Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis Jantung dan Pembuluh darah Denio A Ridjab mengatakan perburukan kondisi pasien, yang mengalami serangan jantung, bisa dihindari dengan tindakan Intervensi Koroner Perkutan Primer (Primary Percutaneous Coronary Intervention) atau Angioplasty Primer.
"Itu adalah prosedur medis untuk memulihkan aliran darah ke jantung dengan cara mengatasi sumbatan atau penyempitan pada arteri koroner yang diakibatkan oleh aterosklerosis, yakni penumpukan deposit kolesterol (disebut plak) di arteri," jelas Denio dikutip dalam siaran resmi Heartology Cardiovascular Center, dikutip Jumat (17/6).
Intervensi Koroner Perkutan Primer dilakukan dengan meregangkan area arteri koroner yang menyempit memakai balon yang terpasang pada kateter, yakni selang kecil yang fleksibel, masuk ke tubuh untuk menuju arteri yang bermasalah.
Baca juga: Aktif Bergerak Turunkan Risiko Terkena Panyakit Jantung
Serangan jantung adalah gangguan aliran darah di pembuluh darah jantung sehingga otot jantung mengalami kerusakan atau disebut juga infark miokard, penyebab utama kondisi ini adalah penyakit jantung koroner.
Ia menjelaskan, kondisi serangan jantung termasuk dalam kegawadaruratan yang butuh waktu penanganan sesegera mungkin oleh tim gawat darurat dan spesialis jantung.
Kematian akibat serangan jantung bisa terjadi akibat terlambat mendapatkan penanganan medis. Sebab, apabila serangan jantung yang luas, parah, terlambat atau tidak tertangani dengan baik, kemungkinan komplikasi yang ditimbulkan akibat serangan jantung itu akan semakin berat, antara lain gangguan irama jantung atau aritmia, gagal jantung, syok kardiogenik, dan henti jantung yang dapat berujung pada kematian.
Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar Indonesia (Riskesdas) 2018, angka kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah semakin meningkat dari tahun ke tahun. Sedikitnya 15 dari 1.000 orang atau sekitar 2.784.064 orang di Indonesia menderita penyakit jantung, sehingga penyakit jantung koroner menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia dan saat ini penyakit jantung mulai meningkat dialami pada usia muda sekitar usia 30-50 tahun.
Sebagian besar serangan jantung identik dengan gejala seperti nyeri dada, rasa tidak nyaman seperti tertekan, sensasi terbakar, sakit di dada sebelah kiri atau tengah, kemudian menjalar sampai ke punggung, rahang, dan lengan, nyeri memberat saat beraktivitas, lalu gejala lain, seperti sesak nafas, munculnya keringat dingin, mual, muntah, dan pusing.
Bisa juga, gejala serangan jantung dijumpai mirip dengan keluhan GERD atau maag. Bahkan ada juga penderita serangan jantung yang tidak mengalami gejala namun langsung mengalami henti jantung atau mati mendadak. (Ant/OL-1)
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Dengan dukungan sensor pemantau aliran darah dan denyut jantung, jam tangan pintar dapat merekam aktivitas jantung secara berkelanjutan selama digunakan oleh pemiliknya.
Serangan jantung umumnya disebabkan oleh masalah mekanik pada pembuluh darah, sementara kematian jantung mendadak lebih berkaitan dengan sistem kelistrikan organ tersebut.
Salah satu tantangan terbesar dalam penanganan penyakit jantung adalah keterlambatan diagnosis.
Kebocoran aliran darah pada jantung dapat memicu tekanan tinggi pada paru yang berujung pada kondisi fatal yang disebut Sindrom Eisenmenger.
Berbagai penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, kanker, hingga gagal ginjal kini semakin banyak ditemukan pada kelompok usia produktif.
Serangan jantung umumnya disebabkan oleh masalah mekanik pada pembuluh darah, sementara kematian jantung mendadak lebih berkaitan dengan sistem kelistrikan organ tersebut.
Selama bertahun-tahun, hilangnya kromosom Y pada pria lanjut usia dianggap sebagai bagian biasa dari proses menua.
Teknologi AI di 2026 mampu memprediksi risiko serangan jantung bertahun-tahun lebih awal melalui analisis EKG dan CT Scan. Simak ulasan lengkapnya.
Penyakit jantung tak selalu ditandai nyeri dada hebat. Kenali 7 gejala tersembunyi seperti mual, mudah lelah, hingga batuk berkepanjangan agar bisa deteksi dini dan cegah risiko fatal.
Kolesterol tinggi bisa memicu penyakit jantung koroner, angina, hingga serangan jantung. Kenali bahayanya dan cara efektif mencegahnya sejak dini.
Saat berat badan berlebih, tubuh tidak hanya menyimpan lemak ekstra. Sistem metabolisme ikut berubah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved