Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJARAH kolonialisme bangsa Belanda meninggalkan jejaknya di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui bangunan Gereja Kristen tua yang berusia lebih dari seabad. Bangunan yang sempat menjadi gudang amunisi Jepang itu menjadi jejak awal penyebaran agama Kristen Protestan di Pulau Timor yang hingga saat ini merupakan agama mayoritas penduduk setempat.
Dikutip dari laman cagarbudaya.kemdikbud.go.id, Gereja Protestan Kota Kupang diresmikan pada tahun 1887 ketika J.F. Niks bertugas menjadi pendeta di gereja tersebut. Area Gereja Protestan Kota Kupang pada masa pendudukan Jepang difungsikan sebagai gudang amunisi dan perlengkapan perang tentara. Setelah Jepang menyerah kepada Sekutu, gereja ini kembali difungsikan sebagai tempat ibadah hingga kini.
Gereja Protestan Kota Kupang termasuk ke dalam area inti Afdeling Kota Kupang. Bangunan satu lantai ini berjarak sekitar 150 meter dari Benteng Concordia tak jauh dari teluk Kupang.
Baca juga: Perkuat Koordinasi, Ditjen GTK Segera Bahas Rekrutmen dan Formasi PPPK dengan KemenPAN-RB
Baca juga: UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno Blitar Semarakkan Bulan Bung Karno
Di sisi selatan komplek gereja terdapat dua rumah dinas untuk pendeta, sedangkan di sebelah barat rumah dinas terdapat bangunan toilet serta ruang konseling. Temuan lain yang menarik di komplek gereja adalah dua nisan dari bahan batu berwarna hitam dan berbentuk persegi panjang.
Meski terletak di halaman depan gereja, namun nisan ini pada awalnya terletak di dalam bangunan yang dulu difungsikan untuk sekolah TK.
Pemerintah Kota Kupang menjadikan Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) itu sebagai salah satu museum sejarah bagi umat Kristen Protestan di wilayah tersebut.
Bangunan tua yang terletak di Kelurahan Lai Lai Besi Kopan (LLBK), Kecamatan Kota Lama, sebagai Museum Sejarah umat Kristen Protestan kembali ditata dan direnovasi.
"Penataan dan renovasi gedung Gereja Kota Kupang yang merupakan Gereja Protestan tertua di Kota Kupang merupakan tindak lanjut pertemuan antara Wali Kota Kupang dengan Majelis Jemaat Harian pada tanggal 16 September 2021 lalu," ujar Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dalam keterangannya beberapa waktu lalu.
Gereja Kota Kupang menjadi bukti sejarah perkembangan iman dan salah satu landmark Kota Kupang. Menurut Jefri, pihaknya berkomitmen mendukung program pekerjaan Museum Sejarah Jemaat Kota Kupang dan juga penataan halaman Gereja Kota Kupang sebagai situs sejarah. (H-3)
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
Jenis kombong lajar kini dijual Rp50.000 per 11 ekor. Sementara ikan belang kuning yang sebelumnya dijual sekitar Rp30.000 ekor, kini naik menjadi Rp50.000 ekor.
ANTUSIASME masyarakat Kota Kupang terhadap vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) melampaui ekspektasi. Pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (3/2), jumlah pendaftar mencapai 370 orang.
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
Sjafrie menegaskan bahwa sejarah perjalanan Timor Timur adalah urusan kebangsaan yang harus diletakkan pada fondasi empati dan persaudaraan.
Sinergi seluruh stakeholder menjadi kunci utama dalam memastikan pengoperasian bandara internasional dapat berjalan optimal sejak hari pertama.
Roro menjelaskan, pada tahun ini terdapat 5 objek yang tengah diproses untuk dinaikkan statusnya menjadi cagar budaya.
Rumah Marga Tjhia atau Thai Buk (rumah besar) yang dibangun oleh Tjhia Hiap Seng pada 1901 tersebut merupakan cagar budaya
Sepanjang tahun 2025 lalu, Pemkot Bandung telah resmi menetapkan Pendopo Kota Bandung dan Markas Kodam III/Siliwangi bersama 19 objek bangunan lainnya sebagai cagar budaya.
Pentingnya perencanaan matang agar pengerjaan fisik tidak tumpang tindih.
Pramono Anung menegaskan rencana pembangunan gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) setinggi 40 lantai di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) tidak bisa mengabaikan status cagar budaya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons rencana Prabowo Subianto membangun gedung MUI di Bundaran HI yang merupakan cagar budaya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved