Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
JAGAT media sosial diramaikan beredarnya kartu nikah poligami. Di kartu itu menyantumkan foto lelaki berjas dan mengenakan peci hitam pada tampilan depan dengan tulisan 'Kementrian Agama', bukan ditulis Kementerian Agama.
Lalu pada tampilan belakang, terdapat empat kolom untuk foto istri. Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Setjen Kementerian Agama (Kemenag) Akhmad Fauzin memastikan bahwa kartu itu bukan format resmi yang diterbitkan oleh Kemenag, alias hoaks.
“Kartu dengan foto suami dan empat kolom foto istri itu hoaks, bukan kartu resmi yang diterbitkan Kemenag,” jelas Akhmad, Selasa (7/6).
Baca juga: Desa Tilang Nikahkan Ratusan Pasangan secara Gratis
Sejak Agustus 2021, Kemenag sudah tidak menerbitkan kartu nikah secara fisik. Pasangan pengantin yang menikah sejak periode tersebut, dipastikan mendapatkan kartu nikah digital.
“Kartu nikah digital terbitan Kemenag menampilkan foto pasangan suami dan istri pada halaman depan. Disertai keterangan nama susami, nama istri, serta tanggal akad nikah,” papar Akhmad.
“Bagian atas kartu tertulis lengkap nama Kemenag RI yang diapit gambar Garuda dan Logo Kemenag. Sementara bagian bawah, ada keterangan KUA tempat menikah, nomor akta, serta barcode yang akan terhubung dengan data server Bimas Islam," imbuhnya.
Baca juga: Penjelasan Dukcapil Soal Pencatatan Nikah Beda Agama
Untuk mendapatkan kartu nikah, pasangan calon pengantin harus mengisi formulir pendaftaran nikah melalui situs resmi https://simkah.kemenag.go.id/, atau klik SimkahWeb.
Pasangan calon pengatin harus mengisi data dengan lengkap, termasuk nomor telepon, dan alamat email yang masih aktif. Setelah pasangan pengantin melaksanakan akad nikah, kartu nikah digital akan dikirim melalui email dan nomor WhatsApp yang telah didaftarkan.
“Kartu nikah bukan pengganti buku nikah. Sehingga, pasangan pengantin tetap akan menerima buku nikah fisik,” tandas Akhmad.(OL-11)
Sebuah gagasan yang dinilai baik bagi pemerintah, penerapannya pun harus benar dengan mempertimbangan obyek yang akan terkena kebijakan negara. Jangan sampai justru kontraproduktif.
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) Indonesia kini menyediakan fasilitas daftar nikah online lewat SIMKAH Kemenag, Berikut ini syarat dan cara mendaftarnya.
Kementerian Agama, menargetkan seluruh layanan KUA, termasuk buku nikah, akan beralih ke digital pada tahun Ini.
MULAI Agustus 2021 ini, Kementerian Agama (Kemenag) akan menghentikan penerbitan kartu nikah fisik dan menggantinya dengan kartu digital.
Konsep yang selama ini identik dengan skala besar dan format konvensional mulai bergeser menuju pernikahan yang lebih terkurasi, berskala kecil, dan menekankan kualitas pengalaman.
Pasangan pengantin di Jakarta Barat tetap menggelar resepsi pernikahan meski banjir setinggi lutut merendam lokasi acara.
Dalam keluarga dengan tingkat literasi rendah mengenai pendidikan dan kesehatan reproduksi, pernikahan dini sering kali dianggap sebagai solusi instan menuju kedewasaan.
Dunia pernikahan menuntut kesiapan mental yang jauh lebih kompleks, seperti kemampuan mengelola konflik dan tanggung jawab rumah tangga yang besar.
MENGANGKAT tagline “Get Wedding Soon”, Golden Tulip Wedding Showcase 2026 akan menghadirkan inspirasi bagi calon pengantin yang ingin menggelar pernikahan bernuansa Glamour.
NOVOTEL Yogyakarta International Airport Kulon Progo dan Ibis Yogyakarta International Airport Kulon Progo menawarkan lokasi pernikahan memukau yang dikelilingi panorama pegunungan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved