawa Timur, ini meluncurkan salah satu usaha d ibidang cuci motor dan mobil dengan nama “Gas Auto Wash Mobil & Motor”.
Dirjen Pemberdayaan Sosial Edi Suharto, mewakili Mensos Risma menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif Karang Taruna di Kota Surabaya dengan usaha cuci motor dan mobil.
Baca juga: Dapat Bantuan Rumah dengan Sambungan Listrik, Hidup Mirah Lebih Layak
Kegiatan kewirausahaan oleh Karang Taruna di Kota Surabaya ini diharapkan membantu upaya pemerintah dalam agenda pemulihan ekonomi.
“Kami mengapresiasi langkah Karang Taruna di Surabaya. Hal ini bisa membantu pemulihan ekonomi, apalagi Karang Taruna kan ada di seluruh tanah air. Usaha seperti ini juga bisa membantu meningkatkan pendapatan kaum muda yang belum memiliki kegiatan ekonomi atau mereka yang terkena PHK karena dampak pandemi,” kata Edi di Surabaya, Minggu (19/06).
Sejauh ini, Kemensos telah banyak memberikan bantuan kewirausahaan kepada kelompok- kelompok mikro.
Edi menyatakan, dengan asesmen secara menyeluruh, Kemensos siap membantu pengembangan usaha mikro oleh masyarakat. “Apakah berupa bantuan modal atau bantuan penguatan kapasitas,” katanya.
Edi juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dengan semua stakeholder termasuk dengan Kemensos.
Saat ini, Mensos tengah menggariskan kebijakan untuk memberikan bantuan kewirausahaan terhadap penerima bansos usia 40 tahun ke bawah.
Dalam kesempatan sama, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan apresiasi dan terima kasih, baik kepada Kemensos maupun kepada Karang Taruna di Kota Pahlawan.
Eri menyatakan, Pemkot Surabaya membutuhkan sinergi dengan semua pihak untuk mempercepat penanganan kemiskinan, termasuk dengan Kemensos.
Bagi Eri, bantuan Kemensos sangat membantu Pemkot Surabaya. Ada dua dampak positif dari dukungan Kemensos terhadap kegiatan kewirasusahaan sebagaimana dikembangkan Karang Taruna.
“Pertama, dapat mengurangi MBR di Surabaya. Dan kedua menciptakan lapangan pekerjaan/mengurangi pengangguran. Selain berupa usaha cuci mobil, Karang Taruna juga membangun usaha di Kampung Jahit di lokasi lain,” kata Eri.
Dengan kerja sama semua pihak, Eri berharap, usaha-usaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat diakselerasi.
Katua Karang Taruna Kota Pahlawan Fuad Benardi menyatakan, akan terus berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Pahlawan.
Usaha cuci motor dan mobil ini akan terus berproses dan dikembangkan, menjadi bengkel dengan layanan lengkap.
“Kita akan menjalin kerja sama dengan semua pihak baik di Surabaya maupun dengan Kemensos dan pihak lain. Sebab, untuk dapat berkembang masih dibutuhkan bantuan, termasuk mungkin pelatihan atau dukungan penguatan kapasitas lainnya,” katanya. (RO/OL-09)
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Pemberdayaan masyarakat merupakan kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mengurangi ketimpangan sosial di Indonesia.
BPS mencatatkan bahwa tingkat kemiskinan pada September 2025 pada angka sebesar 8,25% atau mengalami penurunan jika dibandingkan kondisi Maret 2025 yang tercatat 8,47%.
Kasus bunuh diri anak SD di NTT diduga dipicu kondisi learned helplessness. Psikolog menyoroti faktor kemiskinan, kekecewaan berulang, hingga tekanan sosial yang dialami korban.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Selama kemiskinan terus diperlakukan sebagai objek visual dan emosional, upaya untuk memahaminya secara utuh akan selalu terhambat.
Pelatihan ini melibatkan lebih dari 20 anggota Karang Taruna dari total sekitar 80 anggota yang tersebar di RW 004 Ulujami.
Generasi muda, termasuk yang tergabung dalam Karang Taruna, didorong untuk terus terlibat dalam memperkuat sektor ekraf.
Program itu merupakan bagian dari hibah BIMA 2025 yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
PULUHAN pemuda Karang Taruna Desa Jenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, antusias mengikuti pelatihan demokrasi digital yang diselenggarakan dosen dan mahasiswa Universitas Siliwangi.
Untuk memperkuat sistem ini, Pemda, Kementerian PU dan Kemendagri melalui Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Ditjen Bina Bangda) turut berperan aktif dalam berkolaborasi.
Ia berterima kasih setinggi-tingginya atas pembelajaran dan pendidikan politik kepada Anies -Muhaimin Iskandar, serta Ganjar-Mahfud
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved