Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Mahasiswa UMB Latih Karang Taruna Meruya Jadi Kreator Digital

M Ilham Ramadhan Avisena
07/11/2025 22:08
Mahasiswa UMB Latih Karang Taruna Meruya Jadi Kreator Digital
Pelatihan kreator digital.(Dok UMB)

DOSEN dan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (FIKOM UMB) berkolaborasi dengan mitra profesional GeekPlanner menggelar program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) untuk meningkatkan keterampilan digital anggota Karang Taruna Meruya Selatan.

Program itu merupakan bagian dari hibah BIMA 2025 yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut difokuskan pada pelatihan produksi konten kreatif di media sosial, dengan tujuan mengubah kebiasaan penggunaan platform digital, terutama TikTok, dari yang sebelumnya konsumtif menjadi produktif secara ekonomi.

"Program ini dirancang untuk mengatasi masalah-masalah yang sedang dialami, terutama kedua masalah prioritas yang disetujui oleh pihak mitra," ujar Ketua Tim PKM Universitas Mercu Buana, Melly Ridaryanthi, Jumat (7/11).

Tim PKM menemukan bahwa sebagian besar anggota Karang Taruna Meruya Selatan sudah akrab dengan platform digital, namun pemanfaatannya masih sebatas hiburan. Karena itu, kegiatan ini mendorong para pemuda untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana pengembangan ekonomi digital dan personal branding.

Pelatihan mencakup teknik pengambilan gambar dan video, desain grafis, strategi narasi digital, hingga monetisasi dan manajemen digital branding.

Dengan keterampilan tersebut, para peserta diharapkan mampu mengelola akun media sosial secara profesional. Anggota tim PKM lainnya, Yenny dan Anggi Almira Rahma, turut memperkuat materi pelatihan dengan fokus pada peningkatan persuasi pesan serta kreativitas desain konten digital.

Program ini menargetkan 20 peserta Karang Taruna untuk memiliki akun konten digital aktif yang dikelola secara mandiri. Kegiatan ini juga mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta SDG 4: Pendidikan Berkualitas, sebagai wujud komitmen universitas terhadap pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan. Selama dua hari, peserta mengikuti workshop interaktif yang dipandu langsung oleh tim PKM dan praktisi GeekPlanner.

Pelatihan dilanjutkan dengan pendampingan selama tiga bulan agar para peserta dapat menerapkan keterampilan yang diperoleh secara berkelanjutan.

"Dengan peningkatan keterampilan dalam produksi konten dan manajemen digital, pemuda tidak hanya akan memiliki kemampuan baru yang relevan dengan perkembangan zaman, tetapi juga membuka peluang ekonomi mandiri melalui platform digital," tambah Melly Ridaryanthi.

Sebagai tindak lanjut, tim PKM UMB juga membentuk komunitas konten lokal Meruya Kreatif dan menjalin kolaborasi lanjutan dengan GeekPlanner untuk menghubungkan para peserta ke ekosistem industri kreatif nasional. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik