Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Mercu Buana (UMB) kembali mencatatkan prestasi di bidang akademik. Dua dosen terbaik mereka resmi menyandang gelar profesor, sebuah capaian yang semakin memperkokoh posisi universitas dalam peta persaingan pendidikan tinggi nasional. Kedua guru besar tersebut adalah Prof. Dr. Nurhayani Saragih, M.Si. dan Prof. Dr. Augustina Kurniasih, M.E.
Dalam struktur Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Prof. Nurhayani dan Prof. Augustina tercatat masing-masing sebagai Guru Besar ke-42 dan ke-46. Keduanya membawa kepakaran yang sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Prof. Nurhayani Saragih mengukuhkan diri sebagai pakar di bidang Komunikasi Digital Antarbudaya, sementara Prof. Augustina Kurniasih mendalami bidang Manajemen Keuangan.
Penyerahan Surat Keputusan (SK) kenaikan jabatan akademik tertinggi ini berlangsung khidmat di Kantor LLDIKTI Wilayah III. SK tersebut diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A., kepada kedua dosen sebagai bagian dari proses administrasi pengukuhan jabatan fungsional dosen.
Target Lima Guru Besar di 2026
Rektor Universitas Mercu Buana, Prof. Dr. Andi Adriansyah, M.Eng., menyambut hangat pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan ini adalah buah dari konsistensi institusi dalam menciptakan iklim akademik yang kondusif bagi pengembangan karier dosen.
“Universitas Mercu Buana menargetkan lahirnya lima guru besar baru pada tahun 2026. Target ini merupakan bagian dari strategi penguatan sumber daya manusia dan peningkatan reputasi akademik perguruan tinggi,” ujar Andi.
Lebih lanjut, Andi menekankan bahwa peningkatan jumlah profesor bukan sekadar angka, melainkan indikator vital dalam membangun budaya akademik yang kuat dan berdaya saing. Universitas berkomitmen penuh untuk terus memberikan dukungan melalui berbagai program percepatan jabatan fungsional, peningkatan kualitas riset, hingga perluasan kolaborasi akademik di kancah nasional maupun internasional.
Kontribusi bagi Masyarakat dan Ilmu Pengetahuan
Kehadiran dua guru besar baru ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata, tidak hanya bagi internal kampus, tetapi juga bagi masyarakat luas.
Dengan kepakaran di bidang komunikasi digital dan manajemen keuangan, kedua profesor ini diproyeksikan dapat memperkaya khazanah penelitian serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Universitas Mercu Buana.
Melalui langkah ini, Universitas Mercu Buana kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya fokus pada pengajaran, tetapi juga berdedikasi penuh pada pengembangan ilmu pengetahuan dan penciptaan sumber daya manusia unggul bagi masa depan Indonesia. (Z-1)
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
Kekuatan baja tidak muncul saat ia disimpan rapi, melainkan saat ia terus-menerus ditempa dengan panas dan tekanan tinggi.
DOSEN dan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi serta Fakultas Desain dan Seni Kreatif Universitas Mercu Buana berkolaborasi dengan pelaku seni Benni Krisnawardi dan Firman Hidayat Mahmud.
Mahasiswa FIKOM UMB melakukan pendampingan langsung kepada para pedagang melalui edukasi mengenai produksi konten foto dan video promosi di media sosial
Perempuan bukan sekadar figur pasif dalam sejarah seni, melainkan pusat resonansi estetika dan pemikiran
PRESIDEN Prabowo Subianto menambah dana riset pada 2026 hingga Rp12 triliun. Hal itu disampaikan saat pertemuan dengan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor, presiden minta kerja sama dengan BRIN
PRESIDEN Prabowo Subianto menambah dana riset mencapai Rp12 triliun pada 2026. Itu disampaikan di hadapan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor dari berbagai perguruan tinggi
PRESIDEN Prabowo Subianto mengatakan akan menambah dana riset hingga pada 2026 mencapai Rp12 triliun. Hal itu disampaikan presiden di hadapan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor
Prof Sri Yunanto memaparkan visi besar Indonesia pada satu abad kemerdekaannya. Ia menetapkan sejumlah indikator utama yang menjadi syarat mutlak terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Permendiktisaintek 52/2025 dibuat untuk memberikan kepastian hukum agar profesi, karier, dan penghasilan dosen dalam satu kerangka kebijakan yang terpadu.
PEMERINTAH akan melakukan audit lingkungan terhadap lebih dari 100 unit usaha di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh sebagai bagian dari evaluasi persetujuan lingkungan pascabencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved