Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Dosen Budi Luhur Gelar Program Pengabdian Masyarakat dalam Pengelolaan Organisasi Kepemudaan

Syarief Oebaidillah
12/12/2025 22:36
Dosen Budi Luhur Gelar Program Pengabdian  Masyarakat dalam Pengelolaan Organisasi Kepemudaan
Ilustrasi(Dok UBL)

UNIVERSITAS Budi Luhur (UBL) bersama Karang Taruna RW 004 Ulujami,Jakarta, merampungkan program kolaboratif untuk meningkatkan kapasitas organisasi kepemudaan dalam pengelolaan kebun hidroponik warga.

 Program pengabdian berbasis kemitraan ini mendapatkan pendanaan PKM BIMA dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi  (Kemendiktisaintek) pada Tahun Anggaran 2025.

Sebagai perguruan tinggi swasta terakreditasi Unggul di Jakarta Selatan, UBL menyelesaikan salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program pengabdian masyarakat yang berfokus pada pembangunan kapasitas warga di sekitar wilayah kampus. Kolaborasi dengan Karang Taruna RW 004 Ulujami yang telah berlangsung sejak 2022, kali ini diarahkan untuk memperkuat kemampuan organisasi dengan berbasis teknologi dalam pengelolaan kebun hidroponik warga.

Pemilihan fokus program selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan Asta Cita, terutama dalam mendorong ketahanan pangan, pemanfaatan energi ramah lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Penguatan manajemen organisasi kepemudaan berbasis teknologi juga diharapkan mampu menyiapkan masyarakat perkotaan dalam menghadapi tantangan bonus demografi, ketergantungan pangan, serta potensi bencana alam dan non-alam.

Sebagai solusi atas permasalahan pengelolaan kebun hidroponik warga, program ini mengintegrasikan pelatihan kepemimpinan dan manajemen organisasi dengan pengembangan teknologi berbasis website dan android bernama eKarTun. Aplikasi ini dirancang untuk mendukung penyusunan program, monitoring kegiatan, serta manajemen kebun hidroponik secara lebih terstruktur.

Tim pelaksana program melibatkan dosen dan mahasiswa dari Prodi Hubungan Internasional, Tulus Yuniasih, Dr. Yusran, dan Lintang Pusparani, sementara dari Prodi Teknik Informatika, Ikhsan Rahdiana dan Muhammad Rafli Maulana. Tim juga melibatkan dosen dan mahasiswa dari Prodi Teknik Elektro untuk mendukung instalasi kebun hidroponik berbasis tenaga surya dan IoT. Selain itu, Himpunan Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional (HIMAHI) turut berperan sebagai fasilitator dalam pelatihan kepemimpinan berbasis gamifikasi.

Ketua PKM Tulus Yuniasih mengatakan, pelatihan ini dilaksanakan pada Agustus, September, dan November 2025, dengan melibatkan lebih dari 20 anggota Karang Taruna dari total sekitar 80 anggota yang tersebar di RW 004 Ulujami. 

"Kegiatan pelatihan dilakukan melalui diskusi kelompok terarah atau FGD, aktivitas fisik dan penguatan kekompakan, penyampaian materi, serta simulasi penyusunan program  secara manual maupun digital melalui eKarTun," ujar Tulus.

Hasil pelaksanaan program menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan Karang Taruna dalam mengelola sumber daya manusia, menyusun program yang bermanfaat bagi warga, dan membentuk tim yang solid untuk mencapai tujuan bersama. Kepala Bidang Lingkungan Karang Taruna RW 004, Mufid, menyatakan bahwa aplikasi eKarTun mudah digunakan serta memberikan kemudahan dalam manajemen kebun hidroponik.

Ke depan, keberlanjutan program ini diharapkan dapat mempercepat revitalisasi kebun hidroponik berbasis teknologi yang dikelola secara kolaboratif bersama warga, termasuk pemberdayaan Ibu-ibu PKK, sehingga mampu menghadirkan model pengelolaan lingkungan yang adaptif dan berkelanjutan di wilayah RW 004 Ulujami.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya